Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 38 - Surat Yāsīn (Yasin)
يٰسۤ
Ayat 38 / 83 •  Surat 36 / 114 •  Halaman 442 •  Quarter Hizb 45 •  Juz 23 •  Manzil 5 • Makkiyah

وَالشَّمْسُ تَجْرِيْ لِمُسْتَقَرٍّ لَّهَا ۗذٰلِكَ تَقْدِيْرُ الْعَزِيْزِ الْعَلِيْمِۗ

Wasy-syamsu tajrī limustaqarril lahā, żālika taqdīrul-‘azīzil-‘alīm(i).

(Suatu tanda juga atas kekuasaan Allah bagi mereka adalah) matahari yang berjalan di tempat peredarannya. Demikianlah ketetapan (Allah) Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.

Makna Surat Yasin Ayat 38
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Dan di antara tanda kuasa-Nya adalah bahwa matahari berjalan di tempat peredarannya yang telah ditentukan dengan tertib menurut kehendak Allah dan sedikit pun tidak menyimpang. Demikianlah ketetapan Allah Yang Mahaperkasa, Maha Mengetahui dengan ilmu-Nya yang meliputi seluruh makhluk.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Allah menjelaskan bukti lain tentang kekuasaan-Nya, yaitu peredaran matahari, yang bergerak pada garis edarnya yang tertentu dengan tertib menurut ketentuan yang telah ditetapkan Allah. Sedikit pun ia tidak menyimpang dari garis yang telah ditentukan itu. Andaikata ia menyimpang seujung rambut saja, niscaya akan terjadi tabrakan dengan benda-benda langit lainnya. Kita tidak dapat membayangkan apa yang akan terjadi akibat peristiwa itu.

Dilihat sepintas lalu, orang akan menerima bahwa hanya matahari yang bergerak, sedang bumi tetap pada tempatnya. Di pagi hari, matahari terlihat di sebelah timur, sedang pada sore hari ia berada di barat. Akan tetapi, ilmu falak mengatakan bahwa matahari berjalan sambil berputar pada sumbunya, sedang bumi berada di depannya, juga berjalan sambil berputar pada sumbunya, dan beredar mengelilingi matahari.

Ternyata apa yang ditetapkan oleh ilmu falak sejalan dengan apa yang telah diterangkan dalam ayat tersebut. Oleh sebab itu, tidak berlebihan jika dikatakan bahwa semakin tinggi kemampuan ilmu pengetahuan dan teknologi manusia, semakin terbuka pula kebenaran-kebenaran yang telah dikemukakan Al-Qur’an sejak empat belas abad yang lalu. Allāhu Akbar. Allah Mahabesar kekuasaan-Nya.

Isi Kandungan Kosakata

1. Tajrī تَجْرِي (Yāsīn/36: 38)

Kata tajrī merupakan fi‘il muḍāri‘ (kata kerja berkelanjutan) dari kata jarā-yajrī-jaryan-jiryān( an), yang artinya “pergi”, “berjalan”, “beredar”, atau “mengalir”. Karena subjeknya di sini adalah matahari, maka maknanya yang tepat adalah “beredar”, dalam arti bahwa matahari itu beredar/bergerak menuju tempat pemberhentiannya. Matahari yang merupakan sebuah bintang yang besar yang bertetangga dengan planet bumi sebenarnya tidaklah berdiam saja di suatu tempat melainkan bergerak dan beredar pada garis edarnya, dan terus beredar sepanjang masa sampai hari Kiamat. Menurut Ibnu Jauzī, matahari itu beredar selamanya, dan tidak menetap pada suatu tempat (annahā tajrī abadan la taṡbutu fi makān(in) wāhid).

2. Al-‘Urjūn الْعُرْجُوْن (Yāsīn/36: 39)

Kata al-‘urjūn disebut hanya sekali dalam Al-Qur’an, yaitu dalam ayat ini. Ia ber-wazan fu‘lūn, diduga berasal dari kata al-in‘irāj, yang artinya “menjadi bengkok.” Menurut para mufasir, tempat beredar bulan selama satu bulan berjumlah 28 (dua puluh delapan) manāzil, yang dilaluinya sejak awal bulan sampai akhirnya. Apabila rembulan memasuki garis edarnya pada akhir-akhir peredarannya, maka ia tampak seperti sesuatu yang bengkok, mirip seperti pada saat ia memasuki awal-awal peredarannya pada awal bulan. Secara tradisional, kata ka al-‘urjūn al-qadīm diartikan “seperti tandan kering yang tua”.

3. Yasbaḥūn يَسْبَحُوْنَ (Yāsīn/36: 40)

Kata yasbaḥūn yang berhubungan dengan penggambaran fenomena alam, disebutkan dua kali dalam Al-Qur’an, dalam Surah al-Anbiyā' ayat 33 dan dalam ayat Surah Yāsīn ini. Kata ini dari sabaḥa-yasbaḥu-sibaḥat an yang secara harfiah artinya mengapung atau berenang. Seperti halnya orang yang berenang dalam keadaan mengapung di atas air, demikian pula benda-benda alam di langit juga berenang mengapung ditopang secara kokoh oleh sesuatu yang ada di sekelilingnya. Mengapungnya benda-benda alam di langit pada orbitnya masing-masing adalah pernyataan di luar ilmu pengetahuan orang Arab lima belas abad yang lampau. Al-Qur’an adalah kitab yang berisi petunjuk bagi hati dan rohani manusia, tetapi ia juga banyak membuka rahasia kebenaran ilmu pengetahuan yang belum diketahui oleh manusia pada waktu Al-Qur’an diturunkan.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto