Full Sinopsis & Tema Plot Film La passion de Jeanne d'Arc (1928)

- Plot
- Sinopsis
- Tema
- Penjelasan
- Komentar
- Jeanne d'Arc ditangkap dan diadili oleh penganas yang loyal kepada Inggris.
- Jeanne tetap teguh dalam keyakinannya meskipun mengalami penyiksaan dan penipuan.
- Dia akhirnya menarik kembali pengakuan dosa setelah menyadari ketidaksetiaannya kepada Tuhan.
- Eksekusi Jeanne mendorong reaksi emosional dari kerumunan dan menandai pengorbanan terakhirnya.
- Film menggambarkan perjuangan antara iman dan kekuasaan dengan sangat mendalam.
Setelah memimpin banyak pertempuran melawan Inggris selama Perang Seratus Tahun, Jeanne ditangkap di dekat Compiegne dan dibawa ke Rouen, Normandia untuk diadili oleh para rohaniwan Perancis yang loyal kepada Inggris. Pada tanggal 30 Mei 1431, Jeanne diinterogasi oleh pengadilan gerejawi Perancis. Para hakimnya berusaha memaksanya untuk mengaku atau mengguncang keyakinannya bahwa ia memiliki misi dari Tuhan untuk mengusir Inggris dari Perancis. Namun, Jeanne tetap teguh.
Beberapa hakim, yang percaya bahwa ia adalah seorang santo, mencoba mendukungnya. Ketika cara-cara yang adil gagal, pihak berwenang resort pada penipuan. Seorang pastor membacakan surat palsu yang katanya berasal dari Raja Charles VII, yang meminta Jeanne untuk mempercayai pembawanya. Ketika usaha itu juga gagal, Jeanne dibawa untuk melihat ruang penyiksaan, meskipun penglihatannya membuatnya pingsan, namun tidak mengintimidasi dirinya.
Ketika terancam dibakar di tiang pancang, ia akhirnya menyerah dan mengizinkan seorang pastor membimbing tangannya untuk menandatangani pengakuan. Namun, hakim kemudian menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup. Ketika sipir memotong rambutnya, ia menyadari bahwa ia telah tidak setia kepada Tuhan. Ia meminta hakim untuk kembali dan ia menarik kembali pengakuannya.
Saat semakin banyak yang mengakui iman dan panggilannya, ia diizinkan untuk melakukan misa komuni terakhir. Ia lalu mengenakan pakaian karung dan dibawa ke tempat eksekusi. Ia membantu algojo mengikat ikatannya. Kerumunan berkumpul dan api dinyalakan. Saat api menyala, para wanita menangis dan seorang pria berseru, 'kalian telah membakar seorang santo'. Pasukan bersiap untuk kerusuhan. Saat api melahap Jeanne, pasukan dan kerumunan bertabrakan dan orang-orang terbunuh. Jeanne dilahap api tetapi mereka melindungi jiwanya saat ia naik ke surga.
- pembawa surat: Orang yang membawa surat palsu tersebut kepada Jeanne dengan tujuan memanipulasi pemikirannya.
- ruang penyiksaan: Ruang tempat Jeanne diperlihatkan siksaan untuk menakut-nakutinya agar mengaku bersalah.
- misa komuni terakhir: Upacara keagamaan terakhir yang dilakukan oleh Jeanne sebelum dieksekusi.
- kalian telah membakar seorang santo: Pernyataan yang mencerminkan pengakuan spiritual atas kesucian Jeanne di tengah eksekusi.
- api melahap Jeanne: Simbol dari kemartiran yang menunjukkan pengorbanan dan iman Jeanne yang kuat.























