Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 209 - Surat Al-Baqarah (Sapi)
البقرة
Ayat 209 / 286 •  Surat 2 / 114 •  Halaman 32 •  Quarter Hizb 4 •  Juz 2 •  Manzil 1 • Madaniyah

فَاِنْ زَلَلْتُمْ مِّنْۢ بَعْدِ مَا جَاۤءَتْكُمُ الْبَيِّنٰتُ فَاعْلَمُوْٓا اَنَّ اللّٰهَ عَزِيْزٌ حَكِيْمٌ

Fa'in zalaltum mim ba‘di mā jā'atkumul-bayyinātu fa‘lamū annallāha ‘azīzun ḥakīm(un).

Maka, jika kamu menyimpang (dari jalan Allah) setelah bukti-bukti kebenaran yang nyata sampai kepadamu, ketahuilah bahwa Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

Makna Surat Al-Baqarah Ayat 209
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Tetapi jika kamu tergelincir akibat berbuat maksiat dan tidak melaksanakan Islam secara keseluruhan, kaffah, setelah bukti-bukti yang nyata, yakni dalil tentang kebenaran Islam, sampai kepadamu melalui wahyu yang dibawa oleh para nabi, ketahuilah bahwa Allah Mahaperkasa. Tidak ada yang dapat menghalangi siksaan-Nya. Allah juga Mahabijaksana dalam segala perbuatan-Nya.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Meskipun Allah menekankan kepada kaum Muslimin agar ajaran Islam dilaksanakan secara keseluruhan, perintah Allah ditaati, larangan-Nya dijauhi, namun masih ada juga orang yang tergelincir, lalu berbuat sekehendak hatinya, padahal bukti-bukti kebenaran agama Islam cukup jelas baginya. Hendaklah mereka ingat bahwa Allah Mahakuasa untuk mengadakan pembalasan, dan jika Allah menghendaki, tidak ada suatu kekuasaan dan kekuatan apa pun yang dapat menghalangi-Nya, dan Allah Mahabijaksana.

Dia tidak akan membiarkan pelanggar-pelanggar hukum, tetapi Dia akan membalasnya setimpal dengan kesalahan-kesalahan dan kejahatan-kejahatan yang telah dilakukan.

Isi Kandungan Kosakata

Kāffah كَافَّةْ (al-Baqarah/2: 208)

Berasal dari kata kaff “telapak tangan” atau kaffa “menghambat sesuatu dengan tangan”. Dalam Al-Qur’an dinyatakan bahwa Nabi Muhammad diutus tiada lain kecuali untuk kāffatan bagi manusia (Saba’/34:28), yaitu sebagai penghambat mereka dari segala perbuatan-perbuatan yang tidak baik. Juga berarti “seluruhnya”, karena “menghambat dengan tangan” berarti “mencegahnya sama sekali”. Pengertian ini, misalnya, terdapat dalam al-Baqarah/2: 208, di mana Allah meminta mereka yang beriman masuk Islam dan melaksanakan ajarannya secara keseluruhan, yaitu secara total dan sempurna, tanpa mengamalkan sebagian dan mengabaikan sebagian yang lain.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto