Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 26 - Surat Maryam (Maryam)
مريم
Ayat 26 / 98 •  Surat 19 / 114 •  Halaman 307 •  Quarter Hizb 31.5 •  Juz 16 •  Manzil 4 • Makkiyah

فَكُلِيْ وَاشْرَبِيْ وَقَرِّيْ عَيْنًا ۚفَاِمَّا تَرَيِنَّ مِنَ الْبَشَرِ اَحَدًاۙ فَقُوْلِيْٓ اِنِّيْ نَذَرْتُ لِلرَّحْمٰنِ صَوْمًا فَلَنْ اُكَلِّمَ الْيَوْمَ اِنْسِيًّا ۚ

Fa kulī wasyrabī wa qarrī ‘ainā(n), fa immā tarayinna minal-basyari aḥadā(n), fa qūlī innī nażartu lir-raḥmāni ṣauman falan ukallimal-yauma insiyyā(n).

Makan, minum, dan bersukacitalah engkau. Jika engkau melihat seseorang, katakanlah, ‘Sesungguhnya aku telah bernazar puasa (bicara) untuk Tuhan Yang Maha Pengasih. Oleh karena itu, aku tidak akan berbicara dengan siapa pun pada hari ini.’”

Makna Surat Maryam Ayat 26
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Maka makan-lah buah kurma yang berjatuhan itu dan minum-lah air dari anak sungai tersebut. Nikmatilah dan bersenanghatilah engkau dengan kelahiran putramu. Jika engkau melihat seseorang dengan kondisimu sekarang, maka katakanlah kepadanya dengan isyarat, “Sesungguhnya aku telah bernazar berpuasa, yakni menahan diri untuk tidak berbicara, untuk Tuhan Yang Maha Pengasih, maka aku tidak akan berbicara dengan siapa pun pada hari ini.”

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Maka Jibril menyuruh Maryam supaya makan, minum dan bersenang hati karena mendapat rezeki itu dan menghilangkan kesedihan hatinya karena Allah berkuasa untuk membersihkannya dari segala tuduhan yang tidak pantas, sehingga Maryam tetap dianggap sebagai wanita yang suci tidak pernah ternoda. Jika kamu melihat seorang manusia yang bertanya tentang persoalannya dan persoalan anaknya, maka isyaratkanlah kepadanya, “Sesungguhnya aku telah bernazar atas diriku untuk berpuasa semata-mata untuk Tuhan Yang Maha Pemurah, dan aku tidak akan berbicara langsung dengan seorang manusia pun pada hari ini, karena ucapanku itu mungkin ditolak dan tidak dipercayai.

Isi Kandungan Kosakata

al-Makhāḍ اَلْمَخَاض (Maryam/19:23)

Artinya: rasa sakit pada waktu akan melahirkan anak. Akar katanya (م- خ- ض) artinya berguncangnya sesuatu yang cair pada tempatnya. Kemudian digunakan untuk arti yang lain. Pada saat anak yang akan keluar dari perut ibunya dia akan berguncang dan bergerak dalam rahim yang penuh dengan air. Al-Mākhiḍ adalah seorang perempuan yang hamil yang akan melahirkan anak. Makhāḍ digunakan juga untuk unta yang sedang hamil.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto