Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
User Photo Profile
Al-Quran
Ayat 45 - Surat Ṣād (Ṣād )
صۤ
Ayat 45 / 88 •  Surat 38 / 114 •  Halaman 456 •  Quarter Hizb 46.25 •  Juz 23 •  Manzil 6 • Makkiyah

وَاذْكُرْ عِبٰدَنَآ اِبْرٰهِيْمَ وَاِسْحٰقَ وَيَعْقُوْبَ اُولِى الْاَيْدِيْ وَالْاَبْصَارِ

Ważkur ‘ibādanā ibrāhīma wa isḥāqa wa ya‘qūba ulil-aidī wal-abṣār(i).

Ingatlah hamba-hamba Kami: Ibrahim, Ishaq, dan Ya‘qub yang mempunyai kekuatan (dalam taat kepada Allah) dan penglihatan (mata hati yang jernih).

Makna Surat Sad Ayat 45
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Demikianlah kisah Nabi Ayyub, salah satu nabi dari garis keturunan Nabi Ishak bin Ibrahim. Seperti halnya Nabi Ayyub, ketabahan dan kesabaran juga ditunjukkan oleh leluhurnya. Dan ingatlah hamba-hamba Kami yang taat melaksanakan perintah Allah, tabah menerima cobaan dan ujian, dan sabar menghadapi umatnya, yaitu Nabi Ibrahim, Ishak, dan Yakub. Mereka mempunyai kekuatan-kekuatan yang besar dan ilmu-ilmu agama. Dengan kekuatan mereka memimpin umat dan melaksanakan perintah-perintah Allah, dan dengan ilmu agama yang luas mereka membimbing orang lain.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Allah memerintahkan kepada Rasul-Nya agar mengisahkan kepada kaumnya perjuangan Nabi Ibrahim, dan putra beliau Ishak yang juga diangkat menjadi nabi, serta cucunya Yakub yang mencapai derajat kenabian juga.

Mereka itu hamba-hamba Allah yang terkenal ketabahannya dan mencapai kemuliaan karena ketaatannya kepada Allah. Karena perjuangannya yang gigih dalam menegakkan kebenaran dan menghancurkan kebatilan, mereka ini dilimpahi kekuatan oleh Allah untuk memiliki ilmu pengetahuan agama yang luas dan kekuatan untuk memimpin kaumnya ke jalan yang terang, jauh dari kesesatan. Mereka juga diberi kemampuan untuk melaksanakan amal perbuatan yang diridai Allah, yang bermanfaat bagi kepentingan hidup kaumnya di dunia dan kebahagiaan mereka di akhirat.

Pada ayat ini terdapat sindiran bagi kaum musyrikin bahwa apabila mereka tidak mau mengambil pelajaran dari kisah tersebut tentulah mereka akan tetap berada dalam kesesatan dan di akhirat nanti mereka akan mengalami penderitaan yang sangat mengerikan.

Isi Kandungan Kosakata

Uli al-aidī أُوْلِى اْلأَيْدِيْ (Ṣād/38: 45)

Term uli al-aidī terdiri dari dua kata, yaitu uli dan al-aidī. Yang pertama (uli) merupakan bentuk jamak yang artinya memiliki. Sedang yang kedua (al-aidī) merupakan bentuk jamak dari al-yad yang artinya tangan. Karena tangan dipergunakan untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan, ringan atau berat, dan memberi sesuatu kepada yang lain, maka kata itu juga diberi arti kuat/teguh atau pemberian. Yang dimaksud pada ayat ini adalah keteguhan dalam beragama. Dengan demikian, uli al-aidī diartikan sebagai orang-orang yang memiliki keteguhan beragama. Adapun yang dimaksud dalam ayat ini adalah Nabi Ibrahim, Ishak, dan Yakub.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto