Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 63 - Surat Ṭāhā (Taha)
طٰهٰ
Ayat 63 / 135 •  Surat 20 / 114 •  Halaman 315 •  Quarter Hizb 32.25 •  Juz 16 •  Manzil 4 • Makkiyah

قَالُوْٓا اِنْ هٰذٰنِ لَسَاحِرٰنِ يُرِيْدَانِ اَنْ يُّخْرِجٰكُمْ مِّنْ اَرْضِكُمْ بِسِحْرِهِمَا وَيَذْهَبَا بِطَرِيْقَتِكُمُ الْمُثْلٰى

Qālū in hāżāni lasāḥirāni yurīdāni ay yukhrijākum min arḍikum bisiḥrihimā wa yażhabā biṭarīqatikumul-muṡlā.

Mereka (para penyihir) berkata, “Sesungguhnya dua orang ini adalah benar-benar penyihir yang hendak mengusirmu dari negerimu dengan sihir mereka berdua dan hendak melenyapkan adat kebiasaanmu yang utama.

Makna Surat Taha Ayat 63
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Sebagian dari mereka berkata, “Wahai penduduk Mesir, sesungguhnya dua orang ini, yaitu Nabi Musa dan Harun, adalah penyihir yang hendak mengusirmu dari Mesir, dari negerimu dan tanah kelahiranmu, dengan menampilkan sihir mereka berdua, dan mereka juga hendak melenyapkan adat kebiasaanmu yang utama dan kamu yakini, yaitu kepercayaan yang kamu anut dan kedudukan yang kamu nikmati.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Di antara percakapan mereka yang dirahasiakan yang dapat dicatat ialah kalau yang ditampilkan Musa nanti betul-betul sihir, jelas mereka akan mengalahkannya. Tetapi kalau yang ditampilkannya itu mukjizat dari Allah belum tentu mereka dapat mengalahkannya. Kalau dia mengalahkan kita di dalam pertandingan nanti itu, apa boleh buat, kita menyerah saja, dan mengikuti dia.” Akhirnya mereka sepakat mengatakan bahwa Musa dan Harun itu adalah ahli sihir yang sangat pandai, akan mengusir kita dari negeri kita dengan sihirnya itu, dan akan mencopot kedudukan kita yang mulia itu.

Sengaja mereka menyusun satu rumusan begitu rupa yang mengandung tiga faktor tersebut yang dapat mengakibatkan dibencinya Musa dan Harun dan hilanglah pengaruh keduanya, namun akal sehat dan pikiran waras, tidak akan menerima alasan-alasan ahli-ahli sihir, orang-orang yang mau memperkosa hak asasi seseorang dengan mengusirnya dari tempat tinggalnya, begitu juga orang-orang yang akan menghilangkan kedudukannya.

Isi Kandungan Kosakata

1. An-Najwā اَلنَّجْوَى (Ṭāhā/20: 59)

Secara etimologis, an-najwa berarti percakapan, pembicaraan rahasia, atau bisikan antara dua orang. Dalam kontek ayat di atas, an-najwa berarti perahasiaan percakapan antara tukang sihir Fir‘aun dengan Fir‘aun. Tukang-tukang sihir itu berbisik kepada Fir‘aun, bahwa Nabi Musa dan Nabi Harun adalah tukang-tukang sihir yang akan mengusir Fir‘aun dari Mesir dengan kekuatan sihirnya.

2. Al-Muṡlā اَلْمُثْلَى (Ṭāhā/20: 63)

Secara etimologis, al-muṡla berarti yang paling utama, paling unggul atau yang terbaik. Dalam kontek ayat di atas, al-muṡla ini masih terkait dengan tema bisikan tukang-tukang sihir Fir‘aun kepada Fir‘aun. Dikatakan bahwa Nabi Musa dan Nabi Harun yang oleh tukang-tukang sihir itu dituduh sebagai ahli sihir akan merombak atau mereformasi tradisi utama warisan nenek moyang yang selama ini terus dijalankan Fir‘aun dan masyarakat Mesir.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto