
- Tentang
- Lirik
- Review
- Tracklist
- Komentar
I used to visit all the very gay places
Those come what may places
Where one relaxes on the axis of the wheel of life
To get the feel of life
From jazz and cocktails
The girls I knew had sad and sullen gray faces
With distingué traces
That used to be there you could see where
They′d been washed away
By too many through the day
Twelve o'clock tales
Makna lirik lagu ini menggambarkan kerinduan dan kenangan akan tempat-tempat hiburan yang ... tampilkan semua
Then you came along with your siren′s song
To tempt me to madness
I thought for a while that your pointed smile
Was tinged with the sadness of a great love for me
Ah, yes, I was wrong
Again I was wrong
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan kerentanan dan kesalahan dalam memahami cinta.... tampilkan semua
Life is lonely again
And only last year
Everything seemed so assured
Now life is awful again
The thoughtful of heart
Could only be a bore
A week in Paris could ease the bite of it
All I care is to smile in spite of it
Makna lirik lagu ini mencerminkan perasaan kesepian dan kekecewaan terhadap perubahan kehi... tampilkan semua
I'll forget you I will
Oh yes, you would still burning inside my brain
Romance is mush
Stifling those who strive
I'll live a lush life in some small dive
And there I′ll be
While I rot with the rest of those whose lives are lonely too
Makna lirik lagu ini mencerminkan perasaan kesedihan dan kerinduan yang mendalam setelah k... tampilkan semua
Tempat-tempat yang tak peduli apa yang akan terjadi
Di mana seseorang bersantai di poros roda kehidupan
Untuk merasakan k... tampilkan semua
Lagu "Lush Life" yang dibawakan oleh Lady Gaga adalah sebuah karya yang mendalam dan penuh nuansa, menggambarkan perjalanan emosional seorang individu yang menghadapi kesepian dan kehilangan. Melalui lirik yang kaya akan simbolisme dan refleksi, Gaga mengajak kita untuk merenungkan keindahan sekaligus kepedihan dari kehidupan yang penuh dengan harapan dan kekecewaan.
Kehidupan yang Glamour tetapi Melankolis
Diawali dengan ketidakpastian, lirik ini menggambarkan seseorang yang "mengunjungi semua tempat yang sangat ceria". Di sini, kita dapat menangkap gambaran tentang penghiburan yang dicari di tengah kehidupan malam yang gemerlap dan ramai, namun di balik itu, ada kesedihan mendalam yang dirasakan. Pengalaman di "axis of the wheel of life" menggambarkan siklus kehidupan yang harus dilalui, di mana kebahagiaan dan kesedihan saling berganti.
Kontras antara Harapan dan Realita
Seiring dengan perkembangan cerita, ada penggambaran kehidupan sosial yang glamor, lengkap dengan jazz dan koktail, namun diiringi dengan kesedihan dari "wajah-wajah kelabu" yang pernah bersinar. Ini menyoroti bagaimana kehidupan malam yang berkilau sering kali menyembunyikan kenyataan pahit, di mana orang-orang menjadi terasing dan kehilangan identitas mereka. Ketika si tokoh bertemu dengan cinta yang tampaknya menawan, harapan muncul, tetapi akhirnya disusul dengan kekecewaan yang mendalam.
Kesepian dan Penyerahan Diri
Di bagian lirik yang menyatakan "Life is lonely again" dan "Now life is awful again", kita dihadapkan pada kenyataan bahwa harapan akan cinta sering kali hanya sementara. Kesadaran bahwa segala sesuatunya bisa berubah dengan cepat membawa kepada rasa kehilangan dan penyesalan. Penegasan bahwa romance "is mush" menunjukkan kekecewaan terhadap cinta yang dianggap tidak memuaskan.
Melawan Keadaan dengan Kemandirian
Pada bagian akhir, ada keinginan untuk "hidup dalam sebuah dive kecil", yang menggambarkan penerimaan atas keadaan tersebut. Di sini, ada elemen perlawanan yang halus terhadap kehidupan yang tak terhindarkan dan kerinduan. Meskipun berjuang dengan perasaan yang menyakitkan, ada semangat untuk tertawa dan merayakan meskipun terjebak dalam kondisi yang sulit. "I'll forget you I will" adalah keinginan untuk melepaskan yang bercampur dengan kenyataan bahwa kenangan tidak akan pernah sepenuhnya lenyap.
Kesimpulan
"Lush Life" oleh Lady Gaga bukan hanya sekadar lagu tentang cinta atau kesenangan, tetapi merupakan eksplorasi mendalam tentang kesepian, kehilangan, dan penerimaan. Melalui lirik yang puitis, kita diajak menelusuri perjalanan emosional yang kompleks, mengingatkan kita bahwa di tengah kehidupan yang glamour, sering kali tersembunyi kepedihan yang tak terucapkan. Dengan gaya penulisan yang kuat dan nuansa yang mendalam, lagu ini berhasil menggambarkan pergulatan emosional manusia yang universal.
- 1Anything Goes2:03
- 2Cheek To Cheek2:50
- 3Don't Wait Too Long2:36
- 4I Can't Give You Anything But Love3:13
- 5Nature Boy4:08
- 6Goody Goody2:11
- 7Ev'ry Time We Say Goodbye3:10
- 8Firefly1:57
- 9I Won't Dance3:56
- 10They All Laughed1:48
- 11Lush Life4:14
- 12Sophisticated Lady3:49
- 13Let's Face The Music And Dance2:06
- 14But Beautiful4:04
- 15It Don't Mean A Thing (If It Ain't Got That Swing)2:23












































