Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 72 - Surat Maryam (Maryam)
مريم
Ayat 72 / 98 •  Surat 19 / 114 •  Halaman 310 •  Quarter Hizb 31.75 •  Juz 16 •  Manzil 4 • Makkiyah

ثُمَّ نُنَجِّى الَّذِيْنَ اتَّقَوْا وَّنَذَرُ الظّٰلِمِيْنَ فِيْهَا جِثِيًّا

Ṡumma nunajjil-lażīnattaqau wa nażaruẓ-ẓālimīna fīhā jiṡiyyā(n).

Selanjutnya, Kami akan menyelamatkan orang-orang yang bertakwa dan membiarkan orang-orang yang zalim di dalamnya (neraka) dalam keadaan tersungkur.

Makna Surat Maryam Ayat 72
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Setelah peristiwa itu kemudian Kami akan menyelamatkan orang-orang yang bertakwa dan membuktikan ketakwaannya dengan menaati syariat, dan Kami akan membiarkan orang-orang yang zalim dan ingkar tetap di dalam neraka dalam keadaan berlutut karena pedihnya hukuman yang mereka rasakan.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Ayat ini menegaskan bahwa Allah dikala itu melepaskan orang-orang yang bertakwa dari siksaan neraka dan membiarkan orang-orang kafir jatuh ke dalamnya dalam keadaan berlutut. Allah menerangkan bahwa yang dilepaskan dari siksaan neraka itu ialah orang-orang yang bertakwa bukan orang-orang yang beriman saja, karena orang-orang yang beriman saja belum tentu termasuk orang-orang yang bertakwa, karena banyak di antara orang-orang yang beriman melanggar perintah Allah dan mengerjakan larangannya. Apabila dosanya lebih banyak dari amal kebaikannya maka ia akan disiksa lebih dahulu dalam neraka sesuai dengan dosa yang diperbuatnya kemudian barulah dikeluarkan dari neraka setelah menerima siksaan yang sepadan dengan dosanya, lalu dimasukan ke surga. Adapun orang-orang yang amal kebaikannya lebih banyak dari dosanya, maka dia dimasukkan ke dalam surga setelah dosa-dosanya itu diampuni oleh Allah dengan rahmat dan kasih sayang-Nya. Hal yang demikian tersebut dalam firman Allah:

فَاَمَّا مَنْ ثَقُلَتْ مَوَازِينُهٗۙ ٦ فَهُوَ فِيْ عِيْشَةٍ رَّاضِيَةٍۗ ٧ وَاَمَّا مَنْ خَفَّتْ مَوَازِيْنُهٗۙ ٨ فَاُمُّهٗ هَاوِيَةٌ ۗ ٩ وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا هِيَهْۗ ١٠ نَارٌ حَامِيَةٌ ࣖ ١١

Maka adapun orang yang berat timbangan (kebaikan)nya, maka dia berada dalam kehidupan yang memuaskan (senang). Dan adapun orang yang ringan timbangan (kebaikan)nya, maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah. Dan tahukah kamu apakah neraka Hawiyah itu? (Yaitu) api yang sangat panas. (al-Qāri’ah/101: 6-11)

Isi Kandungan Kosakata

1. Jiṡiyyā جِثِيًّا (Maryam/19: 68)

جثيّا artinya berlutut, berasal dari fi’il جثا -يجثو -جثوا atauجثى -يجثا -جثيا . Kedua bentuk kata kerja ini berarti berdiri di atas kedua lutut atau berlutut. Pada ayat 68 surah Maryam ini Allah menerangkan bahwa orang-orang kafir pada hari akhirat nanti dikumpulkan bersama para setan yang telah berhasil mempengaruhi mereka berbuat jahat, kemudian mereka dibawa berkeliling neraka jahanam untuk mengetahui betapa dahsyat siksaan mereka. Mereka diajak ke dekat neraka Jahanam, neraka yang paling dahsyat, sehingga mereka sangat takut dan dengan perasaan yang sangat mengerikan itu mereka datang dengan berlutut.

2. ‘Itiyyā عِتِيًّا (Maryam/19: 69)

Lafal عتيّا mempunyai banyak arti antara lain angkuh, sombong, bertindak sewenang-wenang, melampaui batas, durhaka dan membangkang. Berasal dari fi’il عتا -يعتو -عتوا -وعتيا artinya angkuh atau sombong. Dalam ayat 69 surah Maryam ini Allah menerangkan bahwa dari setiap kelompok orang-orang kafir akan ditarik seorang yang paling durhaka untuk dijadikan contoh dilemparkan ke neraka Jahanam. Hal ini tentu menambah ketakutan mereka, dan mereka akan merasakan betapa besar dosa dan kesalahan mereka kepada Allah yang Maha Perkasa, sehingga sangat tidak pantas jika manusia bersikap sombong.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto