
- Tentang
- Lirik
- Review
- Tracklist
- Komentar
There′s no time for us
There's no place for us
What is this thing that builds our dreams
Yet tips them away from us
Who wants to live forever?
Who wants to live forever?
There′s no chance for us
It's all decided for us
This world has only one sweet moment
Set aside for us
Who wants to live forever?
Who wants to live forever?
Who?
Who dares to love forever?
Oh, whoa!
When love must die
But touch my tears with your lips
Touch my world with your fingertips
And we can have forever
And we can love forever
Forever is our today
Who wants to live forever?
Who wants to live forever?
Forever is our today
Who waits forever anyway?
Makna lirik lagu ini menggambarkan kerinduan manusia akan cinta dan keabadian, meskipun ke... tampilkan semua
Tidak ada tempat untuk kita
Apa yang membangun impian kita
Namun menjauhkan mereka dari kita
Siapa yang ingin hidup selamanya?
Siapa yang ingin... tampilkan semua
Lagu "Who Wants To Live Forever" yang ditulis dan dinyanyikan oleh band legendaris Queen, dengan vokal ikonik Freddie Mercury, telah menjadi bagian dari budaya musik dunia sejak dirilis. Versi remaster tahun 2011 dari lagu ini mengajak pendengarnya untuk merenungkan tema universal tentang cinta, kematian, dan kekekalan. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi makna dan pesan yang terkandung dalam lirik-lirik tersebut.
Refleksi Tentang Waktu dan Tempat
Lagu dimulai dengan pertanyaan retoris yang menggugah: "There’s no time for us, there’s no place for us." Ungkapan ini mencerminkan kesedihan akan keterbatasan waktu yang dimiliki manusia dan ketidakmampuan untuk menemukan tempat yang aman atau nyaman dalam hidup ini. Diawali dengan nada melankolis, lirik ini seolah mengingatkan kita bahwa hidup ini penuh dengan tantangan dan ketidakpastian.
Impian dan Kehilangan
Bait selanjutnya menyatakan, "What is this thing that builds our dreams yet tips them away from us?" Di sini, penulis menyentuh mengenai sifat ambivalen dari impian yang bisa memberi harapan tetapi sekaligus dapat menjauhkan kita dari realitas. Ini menunjukkan bahwa setiap aspirasi yang kita miliki sering kali dihadapkan pada kenyataan yang pahit dan mengingatkan kita bahwa impian dapat lenyap tanpa peringatan. Pertanyaan "Who wants to live forever?" pun hadir sebagai tantangan bagi pendengar untuk merenungkan esensi eksistensi dan kekekalan.
Takdir dan Keberanian untuk Mencintai
Bait berikutnya menekankan rasa putus asa dengan kata-kata: "There’s no chance for us. It’s all decided for us." Di sini, kita diajak untuk menyadari bahwa banyak hal dalam hidup ini ditentukan oleh kekuatan luar yang tidak dapat kita kontrol. Namun, di balik ketidakberdayaan tersebut, ada pertanyaan mendalam tentang keberanian dalam mencintai, di mana frase "Who dares to love forever?" menjadi penegasan bahwa cinta, meskipun sementara, tetap memiliki nilai yang tak terukur.
Kekuatan Cinta dalam Keterbatasan
Salah satu bagian paling emosional muncul dengan ungkapan "But touch my tears with your lips, touch my world with your fingertips." Ini menunjukkan keinginan untuk merasakan koneksi yang dalam meski dalam kondisi yang paling sulit. Cinta yang tulus terbukti dapat memberikan pelipur lara, dan lirik tersebut menggarisbawahi bahwa bahkan di tengah pengakhiran, kita masih dapat menemukan keindahan dalam momen-momen kecil. Cinta memberi arti kepada 'selamanya', sebagai sesuatu yang bisa kita miliki saat ini.
Kesimpulan: Apa Artinya Hidup Selamanya?
Di akhir lagu, penegasan "Forever is our today" menandakan bahwa meskipun kita menghadapi ketidakpastian dan keterbatasan, saat ini adalah yang terpenting. Kita diingatkan bahwa meskipun tidak ada yang dapat menjanjikan kekekalan dalam hidup, kita dapat hidup dengan penuh makna di saat ini. Dengan nada yang mendalam dan penuh kerinduan, "Who wants to live forever?" mengajak pendengar untuk merenungkan tentang arti dari waktu dan cinta dalam kehidupan mereka.
Secara keseluruhan, "Who Wants To Live Forever" bukan hanya sekadar lagu tentang kematian, tetapi tentang bagaimana kita merayakan hidup dan cinta, meskipun ada batasan waktu yang ada. Melalui lirik-liriknya, Queen berhasil menyampaikan pesan yang menyentuh hati dan tak lekang oleh waktu.
- 1One Vision - Remastered 20115:11
- 2A Kind Of Magic - Remastered 20114:24
- 3One Year Of Love - Remastered 20114:27
- 4Pain Is So Close To Pleasure - Remastered 20114:21
- 5Friends Will Be Friends - Remastered 20114:06
- 6Who Wants To Live Forever - Remastered 20115:15
- 7Gimme The Prize - Remastered 20114:33
- 8Don't Lose Your Head - Remastered 20114:38
- 9Princes Of The Universe - Remastered 20113:33









































