Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 11 - Surat Al-Furqān (Pembeda)
الفرقان
Ayat 11 / 77 •  Surat 25 / 114 •  Halaman 360 •  Quarter Hizb 36.75 •  Juz 18 •  Manzil 4 • Makkiyah

بَلْ كَذَّبُوْا بِالسَّاعَةِۙ وَاَعْتَدْنَا لِمَنْ كَذَّبَ بِالسَّاعَةِ سَعِيْرًا

Bal każżabū bis-sā‘ah(ti), wa a‘tadnā liman każżaba bis-sā‘ati sa‘īrā(n).

Sebenarnya mereka mendustakan hari Kiamat. Kami menyediakan neraka yang menyala-nyala bagi siapa yang mendustakan hari Kiamat.

Makna Surat Al-Furqan Ayat 11
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Sebetulnya bukan alasan-alasan terdahulu itu yang menjadikan kaum kafir menolak risalah Nabi Muhammad. Yang paling memotivasi mereka untuk menolak risalah beliau adalah karena mereka mendustakan hari Kiamat. Dan Kami telah menyediakan neraka yang menyala-nyala bagi siapa yang mendustakan hari Kiamat sebagai balasan atas perbuatan mereka.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Pada ayat ini Allah menegaskan lagi bahwa orang-orang kafir itu telah jauh tersesat dari jalan yang benar, bahkan mereka mendustakan pula datangnya hari Kiamat, hari pembalasan di mana semua amal perbuatan manusia dibalas dengan adil. Perbuatan baik dibalas dengan pahala yang berlipat ganda, perbuatan jahat dibalas dengan azab yang pedih. Mereka mendustakan hari Kiamat itu agar mereka berbuat sewenang-wenang terhadap kaum yang lemah, bersimaharajalah melakukan kezaliman, oleh sebab itu Allah mengancam mereka dengan api neraka yang menyala-nyala akibat keingkaran dan kedurhakaan mereka, akibat perbuatan jahat mereka di dunia.

Isi Kandungan Kosakata

1. Tagayyuẓan wa zafīran تَغَيُّظًا وَزَفِيْرًا (al-Furqān/25: 12)

Tagayyuẓan artinya kegeraman, terambil dari kata al-gaiẓ yang berarti memuncaknya kemarahan dari seseorang. Sering juga dikatakan jika orang sedang marah darahnya mendidih. Tagayyuẓ berarti memperlihatkan kemarahan. Terkadang disertai juga dengan suara yang meledak-ledak.Dari sini muncul arti “geram”.

Zafīr akar katanya (ز- ف- ر) yang mempunyai dua arti. Pertama, muatan, beban, dan bawaan (ḥiml). Seorang lelaki disebut zufar karena dia membawa muatan berupa harta benda. Sungai yang besar juga disebut demikian karena membawa air yang banyak. Kedua, suara. Pengertian kedua inilah yang tepat dengan ayat ini. Pada mulanya zafīr adalah untuk nafas yang terengah-engah (taraddudun nafas) atau nafas yang panjang sehingga tulang rusuknya membesar. Dari sini muncul arti “nyala”.

Tagayyuẓ dan zafīr adalah gambaran penghuni neraka yang mengeluarkan suara geram dan nyala. Dengan dua gambaran ini saja sudah cukup bisa membayangkan situasi kejiwaan mereka yang diliputi oleh seribu macam kekalutan dan kemarahan dan lain sebagainya.

2. Ṡubūran ثُبُوْرًا (al-Furqān/25: 13)

Akar kata dari (ث - ب- ر) mempunyai tiga arti. Pertama, kemudahan. Kedua, kerusakan atau kecelakaan. Ketiga, menekuni satu pekerjaan secara terus menerus. Dari ketiga arti ini, arti kedua lah yang dimaksud oleh ayat ini.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto