Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
User Photo Profile
Al-Quran
Ayat 45 - Surat Qāf (Qaf)
قۤ
Ayat 45 / 45 •  Surat 50 / 114 •  Halaman 520 •  Quarter Hizb 52.75 •  Juz 26 •  Manzil 7 • Makkiyah

نَحْنُ اَعْلَمُ بِمَا يَقُوْلُوْنَ وَمَآ اَنْتَ عَلَيْهِمْ بِجَبَّارٍۗ فَذَكِّرْ بِالْقُرْاٰنِ مَنْ يَّخَافُ وَعِيْدِ ࣖ

Naḥnu a‘lamu bimā yaqūlūna wa mā anta ‘alaihim bijabbār(in), fażakkir bil-qur'āni may yakhāfu wa‘īd(i).

Kami lebih mengetahui apa yang mereka katakan dan engkau (Nabi Muhammad) bukanlah seorang pemaksa terhadap mereka. Maka, berilah peringatan dengan Al-Qur’an kepada siapa pun yang takut pada ancaman-Ku.

Makna Surat Qaf Ayat 45
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Kami lebih mengetahui tentang apa yang mereka katakan, yakni kebohongan kaum kafir Mekah, dan engkau wahai Nabi Muhammad bukanlah seorang pemaksa terhadap mereka. Tugasmu adalah memberikan peringatan, maka berilah peringatan dengan Al-Qur’an kepada siapa pun yang takut kepada ancaman-Ku.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Dalam ayat ini, Allah memerintahkan Nabi-Nya agar tetap sabar. Allah lebih mengetahui apa yang diucapkan oleh orang-orang musyrik tentang keingkaran mereka terhadap kerasulan Muhammad saw dan tentang sikap mereka yang mendustakan ayat-ayat Allah, terlebih-lebih keingkaran mereka tentang adanya hari kebangkitan. Maka Allah memerintahkan Nabi-Nya berlaku sabar, sebab beliau tidak ditugaskan untuk mengadakan paksaan kepada mereka, tugasnya hanya sekadar menyampaikan seruan dan risalah saja dan Allah-lah yang menghisab mereka. Walaupun demikian, Nabi juga harus melangsungkan dakwahnya sebagai tugasnya yang pokok. Oleh karena itu, Allah tetap pula memerintahkan kepada Nabi-Nya agar memberikan peringatan dengan Al-Qur’an kepada orang yang takut akan ancaman Allah, karena memang hanya mereka saja yang mengambil manfaat dari peringatan Allah itu sesuai dengan firman-Nya:

وَلَنُس كِنَنَّكُمُ الْاَرْضَ مِنْۢ بَعْدِهِمْ ۗذٰلِكَ لِمَنْ خَافَ مَقَامِيْ وَخَافَ وَعِيْدِ

Yang demikian itu (adalah untuk) orang-orang yang takut (menghadap) ke hadirat-Ku dan takut akan ancaman-Ku.” (Ibrāhīm/14: 14)

Isi Kandungan Kosakata

1. Maḥīṡ مَحِيْصٍ (Qāf/50: 36)

Kata maḥīṡ adalah isim makān (kata benda tempat) dari kata ḥāṡa-yaḥīṡu-ḥai an yang berarti menjauh dari sesuatu. Kalimat ḥāṡa al-farsu berarti kuda itu melarikan diri. Jadi, yang dimaksud dengan kata maḥiṡ di sini adalah tempat berlari. Al-Qur’an menggunakan kata ini sebanyak lima kali, dan seluruhnya menunjukkan arti yang sama, yaitu tempat berlari dari azab Allah.

2. Lugūb لُغُوْبٍ (Qāf/50: 38)

Kata lugūb adalah kata jadian yang terbentuk dari kata lagaba-yalgabu-lugūban yang berarti “letih”. Darinya diambil kata kalām lagb yang berarti “ucapan yang tidak benar dan tidak bertujuan.” Disebut demikian karena ucapan itu hanya membuat letih empunya. Al-Qur’an menggunakan kata ini sebanyak dua kali, dan pada konteks ayat ini, Allah menjelaskan bahwa Dia tidak pernah merasakan letih pada waktu menciptakan alam semesta.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto