
- Tentang
- Lirik
- Review
- Tracklist
- Komentar
Lihatlah luka ini yang sakitnya abadi
Yang terbalut hangatnya bekas pelukmu
Aku tak akan lupa, tak akan pernah bisa
Tentang apa yang harus memisahkan kita
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan mendalam seorang individu yang merindukan cint... tampilkan semua
Di saat ku tertatih
Tanpa kau di sini
Kau tetap kunanti demi keyakinan ini
Makna lirik lagu ini mencerminkan perjuangan seseorang yang mengalami kesulitan atau kerap... tampilkan semua
Jika memang dirimulah tulang rusukku
Kau akan kembali pada tubuh ini
Ku akan tua dan mati dalam pelukmu
Untukmu, s′luruh nafas ini, mm-mm
Makna lirik lagu ini menggambarkan cinta yang dalam dan tak tergantikan antara dua pasanga... tampilkan semua
Kita telah lewati rasa yang pernah mati
Bukan hal baru bila kautinggalkan aku
Tanpa kita mencari jalan untuk kembali
Takdir cinta yang menuntunmu kembali padaku
Makna lirik lagu ini menggambarkan perjalanan emosional sepasang kekasih yang pernah terpi... tampilkan semua
Di saat ku tertatih (saat ku tertatih)
Tanpa kau di sini (tanpa kau di sini)
Kau tetap kunanti demi keyakinan ini
Makna lirik lagu ini mengungkapkan perasaan kerinduan dan harapan seseorang yang sedang be... tampilkan semua
Jika memang kau terlahir hanya untukku
Bawalah hatiku dan lekas kembali
Kunikmati rindu yang datang membunuhku
Untukmu, s'luruh nafas ini
Makna lirik lagu ini mencerminkan kerinduan yang mendalam dan pengabdian seseorang kepada ... tampilkan semua
Dan ini yang terakhir (aku menyakitimu)
Ini yang terakhir (aku meninggalkanmu, ho-oh)
Takkan kusia-siakan hidupmu lagi
Makna lirik lagu ini menggambarkan rasa sakit yang mendalam akibat sebuah hubungan yang be... tampilkan semua
Ini yang terakhir (yeah-yeah)
Dan ini yang terakhir
Takkan kusia-siakan hidupmu lagi, wo-uh-wo-wo-ho-oh-oh-ho
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan penyesalan dan komitmen untuk tidak mengulangi... tampilkan semua
Jika memang dirimulah tulang rusukku (terlahir untukku)
Kau akan kembali pada tubuh ini (bawa hatiku kembali)
Ku akan tua dan mati dalam pelukmu
Untukmu, s′luruh nafas ini
Makna lirik lagu ini menggambarkan kedalaman cinta dan keterikatan yang abadi antara dua o... tampilkan semua
Jika memang kau terlahir hanya untukku
Bawalah hatiku dan lekas kembali
Kunikmati rindu yang datang membunuhku
Untukmu, s'luruh nafas ini
Untukmu, s'luruh nafas ini
Makna lirik lagu ini mencerminkan perasaan cinta yang mendalam dan kerinduan yang tak tere... tampilkan semua
Untukmu, s′luruh nafas ini
Makna lirik lagu ini mencerminkan pengabdian dan dedikasi yang mendalam terhadap seseorang... tampilkan semua
Lagu "Seluruh Nafas Ini" yang dinyanyikan oleh Last Child dan Gisel merupakan sebuah karya yang sarat akan emosi dan kedalaman makna. Liriknya menggambarkan rasa sakit dan kerinduan yang mendalam akibat kehilangan cinta. Melalui liriknya, penyanyi menyampaikan betapa sulitnya mengatasi perpisahan dan betapa besar harapan untuk bersatu kembali.
Melukiskan Luka dan Kerinduan
Pada bait pembuka, lirik menyatakan, "Lihatlah luka ini yang sakitnya abadi", mencerminkan kesedihan yang tak kunjung reda. Luka yang dimaksud bukan hanya fisik, tetapi lebih dari itu, merupakan luka emosional yang terus menghantui. Konsep "terbalut hangatnya bekas pelukmu" menunjukkan bahwa meskipun ada rasa sakit, ada pula kenangan indah dari kebersamaan yang dahulu pernah terjalin.
Harapan untuk Kembali
Di bagian selanjutnya, lirik menyampaikan harapan dengan kalimat, "Jika memang dirimulah tulang rusukku, kau akan kembali pada tubuh ini". Frasa ini mengisyaratkan bahwa sosok yang ditinggalkan adalah bagian penting dari dirinya, seolah menegaskan bahwa mereka ditakdirkan untuk bersama. Ketidakberadaan pasangan di sampingnya membuatnya merasa lemah dan kehilangan orientasi hidup, seperti yang tercermin dalam lirik: "Di saat ku tertatih, tanpa kau di sini".
Keberanian untuk Menghadapi Takdir
Lirik lainnya, "Kita telah lewati rasa yang pernah mati", menunjukkan bahwa hubungan ini pernah mengalami fase suram namun diharapkan untuk bangkit kembali. Penyanyi menyadari kesalahan dalam hubungan, dengan mengungkapkan "Ini yang terakhir" dan "Takkan kusia-siakan hidupmu lagi". Ini menegaskan bahwa ia telah belajar dari pengalaman dan bertekad tidak akan mengulang kesalahan yang sama.
Rindu yang Membunuh
Lagu ini juga mencerminkan bagaimana kerinduan dapat menjadi racun yang lambat laun membunuh. Dalam lirik "Kunikmati rindu yang datang membunuhku", tersirat bahwa kerinduan adalah bagian dari cinta yang tidak dapat dihindari meskipun menyakitkan. Ini menjadi gambaran nyata dari cinta yang tak bisa dilepaskan.
Penyampaian Emosi Melalui Musik
Secara keseluruhan, lagu "Seluruh Nafas Ini" menggambarkan perjalanan emosi yang kompleks dari seseorang yang berjuang melawan kesedihan akibat kehilangan, namun tetap optimis tentang kemungkinan untuk bersatu kembali. Pesan yang dapat ditangkap adalah bahwa cinta sejati akan menemukan jalannya, meski harus melalui banyak rintangan dan luka.
Lagu ini tidak hanya menjadi penghibur bagi yang merasakan sakit yang sama, tetapi juga mengajak pendengar untuk merenungkan makna cinta sejati dan pentingnya menghargai waktu bersama orang yang dicintai.












































