Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 33 - Surat Muḥammad (Nabi Muhammad)
محمّد
Ayat 33 / 38 •  Surat 47 / 114 •  Halaman 510 •  Quarter Hizb 51.75 •  Juz 26 •  Manzil 6 • Madaniyah

۞ يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اَطِيْعُوا اللّٰهَ وَاَطِيْعُوا الرَّسُوْلَ وَلَا تُبْطِلُوْٓا اَعْمَالَكُمْ

Yā ayyuhal-lażīna āmanū aṭī‘ullāha wa aṭī‘ur-rasūla wa lā tubṭilū a‘mālakum.

Wahai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul serta jangan batalkan amal-amalmu!

Makna Surat Muhammad Ayat 33
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Wahai orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya! Taatlah kepada Allah dan taatlah kepada Rasul dengan cara melaksanakan perintah yang tercantum di dalam Al-Qur’an dan Sunnah dan janganlah kamu merusakkan segala amalmu dengan melakukan maksiat kepada Allah.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Dalam ayat ini, Allah meminta orang-orang yang beriman agar taat kepada-Nya dan kepada Rasul-Nya serta tidak menghiraukan sikap dan tindakan orang-orang kafir. Mereka hendaknya beriman, mengakui keesaan dan kekuasaan Allah yang memiliki sifat-sifat yang sempurna, menaati perintah-Nya, melaksanakan ajaran-Nya, dan tidak melanggar perintah-Nya yang menyebabkan hilangnya pahala amal yang mereka kerjakan.

Menurut Abū al-‘Āliyah, “Semula para sahabat berpendapat bahwa tidak ada satu dosa pun yang dapat merusak ikrar seseorang bahwa “tidak ada Tuhan selain Allah”, sebagaimana tidak ada manfaat suatu amal yang didasarkan kepada syirik sampai ayat ini turun. Setelah turunnya ayat ini, para sahabat merasa khawatir, kalau-kalau amal mereka akan batal karena suatu perbuatan dosa.”

Ibnu ‘Umar berkata, “Kami semua sahabat Rasulullah saw berpendapat bahwa perbuatan baik akan diterima Allah sampai turunnya ayat ini. Setelah ayat ini turun, kami bertanya, ‘Apa sajakah yang membatalkan pahala amal-amal kami?’ Maka Rasulullah menjawab, ‘Dosa besar, perbuatan jahat, dan perbuatan keji.’ Setelah itu apabila salah seorang kami berbuat dosa (zina) yang disebutkan itu, kami berkata, ‘Sesungguhnya telah terhapus pahala amalnya,’ sampai turun ayat yang artinya, ‘Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa orang yang mempersekutukan-Nya, tetapi mengampuni selain dari itu bagi siapa yang Dia kehendaki.’ Setelah itu kami tidak membicarakan tentang hal itu lagi.”

Ada ahli tafsir yang berpendapat bahwa yang dimaksud dengan taat kepada Allah ialah mengamalkan isi Al-Qur’an. Sedangkan yang dimaksud dengan taat kepada Rasul ialah mengikuti dan melaksanakan semua perintah dan larangan yang terkandung dalam hadis-hadis beliau.

Isi Kandungan Kosakata

1. Syāqqū شَاقُّوْا (Muḥammad/47: 32).

Kata syāqqa terambil dari kata syaqqa-yasyuqqu-syaqqan yang berarti membelah. Kalimat syaqqa an-nabātu berarti tumbuhan itu tumbuh. Disebut demikian karena ia membelah tanah lalu keluar. Kata syaqqa fulān al-arḍa berarti fulan membajak tanah. Darinya terambil kata isysyaqqaqa-yasysyaqqaqu yang berarti “retak-retak”, sebagaimana dalam firman Allah, “Dan di antaranya sungguh ada yang terbelah lalu keluarlah mata air daripadanya.” (al-Baqarah/2: 74) Kata syaqqa juga berarti berat. Kalimat syaqqa al-amr berarti “perkara itu berat”. Kata syuqqah berarti perjalanan yang berat. Dari kata inilah terbentuk kata syāqqa-yasyaqqu-syiqāqan yang digunakan dalam ayat yang sedang ditafsirkan ini, mengikuti pola fa‘ala, yang berarti menentang. Beberapa kali Al-Qur’an menggunakan kata jadiannya, syiqāq. Di antaranya adalah: “Dan jika kamu khawatirkan ada persengketaan antara keduanya, maka kirimlah seorang juru damai dari keluarga laki-laki dan seorang juru damai dari keluarga perempuan.” (an-Nisā’/4: 35)

2. Ṣaddū صَدُّوْا (Muhammad/47: 34).

Berasal dari kata ṣadd yang berarti berpaling dan mencegah atau berpaling dari sesuatu dan mencegahnya. Ayat ini memperingatkan orang-orang yang beriman agar tidak mencontoh orang-orang kafir dan munafik yang selalu mencegah dirinya dan orang lain berbuat kebajikan. Oleh sebab itu, perbuatan mereka akan dibatalkan Allah. Pada ayat ini, Allah juga menegaskan kembali nasib orang-orang kafir dan munafik, bahwa Ia tidak akan mengampuni mereka di akhirat selama mereka tidak mengubah kekafiran dan kemusyrikan mereka di dunia.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto