
- Tentang
- Lirik
- Review
- Tracklist
- Komentar
You wanna know the demons in my head
But you don′t know they're sleeping in your bed
I pop a pill to try and numb the pain
When it′s just me and my brain
I medicate, that's what you made me do
My broken heart it dreams in baby blue
The music fades and then I think of you
Makna lirik lagu ini menggambarkan perjuangan emosional seseorang yang berusaha menghadapi... tampilkan semua
Oh, I never knew
That the silence between songs (songs)
Could ever be so lonely and so long
'Til I lost you
Makna lirik lagu ini menggambarkan rasa kehilangan dan kesepian yang mendalam setelah diti... tampilkan semua
It′s killing me, I know it′s killing you
The violins are playing out of tune
I never sleep, just naked in my room
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan kesedihan dan ketegangan emosional yang mendal... tampilkan semua
I can′t be alone with my thoughts
When the music's off
No, I can′t turn them down, tune them out
Don't know how
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan ketidakmampuan seseorang untuk menghadapi piki... tampilkan semua
Oh, I never knew
That the silence between songs (songs)
Could ever be so lonely and so long
So listen close to the silence after this song
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan kesepian dan kerinduan yang mendalam yang munc... tampilkan semua
Tapi kau tidak tahu mereka tidur di tempat tidurmu
Aku minum pil untuk mencoba meredakan rasa sakit
Saat hanya aku dan pikiranku
Ak... tampilkan semua
Lagu "Silence Between Songs" yang dinyanyikan oleh Madison Beer menghadirkan sebuah karya yang mendalam dan emosional. Melalui lirik-liriknya yang puitis, lagu ini menyelami tema kesepian, kehilangan, dan perjuangan dengan pikiran sendiri. Dalam artikel ini, kita akan mengupas makna yang terkandung dalam lirik-lirik tersebut, yang mencerminkan pengalaman introspektif seseorang yang berjuang dengan rasa sakit emosional.
Kesedihan yang Terpendam
Di awal lagu, kita diperkenalkan dengan gambaran seseorang yang ingin memahami "demons in my head" atau "iblis di kepalaku." Ini mencerminkan tekanan mental dan emosional yang dialami. Namun, lirik tersebut lebih jauh mengungkapkan bahwa masalah ini tidak hanya terisolasi pada diri sendiri, melainkan juga mencerminkan hubungan kompleks dengan orang lain, "But you don't know they're sleeping in your bed." Hal ini menunjukkan bagaimana kita sering kali membawa beban yang tidak terlihat ke dalam hubungan kita.
Pelarian Melalui Obat
Salah satu lirik yang mencolok adalah, "I pop a pill to try and numb the pain." Ini menggambarkan upaya untuk mengatasi rasa sakit dengan cara yang eksternal, menunjukkan betapa mendalamnya keputusasaan yang dialami. Proses "medicate" ini adalah refleksi dari bagaimana seseorang kadang-kadang merasa harus menyesuaikan diri dengan harapan atau tekanan dari orang lain, "My broken heart it dreams in baby blue," sebuah simbol dari kerentanan dan harapan yang tak terpenuhi.
Kesepian dalam Keheningan
Salah satu inti dari lagu ini adalah perasaan kesepian yang mendalam yang dihadapi saat tidak ada musik, "That the silence between songs could ever be so lonely and so long." Kesunyian di antara lagu-lagu menggambarkan momen-momen refleksi ketika seseorang harus menghadapi realita dan perasaannya tanpa distraksi. Ini adalah saat-saat yang paling sulit, ketika kita harus berhadapan dengan kekosongan dan kehilangan yang dialami, "It's killing me, I know it's killing you." Lirik ini menciptakan koneksi emosional yang kuat pada pendengar, mengajak mereka untuk merasakan beratnya perasaan yang sama.
Pikiran yang Menghantui
Dalam bagian lain dari lagu, penyanyi menyatakan, "I can’t be alone with my thoughts when the music's off." Memisahkan diri dari keramaian atau hiruk-pikuk sering kali membawa kita pada titik introspeksi yang bisa menakutkan. Menghadapi pikiran sendiri bisa menjadi tantangan besar, terutama ketika ia dibayangi oleh kenangan dan emosi yang tidak terselesaikan. Keterikatan ini dengan kesunyian memberikan dampak kuat pada bagaimana seseorang berjuang melawan ketidakpastian dan kerendahan hati.
Penutup yang Mendalam
Dengan lirik yang puitis dan melankolis, Madison Beer berhasil menggambarkan rasa sakit dan kesepian yang terjalin erat dalam pengalaman kehilangan. "Silence Between Songs" bukan hanya tentang kehilangan seseorang, tetapi juga tentang bagaimana kita belajar untuk berhadapan dengan diri sendiri dan bagaimana kesunyian bisa menjadi teman sekaligus lawan. Pesan lagu ini sangatlah universal, menyentuh hati siapa saja yang pernah berjuang dengan kesedihan dan kehilangan dalam hidupnya.
Dengan demikian, "Silence Between Songs" menjadi lebih dari sekadar lagu; itu adalah cermin dari hati manusia yang berjuang, dan pengingat bahwa bahkan dalam keheningan, perasaan kita tetap ada dan layak untuk dipahami.








































