Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 99 - Surat Yūnus (Yunus)
يونس
Ayat 99 / 109 •  Surat 10 / 114 •  Halaman 220 •  Quarter Hizb 22.75 •  Juz 11 •  Manzil 3 • Makkiyah

وَلَوْ شَاۤءَ رَبُّكَ لَاٰمَنَ مَنْ فِى الْاَرْضِ كُلُّهُمْ جَمِيْعًاۗ اَفَاَنْتَ تُكْرِهُ النَّاسَ حَتّٰى يَكُوْنُوْا مُؤْمِنِيْنَ

Wa lau syā'a rabbuka la'āmana man fil-arḍi kulluhum jamī‘ā(n), afa anta tukrihun-nāsa ḥattā yakūnū mu'minīn(a).

Seandainya Tuhanmu menghendaki, tentulah semua orang di bumi seluruhnya beriman. Apakah engkau (Nabi Muhammad) akan memaksa manusia hingga mereka menjadi orang-orang mukmin?

Makna Surat Yunus Ayat 99
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Setelah dijelaskan tentang manfaat iman lalu dijelaskan bahwa beriman atau tidak beriman adalah pilihan bagi setiap orang, karena jika Tuhanmu menghendaki, tentulah beriman semua orang di bumi seluruhnya. Tetapi apakah kamu wahai Nabi Muhammad hendak memaksa manusia agar mereka menjadi orang-orang yang beriman sedangkan mereka menutup hati untuk menerima kebenaran?

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Ayat ini menerangkan bahwa jika Allah berkehendak agar seluruh manusia beriman kepada-Nya, maka hal itu akan terlaksana, karena untuk melakukan yang demikian adalah mudah bagi-Nya. Tetapi Dia tidak menghendaki yang demikian. Dia berkehendak melaksanakan Sunnah-Nya di alam ciptaan-Nya ini. Tidak seorangpun yang dapat mengubah Sunnah-Nya itu kecuali jika Dia sendiri yang menghendakinya. Di antara Sunnah-Nya ialah memberi manusia akal, pikiran, dan perasaan yang membedakannya dengan malaikat dan makhluk-makhluk yang lain. Dengan akal, pikiran, dan perasaan, manusia menjadi makhluk yang berbudaya, dapat membedakan mana yang baik dan mana yang buruk, baik untuk dirinya, untuk orang lain maupun untuk alam semesta ini. Kemudian amal perbuatan manusia diberi balasan sesuai dengan perbuatan yang telah dilakukannya itu; perbuatan baik dibalas dengan pahala dan perbuatan jahat dan buruk dibalas dengan siksa.

Di samping itu, Allah mengutus para rasul untuk menyampaikan agama-Nya yang menerangkan kepada manusia mana yang baik dilakukan dan mana yang terlarang dilakukan. Manusia dengan akal, pikiran, dan perasaan yang dianugerahkan Allah kepadanya dapat menilai apa yang disampaikan para rasul. Tidak ada paksaan bagi manusia dalam menentukan pilihannya, baik atau buruk. Dan manusia akan dihukum berdasarkan pilihannya itu.

Isi Kandungan Kosakata

Matta’nāhum مَتَّعْنَاهُمْ (Yūnus/10: 98)

Kata dasarnya adalah matta’a yang berarti “terhampar dan tersedia”. Dari kata itu terambil kata matā’ yaitu terhampar dan tersedianya kesempatan untuk menikmati kesenangan untuk jangka waktu tertentu. Kata tamatta’u dalam Al-Qur’an mengandung ancaman, yaitu mempersilahkan manusia yang ingkar untuk menikmati kesenangan sementara, tetapi setelah itu Allah akan mengazab mereka.

Kata matta’nāhum di atas terdapat dalam Yūnus/10: 98. Ayat itu meng-ungkapkan pertanyaan Allah mengapa tidak ada satu negeri pun pada zaman lampau yang beriman, padahal iman itulah yang akan menghindarkan mereka dari azab Allah. Yang beriman hanya umat Nabi Yunus, karena itulah Allah menghindarkan mereka dari azab-Nya dan memberi mereka kesenangan sampai waktu tertentu.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto