
- Tentang
- Lirik
- Review
- Tracklist
- Komentar
Call us what we are, toxic from the start
Can′t pretend that I was in the dark
When you met my friends, didn't even try with them
I should′ve known right then
Makna lirik lagu ini mencerminkan kesadaran seseorang akan hubungan yang beracun dan penuh... tampilkan semua
That you were jealous and possessive
So manipulatin'
Honestly, impressive
You had me participatin'
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan seseorang yang terjebak dalam hubungan yang ti... tampilkan semua
Back then, when I was runnin′ out of your place
I said, "I never wanna see your face"
I meant I couldn′t wait to see it again
We were toxic till the end
Uh-huh, 'cause even when I said it was over
You heard, "Baby, can you pull me in closеr?"
You were plotting how to stay in my head
Wе were toxic till the end
Makna lirik lagu ini menggambarkan dinamika sebuah hubungan yang penuh dengan ketegangan d... tampilkan semua
Ladies and gentlemen, I present to you: The X
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan percaya diri dan kebanggaan yang ditunjukkan o... tampilkan semua
His favourite game is chess, who would ever guess?
Playing with the pieces in my chest
Now he′s on the screen and saying, "Don't leave"
You stole that line from me
Makna lirik lagu ini menggambarkan dinamika hubungan yang kompleks, mengacu pada permainan... tampilkan semua
′Cause you're just jealous and possessive
So manipulatin′
Honestly, impressive
You had me participatin'
Makna lirik lagu ini menggambarkan dinamika hubungan yang tidak sehat, di mana salah satu ... tampilkan semua
Back then, when I was runnin' out of your place
I said, "I never wanna see your face"
I meant I couldn′t wait to see it again
We were toxic till the end
Uh-huh, ′cause even when I said it was over
You heard, "Baby, can you pull me in closer?"
You were plotting how to stay in my head
We were toxic till the end, end, end
Makna lirik lagu ini menggambarkan dinamika hubungan yang rumit dan beracun antara dua ind... tampilkan semua
I can forgive you for all of the things
For not giving me back my Tiffany rings
I'll never forgive you for one thing, my dear
You wasted my prettiest years
Makna lirik lagu ini mencerminkan perasaan pengkhianatan dan penyesalan yang mendalam dala... tampilkan semua
Back then, when I was runnin′ out of your place
I said, "I never wanna see your face"
I meant I couldn't wait to see it again
We were toxic
Uh-huh, ′cause even when I said it was over
You heard, "Baby, can you pull me in closer?"
You were plotting how to stay in my head
We were toxic till the end, end, end
We were toxic till the end, end, end
Makna lirik lagu ini menggambarkan dinamika hubungan yang kompleks dan beracun antara dua ... tampilkan semua
Tak bisa berpura-pura bahwa aku tidak tahu
Saat kau bertemu temanku, bahkan tidak berusaha dengan mereka
Seharusnya aku sudah tahu sa... tampilkan semua
Lagu "Toxic Till the End" yang dinyanyikan oleh ROSÉ menawarkan gambaran yang mendalam tentang dinamika hubungan yang rumit dan berbahaya. Melalui liriknya, ROSÉ menyampaikan pengalaman emosional terkait perasaan cinta yang sekaligus menyakitkan. Artikel ini akan membahas makna dan pesan yang terkandung dalam lirik lagu tersebut.
Kesadaran Akan Toxicity
Lirik pembuka yang menyatakan, "Call us what we are, toxic from the start", menunjukkan kesadaran diri bahwa hubungan tersebut telah cacat dari awal. Hal ini menggambarkan bagaimana kedua belah pihak terjebak dalam pola negatif, meski mereka sadar akan dampaknya. Di sini, ada elemen kejujuran yang mencolok, di mana protagonis tidak mencoba menutupi kenyataan pahit tersebut.
Manipulasi dan Kecemburuan
Lebih lanjut, lirik seperti "you were jealous and possessive" dan "so manipulatin'" menggambarkan karakter pasangan yang penuh dengan kecemburuan dan manipulasi. Ini menunjukkan bahwa hubungan ini tidak hanya beracun tetapi juga berfungsi sebagai arena untuk permainan emosi yang mengeksplorasi kekuasaan dan kontrol. ROSÉ dengan mahir menciptakan gambaran tersebut, memberikan pendengar pandangan jelas mengenai bagaimana hubungan yang seharusnya saling mendukung justru penuh ketegangan.
Kerinduan dan Paradox Cinta
Ketegangan yang dihadapi dalam hubungan ini diungkapkan dengan jelas dalam pengulangan frasa "we were toxic till the end". Bahkan saat protagonis menyatakan bahwa mereka tidak ingin lagi bertemu, ada kerinduan tersirat yang diungkapkan dalam kalimat, "I meant I couldn't wait to see it again". Ini menciptakan paradox cinta — bagaimana seseorang bisa merasakan ketertarikan yang mendalam meski menyadari risiko emosional yang tinggi.
Penderitaan Emosional
Dalam bagian lirik yang menggambarkan "I can forgive you for all of the things, For not giving me back my Tiffany rings", menjadi jelas bahwa meskipun ada pengampunan untuk kesalahan kecil, ada satu hal yang tidak akan pernah terlupakan: "You wasted my prettiest years". Dengan ini, ROSÉ menyoroti kerugian waktu dan energi yang tidak tergantikan dalam hubungan beracun, menekankan bahwa bukan barang materi yang hilang, tetapi pengalaman hidup yang berharga yang tidak akan bisa tergantikan.
Pentingnya Menyadari Toxicity
Lagu ini dengan jelas menggambarkan betapa pentingnya menyadari dinamika hubungan yang tidak sehat dan dampaknya terhadap individu. Bagi pendengar, "Toxic Till the End" berfungsi sebagai pengingat bahwa meskipun cinta bisa kompleks dan penuh rasa sakit, ada kekuatan dalam pengakuan dan pengenalan akan situasi yang merugikan.
Kesimpulan
Deng an melodi yang memikat dan lirik yang penuh emosi, ROSÉ berhasil menggambarkan kisah cinta yang rumit dan penuh dengan tantangan. Lagu ini mengajak pendengar untuk merenungkan pengalaman pribadi mereka mengenai hubungan beracun dan mencari kekuatan untuk melangkah maju dengan kebijaksanaan.











































