Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 76 - Surat Maryam (Maryam)
مريم
Ayat 76 / 98 •  Surat 19 / 114 •  Halaman 310 •  Quarter Hizb 31.75 •  Juz 16 •  Manzil 4 • Makkiyah

وَيَزِيْدُ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اهْتَدَوْا هُدًىۗ وَالْبٰقِيٰتُ الصّٰلِحٰتُ خَيْرٌ عِنْدَ رَبِّكَ ثَوَابًا وَّخَيْرٌ مَّرَدًّا

Wa yazīdullāhul-lażīnahtadau hudā(n), wal-bāqiyātuṣ-ṣāliḥātu khairun ‘inda rabbika ṡawābaw wa khairum maraddā(n).

Allah akan menambah petunjuk kepada orang-orang yang telah mendapat petunjuk. Amal kebajikan yang kekal itu lebih baik pahala dan kesudahannya di sisi Tuhanmu.

Makna Surat Maryam Ayat 76
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Dan berbanding terbalik dengan kondisi orang kafir, bagi orang yang beriman dan meyakini keagungan-Nya, Allah akan terus menambah petunjuk kepada mereka yang telah mendapat petunjuk sehingga mereka semakin taat dan tekun berbuat baik. Dan amal kebajikan yang kekal itu tentu lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu dan lebih baik pula kesudahannya bagi mereka yang mengerjakannya.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Sebagai hiburan bagi kaum Muslimin yang dihina dan dicemoohkan itu, karena memang mereka tidak berdaya menjawab tantangan kaum musyrik yang menyombongkan kekayaannya. Allah menjanjikan akan memberi mereka tambahan petunjuk di samping petunjuk-petunjuk yang telah mereka terima. Dengan petunjuk-petunjuk itu mereka akan lebih bertakwa dan lebih bahagia. Biarkanlah orang-orang kafir itu berbangga-bangga dengan kekayaan dan kedudukan dan selalu berada dalam keangkuhan dan kesombongan. Biarkanlah mereka berlarut-larut dalam kesesatan dan kedurhakaan. Pada suatu saat Allah akan menimpakan siksa-Nya yang keras kepada mereka. Di waktu itulah nanti mereka akan sadar bahwa mereka telah melakukan kesalahan yang besar dan menyesal dengan amat sangat, tetapi penyesalan itu tidak akan menolong mereka sedikit pun, karena ibarat nasi sudah menjadi bubur, sesal dahulu pendapatan sesal kemudian tidak berguna. Dalam menghadapi kesombongan kaum musyrik itu hendaklah kaum Muslimin sabar dan tabah, selalu mengamalkan petunjuk-petunjuk Allah, taat dan patuh kepada perintah-Nya. Dengan demikian hati mereka akan lapang, pikiran mereka akan tenang, amal baik mereka akan bertambah. Mereka senantiasa akan berada dalam lindungan rahmat dan kasih sayang-Nya. Allah akan menyediakan bagi mereka pahala yang berlipat ganda.

Isi Kandungan Kosakata

1. Aṡāṡā اَثَاثًا (Maryam/19: 74)

اثاثا artinya perkakas rumah atau perlengkapan rumah tangga. Dalam ayat 74 Surah Maryam ini ungkapan hum aḥsanu aṡāṡā artinya mereka lebih bagus alat rumah tangga mereka. Pada ayat ini Allah menjelaskan bahwa betapa banyak umat terdahulu yang ingkar telah dibinasakan meskipun mereka memiliki kedudukan yang baik, kekayaan yang banyak, perkakas rumah tangga yang bagus-bagus dan mempunyai anak yang banyak pula. Kejayaan dan kemegahan seseorang tidak selalu menunjukkan bahwa dia diridai Allah apabila mereka tidak taat pada Allah, ingkar pada aturan agama dan menentang ajakan kebaikan atau dakwah agama yang disampaikan oleh nabi dan rasul Allah.

2. Ri’yā رِءْيًا (Maryam/19: 74)

رءيا artinya pemandangan yang bagus atau indah. Pada ayat yang sama yaitu ayat 74 surah Maryam, firman Allah mengungkapkan hum aḥsanu aṡāṡā wa ri`yā artinya perlengkapan rumah tangga mereka lebih bagus dan juga lebih indah dipandang mata. Ayat ini menunjukkan bantahan Allah terhadap pendapat orang-orang kafir yang dikemukakan pada ayat sebelumnya yaitu ketika mereka diajak untuk beriman dan beramal saleh sesuai dengan petunjuk agama serta kepada mereka dibacakan ayat-ayat yang terang dan jelas maksudnya, tetapi orang kafir berkata kepada orang mukmin, kata mereka dengan sombong, “Bukankah kenyataannya kami lebih baik kedudukan kami daripada kamu orang-orang mukmin?” Orang kafir (terutama kafir Quraisy Mekah yang saat itu menguasai bidang ekonomi dan politik di lingkungan orang-orang Arab) menyangka bahwa kedudukan yang tinggi dan terhormat serta hidup berkecukupan adalah pertanda bahwa cara hidup mereka telah diridai Allah. Padahal kemegahan hidup seseorang bukan pertanda dia diridai Allah, banyak umat terdahulu lebih hebat lagi yang telah dihancurkan dan dibinasakan Allah karena mereka melawan ajakan Rasul-Nya, mereka menentang dakwah agama.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto