Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 50 - Surat Saba' (Saba')
سبأ
Ayat 50 / 54 •  Surat 34 / 114 •  Halaman 434 •  Quarter Hizb 44.25 •  Juz 22 •  Manzil 5 • Makkiyah

قُلْ اِنْ ضَلَلْتُ فَاِنَّمَآ اَضِلُّ عَلٰى نَفْسِيْۚ وَاِنِ اهْتَدَيْتُ فَبِمَا يُوْحِيْٓ اِلَيَّ رَبِّيْۗ اِنَّهٗ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ

Qul in ḍalaltu fa'innamā aḍillu ‘alā nafsī, wa inihtadaitu fabimā yūḥī ilayya rabbī, innahū samī‘un qarīb(un).

Katakanlah, “Jika aku sesat, sesungguhnya aku sesat untuk diriku sendiri dan jika aku mendapat petunjuk, hal itu disebabkan apa yang diwahyukan Tuhanku kepadaku. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Dekat.”

Makna Surat Saba' Ayat 50
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Katakanlah, “Jika seandainya aku sesat maka sesungguhnya aku sesat untuk diriku sendiri. Kemudaratan akibat kesesatan itu pasti akan menimpaku. Dan jika aku mendapat petunjuk maka itu disebabkan apa yang diwahyukan Tuhanku kepadaku. Sungguh, Dia Maha Mendengar setiap perkataan, Mahadekat dengan orang yang memanggil-Nya dan berdoa kepada-Nya.”(Lihat Surah : al-Baqarah/2: 186 dan Qaf/50: 16)

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Terakhir, Allah memerintahkan Nabi saw menyampaikan kepada kaum kafir bahwa seandainya ia salah, maka kesalahan itu dari dirinya sendiri. Tetapi bila ia benar, maka kebenaran itu diperolehnya dari Allah.

Ayat ini memperlihatkan tanggung jawab yang besar dari Nabi Muhammad. Beliau bertanggung jawab atas seluruh isi dakwah yang beliau sampaikan. Bila ia salah dalam ajaran-ajaran yang disampaikannya, maka ia akan mempertanggungjawabkan sendiri kesalahan itu, tidak akan membawa-bawa umatnya. Tetapi tidak mungkin apa yang beliau sampaikan itu salah, karena semuanya dari Allah, tidak ada yang beliau tambah-tambah atau kurangi. Oleh karena itu, tanggung jawab beliau itu adalah untuk menunjukkan bahwa yang beliau sampaikan itu sangat benar. Dengan demikian, orang-orang kafir itu tidak perlu meragukannya dan seyogyanya beriman.

Bila manusia beriman, maka Allah mendengarnya. Bila mereka menyem-bah-Nya, Ia mengetahui dan akan menerimanya. Bila hamba-Nya berdoa, maka doanya itu akan dikabulkan-Nya. Hal itu karena Ia Maha Mendengar, Ia juga sangat dekat dengan manusia. Bagaimana dekatnya Allah dengan manusia sehingga Ia mendengar bisikan hatinya dalam bentuk iman atau kafir dan mengabulkan doa orang yang berdoa, dilukiskan ayat berikut:

وَلَقَدْ خَلَقْنَا الْاِنْسَانَ وَنَعْلَمُ مَا تُوَسْوِسُ بِهٖ نَفْسُهٗ ۖوَنَحْنُ اَقْرَبُ اِلَيْهِ مِنْ حَبْلِ الْوَرِيْدِ ١٦ (ق)

Dan sungguh, Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya. (Qāf/50: 16)

Dalam ayat lain Allah berfirman:

وَاِذَا سَاَلَكَ عِبَادِيْ عَنِّيْ فَاِنِّيْ قَرِيْبٌ ۗ اُجِيْبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ اِذَا دَعَانِۙ فَلْيَسْتَجِيْ بُوْا لِيْ وَلْيُؤْمِنُوْ ا بِيْ لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُوْنَ ١٨٦ (البقرة)

Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku Kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Hendaklah mereka itu memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku, agar mereka memperoleh kebenaran. (al-Baqarah/2:186)

Isi Kandungan Kosakata

Yaqżifu يَقْذِفُ (Saba’/34: 48)

Kata yaqżifu berasal dari kata qażafa yaqżifu qażfan yang arti asalnya adalah melempar. Biasanya digunakan untuk melempar sesuatu yang ada dalam genggaman tangan. At-Taqāżuf artinya saling melempar, al-qażżaf adalah ketapel, alat untuk melempar. Muqażżaf adalah sebutan untuk orang yang gemuk, seakan-akan ia telah dilempar oleh daging. Miqżaf diartikan dengan perahu atau kapal. Dari arti asalnya kemudian kata qażafa diartikan dengan menuduh seseorang seakan-akan dia melemparkan sesuatu kepada orang itu. Dalam fikih Islam, orang yang menuduh seseorang melakukan perzinaan tanpa bisa mendatangkan 4 orang saksi, maka ia telah melakukan qażf (tuduhan palsu). Qażaf juga berarti mencaci dan mencela.

Pada ayat ini, Allah memerintahkan kepada Muhammad saw supaya ia mengatakan kepada orang-orang yang mengingkari keesaan Allah, serta tidak mempercayai rasul-rasul dan hari Kiamat bahwa sesungguhnya Allah mewahyukan kebenaran dan petunjuk ke dalam hati orang-orang yang dipilihnya.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto