Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 208 - Surat Al-Baqarah (Sapi)
البقرة
Ayat 208 / 286 •  Surat 2 / 114 •  Halaman 32 •  Quarter Hizb 4 •  Juz 2 •  Manzil 1 • Madaniyah

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا ادْخُلُوْا فِى السِّلْمِ كَاۤفَّةً ۖوَّلَا تَتَّبِعُوْا خُطُوٰتِ الشَّيْطٰنِۗ اِنَّهٗ لَكُمْ عَدُوٌّ مُّبِيْنٌ

Yā ayyuhal-lażīna āmanudkhulū fis-silmi kāffah(tan), wa lā tattabi‘ū khuṭuwātisy-syaiṭān(i), innahū lakum ‘aduwwum mubīn(un).

Wahai orang-orang yang beriman, masuklah ke dalam Islam (kedamaian) secara menyeluruh dan janganlah ikuti langkah-langkah setan! Sesungguhnya ia musuh yang nyata bagimu.

Makna Surat Al-Baqarah Ayat 208
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Wahai orang-orang yang beriman! Masuklah ke dalam Islam secara keseluruhan. Kata as-silm atau as-salm di sini berarti Islam. Laksanakanlah Islam secara total, tidak setengah-setengah, dan janganlah kamu ikuti langkah-langkah setan yang menyesatkan dan memecah belah kamu. Sungguh, ia musuh yang nyata bagimu. Ayat ini diturunkan berkaitan dengan seorang Yahudi bernama abdullah bin Salam. Ia memeluk Islam tetapi masih mengerjakan sejumlah ajaran Yahudi, seperti mengagungkan Hari Sabat dan enggan mengonsumsi daging dan susu unta.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Ayat ini menekankan agar orang-orang mukmin, baik yang baru saja masuk Islam seperti halnya seorang Yahudi yang bernama Abdullah bin Salam, maupun orang munafik yang masih melakukan hal-hal yang bertentangan dengan ajaran Islam agar mereka taat melaksanakan ajaran Islam sepenuhnya, jangan setengah-setengah, jangan seperti mengerjakan ibadah puasa pada bulan Ramadan tetapi salat lima waktu ditinggalkan, dan jangan bersifat sebagaimana yang digambarkan Allah di dalam Al-Qur’an tentang sifat orang Yahudi yang berbunyi:

اَفَتُؤْ ِنُوْنَ بِبَعْضِ الْكِتٰبِ وَتَكْفُرُوْنَ بِبَعْضٍ

… Apakah kamu beriman kepada sebagian Kitab (Taurat) dan ingkar kepada sebagian (yang lain)? …. (al-Baqarah/2: 85).

Dan janganlah mengikuti langkah-langkah dan ajaran setan, karena setan selalu mengajak kepada kejahatan yang menyebabkan banyak orang meninggalkan perintah Allah dan melanggar larangan-larangan-Nya.

Isi Kandungan Kosakata

Kāffah كَافَّةْ (al-Baqarah/2: 208)

Berasal dari kata kaff “telapak tangan” atau kaffa “menghambat sesuatu dengan tangan”. Dalam Al-Qur’an dinyatakan bahwa Nabi Muhammad diutus tiada lain kecuali untuk kāffatan bagi manusia (Saba’/34:28), yaitu sebagai penghambat mereka dari segala perbuatan-perbuatan yang tidak baik. Juga berarti “seluruhnya”, karena “menghambat dengan tangan” berarti “mencegahnya sama sekali”. Pengertian ini, misalnya, terdapat dalam al-Baqarah/2: 208, di mana Allah meminta mereka yang beriman masuk Islam dan melaksanakan ajarannya secara keseluruhan, yaitu secara total dan sempurna, tanpa mengamalkan sebagian dan mengabaikan sebagian yang lain.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto