Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
User Photo Profile
Al-Quran
Ayat 44 - Surat Qāf (Qaf)
قۤ
Ayat 44 / 45 •  Surat 50 / 114 •  Halaman 520 •  Quarter Hizb 52.75 •  Juz 26 •  Manzil 7 • Makkiyah

يَوْمَ تَشَقَّقُ الْاَرْضُ عَنْهُمْ سِرَاعًا ۗذٰلِكَ حَشْرٌ عَلَيْنَا يَسِيْرٌ

Yauma tasyaqqaqul-arḍu ‘anhum sirā‘ā(n), żālika ḥasyrun ‘alainā yasīr(un).

Pada hari itu bumi terbelah dengan mengeluarkan mereka, (kemudian mereka) bergegas (menuju Padang Mahsyar). Yang demikian itu adalah pengumpulan yang mudah bagi Kami.

Makna Surat Qaf Ayat 44
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Yaitu pada hari ketika bumi terbelah, mereka keluar dari kubur dengan cepat menuju ke padang Mahsyar. Yang demikian itu adalah pengumpulan bagi sekalian manusia yang mudah bagi Kami.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Ayat ini mengungkapkan hari-hari ketika bumi terbelah, sehingga tampak keluar semua isi kubur dengan cepat dari celah-celahnya sebagaimana yang diinformasikan Surah az-Zalzalah ayat 1-2:

اِذَا زُلْزِلَتِ الْاَرْضُ زِلْزَالَهَاۙ ١ وَاَخْرَجَتِ الْاَرْضُ اَثْقَالَهَاۙ ٢

Apabila bumi diguncangkan dengan guncangan yang dahsyat, dan bumi te-lah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung)nya. (az-Zalzalah/99: 1-2)

Yang demikian itu adalah pengumpulan yang mudah bagi Allah tanpa kesulitan sedikit pun.

Isi Kandungan Kosakata

1. Maḥīṡ مَحِيْصٍ (Qāf/50: 36)

Kata maḥīṡ adalah isim makān (kata benda tempat) dari kata ḥāṡa-yaḥīṡu-ḥai an yang berarti menjauh dari sesuatu. Kalimat ḥāṡa al-farsu berarti kuda itu melarikan diri. Jadi, yang dimaksud dengan kata maḥiṡ di sini adalah tempat berlari. Al-Qur’an menggunakan kata ini sebanyak lima kali, dan seluruhnya menunjukkan arti yang sama, yaitu tempat berlari dari azab Allah.

2. Lugūb لُغُوْبٍ (Qāf/50: 38)

Kata lugūb adalah kata jadian yang terbentuk dari kata lagaba-yalgabu-lugūban yang berarti “letih”. Darinya diambil kata kalām lagb yang berarti “ucapan yang tidak benar dan tidak bertujuan.” Disebut demikian karena ucapan itu hanya membuat letih empunya. Al-Qur’an menggunakan kata ini sebanyak dua kali, dan pada konteks ayat ini, Allah menjelaskan bahwa Dia tidak pernah merasakan letih pada waktu menciptakan alam semesta.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto