Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 50 - Surat Yūnus (Yunus)
يونس
Ayat 50 / 109 •  Surat 10 / 114 •  Halaman 214 •  Quarter Hizb 22 •  Juz 11 •  Manzil 3 • Makkiyah

قُلْ اَرَءَيْتُمْ اِنْ اَتٰىكُمْ عَذَابُهٗ بَيَاتًا اَوْ نَهَارًا مَّاذَا يَسْتَعْجِلُ مِنْهُ الْمُجْرِمُوْنَ

Qul ara'aitum in atākum ‘ażābuhū bayātan au nahāram māżā yasta‘jilu minhul-mujrimūn(a).

Katakanlah (Nabi Muhammad), “Terangkanlah kepadaku, jika datang kepada kamu siksaan-Nya pada waktu malam atau siang hari, (siksa) manakah yang diminta untuk disegerakan oleh para pendurhaka itu?”

Makna Surat Yunus Ayat 50
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Katakanlah wahai Nabi Muhammad kepada orang-orang musyrik, “Terangkanlah kepadaku, jika datang kepada kamu siksaan-Nya pada waktu malam ketika kamu tidur nyenyak, atau siang hari ketika kamu sibuk dengan urusan duniamu, manakah yang diminta untuk disegerakan orang-orang yang berdosa itu?” Allah mampu menyegerakan azab yang mereka minta, tetapi Dia menunda, karena memberi kesempatan kepada para pendurhaka untuk bertobat dari perbuatan maksiat.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Allah memerintahkan kepada Rasulullah saw untuk mengatakan kepada orang-orang musyrik agar mereka itu menerangkan apa yang akan mereka lakukan seandainya siksaan Allah yang dijanjikan kepada mereka itu datang dengan tiba-tiba. Baik datangnya di waktu malam pada saat mereka tidur lelap, atau di waktu siang hari, pada saat mereka sibuk dengan urusan mereka, apakah orang-orang yang berdosa itu minta disegerakan juga, lalu apakah yang mereka inginkan, apakah mereka menginginkan siksaan akhirat yang akan ditimpakan kepada mereka pada hari pembalasan. Maka apapun pilihan mereka, itu hanyalah menunjukkan kepicikan dan kebodohan mereka, sebab janji Allah pasti akan datang dan tidak seorangpun dapat menghalang-halanginya. Pernyataan ini mengandung ejekan terhadap mereka karena pada umumnya orang yang berbuat jahat dan bergelimang dalam kedurhakaan merasa takut akan siksaan yang akan ditimpakan kepadanya. Lambat laun siksaan itu tentu akan datang juga, dan mereka tidak akan dapat mengelakkan diri dari siksaan itu.

Isi Kandungan Kosakata

Liqā’ Allah لِقَاء اللّٰه (Yūnus/10: 45)

Al-Liqā’ masdar dari laqiya-yalqa artinya bertemu sesuatu baik sesuatu bersifat inderawi atau bersifat abstrak, seperti firman Allah: walaqad kuntum tamannauna al-mauta min qabli an talqauhu (وَلَقَدْ كُنْتُمْ تَمَنَّوْنَ الْمَوْتَ مِنْ قَبْلِ اَنْ تَلْقَوْهُ) (Āli ‘Imrān/3: 143)

Kata liqā’ Allah dalam Al-Qur’an merujuk pada arti kiamat, kebangkitan, hisab dan nasib manusia di akhirat. Liqā’ Allah sebagai Hari Kiamat karena pada hari itulah manusia bertemu dengan Allah dan malaikat serta manusia-manusia lainnya, juga dengan amal baik buruknya yang pernah diperbuat di dunia.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto