
- Tentang
- Lirik
- Review
- Tracklist
- Komentar
They said, "You can′t wear Giamba"
Baby, you gotta pay
Well then, we got a problem, problem
And there's a party at midnight at the top of the hill
But you gotta be someone, someone
Makna lirik lagu ini mencerminkan perjuangan individu dalam menghadapi tekanan sosial dan ... tampilkan semua
And every face is a hologram
We′re all caught in a dream
We're all caught in a dream
And everyone plays so innocent
It's all part of the scene, oh
Makna lirik lagu ini menggambarkan realitas yang rapuh dan ilusi dalam kehidupan sehari-ha... tampilkan semua
Is it just a mirage?
All these Hollywood gods
And everything that we′ve got
Is it just a mirage?
Makna lirik lagu ini mengekspresikan keraguan dan kekecewaan terhadap tampilan glamor duni... tampilkan semua
And we just go through the motions
Yeah, we lock ′em inside
Don't show any emotion, emotion
And everybody′s been talking
Believe it or not
But you don't gotta listen, listen
Makna lirik lagu ini menggambarkan perjuangan seseorang dalam menjalani kehidupan yang pen... tampilkan semua
And every face is a hologram
We′re all caught in a dream
We're all caught in a dream
And everyone plays so innocent
It′s all part of the scene, oh
Makna lirik lagu ini mencerminkan gambaran tentang kehidupan yang tampak superficial dan t... tampilkan semua
Is it just a mirage?
All these Hollywood gods
And everything that we've got
Is it just a mirage?
Makna lirik lagu ini mencerminkan keraguan dan keinginan untuk memahami realitas di balik ... tampilkan semua
Is it real, is it real or not
Is it real everything we've got
Or not
Is it real, is it real or not
Is it real, everything that we′ve got ooh
Makna lirik lagu ini mengisyaratkan keraguan dan pencarian kejelasan mengenai keaslian hub... tampilkan semua
Is it just a mirage?
All these Hollywood gods
And everything that we′ve got
Is it just a mirage?
Is it just a mirage?
Makna lirik lagu ini mengisyaratkan keraguan dan keasingan terhadap kemewahan dan glamor y... tampilkan semua
Sayang, kau harus membayar
Nah, kita punya masalah, masalah
Dan ada pesta tengah malam di puncak bukit
Tapi kau harus jadi s... tampilkan semua
Ulasan Lengkap Lagu "Mirage" oleh Sabrina Carpenter
Dalam lagu "Mirage" yang dinyanyikan oleh Sabrina Carpenter, pendengar dibawa ke dalam dunia yang penuh ketidakpastian dan ilusi. Lirik-liriknya menggambarkan perasaan terjebak dalam mimpi dan ketidaknyataan, seolah-olah kehidupan yang kita jalani hanyalah gambaran dari sesuatu yang lebih dalam. Melalui analisis mendalam ini, kita akan mengupas tema, makna, dan emosi yang terkandung dalam setiap bait lagu ini.
Menggali Tema Utama
Salah satu tema sentral dalam "Mirage" adalah ketidakpastian mengenai kenyataan. Dapat terlihat dalam pengulangan pertanyaan, "Is it just a mirage?" yang menyoroti keraguan kita terhadap apa yang kita lihat dan rasakan. Lagu ini menciptakan gambaran dunia hiburan yang glamor namun penuh kepalsuan. Karakter dalam lagu ini merasa tertekan oleh ekspektasi sosial yang tinggi, terutama yang terkait dengan penampilan dan identitas pribadi.
Kepalsuan dan Ekspektasi Sosial
Di bagian pertama lirik, ada referensi untuk "party at midnight" yang menunjukkan suasana yang ceria namun juga menggambarkan tekanan untuk menjadi "someone." Hal ini menunjukkan realitas bahwa dalam dunia yang penuh gemerlap, individu sering kali merasa bahwa mereka harus berlaku sesuai dengan norma dan harapan orang lain. Ketika dikatakan, "We’re all caught in a dream," ini merangkum ide bahwa kita semua mencoba untuk hidup dalam ilusi yang diciptakan oleh masyarakat.
- Hologram dan Ketidakberdayaan: Penggambaran wajah sebagai "hologram" mengekspresikan keterasingan yang dirasakan banyak orang. Kita mungkin terlihat nyata di luar, tetapi di dalam, kita bisa merasa kosong dan tidak berdaya.
- Emosi Terkurung: Lirik tentang mengunci emosi di dalam menambah lapisan pada tema ini. Kita diajarkan untuk tidak menunjukkan perasaan kita, berusaha mempertahankan citra tertentu di mata orang lain.
Kecemasan Terhadap Kenyataan
Seiring berjalannya lagu, kecemasan akan kenyataan semakin intens. Ketika dinyatakan, "Is it real, is it real or not?", muncul pertanyaan yang mendalam mengenai keaslian dari pengalaman dan perasaan yang kita alami. Lagu ini mencerminkan bagaimana masyarakat modern sering kali mengalami krisis identitas, bertanya-tanya apakah apa yang mereka miliki dan rasakan adalah nyata atau sekadar ilusi.
Kesimpulan
"Mirage" oleh Sabrina Carpenter bukanlah sekadar lagu pop biasa. Lewat liriknya, ia menghadirkan refleksi yang mendalam tentang kehidupan, keinginan akan pengakuan, dan ketakutan akan ketidaknyataan. Melalui bunyi dan lirik yang puitis, lagu ini berhasil menangkap kompleksitas emosional yang dialami banyak orang di era modern. Pendengar diundang untuk merenungkan apakah kehidupan mereka adalah mirage atau kenyataan yang akan membebaskan mereka dari ilusi. Dengan keindahan dan kedalaman pesan yang disampaikan, "Mirage" menjadi lebih dari sekadar lagu; ia menjadi cermin untuk jiwa kita.










































