Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 44 - Surat Yāsīn (Yasin)
يٰسۤ
Ayat 44 / 83 •  Surat 36 / 114 •  Halaman 443 •  Quarter Hizb 45 •  Juz 23 •  Manzil 5 • Makkiyah

اِلَّا رَحْمَةً مِّنَّا وَمَتَاعًا اِلٰى حِيْنٍ

Illā raḥmatam minnā wa matā‘an ilā ḥīn(in).

Akan tetapi, (Kami menyelamatkan mereka) karena rahmat yang besar dari Kami dan untuk memberi mereka kesenangan hidup sampai waktu tertentu.

Makna Surat Yasin Ayat 44
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Mereka tidak akan selamat dari bencana itu melainkan jika kami menghendakinya karena rahmat dan kasih sayang yang besar dari Kami dan untuk memberikan kesenangan hidup dengan sarana transportasi tersebut sampai waktu tertentu, selagi mereka tidak melakukan penyimpangan. Ayat ini mengingatkan manusia agar tidak berlaku sombong dan angkuh dalam segala urusan.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Pada ayat ini, Allah menegaskan bahwa karena kasih sayang-Nya yang sangat besar terhadap hamba-hamba-Nya, dan agar mereka dapat bersenang-senang menikmati karunia-Nya, maka Allah tidak membiarkan kendaraan-kendaraan itu semua binasa, baik yang berjalan di darat, berlayar di permukaan dan di dalam air, maupun yang terbang di udara. Apalagi jika orang-orang yang menggunakan kendaraan itu tidak takabur serta selalu cermat dan berhati-hati. Apabila sewaktu-waktu terjadi kecelakaan, itu adalah karena yang bersangkutan tidak berhati-hati, kurang cermat, lalai, atau sebab lainnya.

Isi Kandungan Kosakata

al-Fulk al-Masyḥūn الْفُلْك الْمَشْحُوْن (Yāsīn/36: 41)

Ungkapan tersebut terdiri dari dua kata: al-fulk yang artinya kapal (safīnah) dan al-masyḥūn yang artinya penuh muatan (al-mamlū’). Jadi, al-fulk al-masyḥūn artinya “kapal atau perahu yang penuh muatan.” Berdasarkan catatan Ibnu al-Jauzī, dengan berpegang pada pandangan para ahli tafsir, yang dimaksud dengan “perahu/kapal yang penuh muatan” dalam ayat ini adalah perahu Nabi Nuh yang sarat dengan penumpang yang diselamatkan Allah dari bencana banjir dahsyat. Mereka antara lain adalah orang-orang yang beriman dan putra-putra Nabi Nuh yang melanjutkan keturunan manusia di waktu-waktu selanjutnya. Peristiwa penyelamatan dan diangkutnya mereka ke dalam kapal/perahu yang sarat muatan itu diingatkan kembali oleh Allah sebagai tanda kebesaran kekuasaan-Nya kepada manusia, agar mereka beriman.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto