Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 9 - Surat Al-Qamar (Bulan)
القمر
Ayat 9 / 55 •  Surat 54 / 114 •  Halaman 529 •  Quarter Hizb 53.75 •  Juz 27 •  Manzil 7 • Makkiyah

۞ كَذَّبَتْ قَبْلَهُمْ قَوْمُ نُوْحٍ فَكَذَّبُوْا عَبْدَنَا وَقَالُوْا مَجْنُوْنٌ وَّازْدُجِرَ

Każżabat qablahum qaumu nūḥin fakażżabū ‘abdanā wa qālū majnūnuw wazdujir(a).

Sebelum mereka, kaum Nuh juga telah mendustakan (rasul). Mereka mendustakan hamba Kami (Nuh) dan mengatakan, “(Dia) orang gila!” Dia pun dibentak (dengan cacian dan lainnya).

Makna Surat Al-Qamar Ayat 9
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Ayat-ayat berikut menguraikan siksaan duniawi atas orang-orang yang mengingkari para rasul. Sebelum mereka, yaitu kaum musyrik Mekah, sebagian besar kaum Nabi Nuh juga telah mendustakan dan menolak dakwah hamba Kami. Maka mereka mendustakan Nabi Nuh, hamba Kami yang terpilih, dan mengatakan, Dia adalah orang gila! Lalu diusirnya dengan ancaman, ejekan, dan makian dari hampir seluruh kaumnya.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Sebelum umat Nabi Muhammad saw, kaum Nuh telah terlebih dahulu mendustakan kerasulan Nabi Nuh. Mereka mendustakan kerasulan Nabi Nuh bahkan mereka menuduhnya gila serta mengancam dan menakut-nakuti Nabi Nuh supaya menghentikan dakwahnya, jika tidak mereka akan merajamnya.

Isi Kandungan Kosakata

1. Bimā'in Munhamir بِمَاءٍ مُنْهَمِرٍ (al-Qamar/54: 11)

Bimā'in munhamir artinya air yang sangat deras, berasal dari kata al-hamru, artinya mencurahkan air, menuangkan air, atau mencucurkan air mata dengan sangat deras. Dari sini muncul kata inhamara, yang artinya air yang tercurah dengan deras. Dalam konteks ayat ini, Allah mengabulkan doa Nabi Nuh, untuk menghukum kaumnya yang mendustakan risalah yang disampaikannya dengan mencurahkan air yang sangat deras dari langit yang telah dibuka pintu-pintunya lebar-lebar.

2. Yassarnal-Qur'ān يَسَّرْنَا الْقُرْان (al-Qamar/54: 17)

Yassarnal-Qur'ān artinya “Kami memudahkan Al-Qur’an.” Akar kata yang terdiri dari (yā’-sīn-rā’) mengandung arti mudah, gampang. Sesuatu yang sedikit juga disebut yasīr, karena sesuatu yang sedikit mudah untuk didapatkan. Ayat ini menegaskan bahwa Allah telah betul-betul memudahkan Al-Qur’an bagi mereka yang mau mengambil pelajaran. Dalam kenyataannya Al-Qur’an gampang untuk dibaca, dihapalkan, dan dipelajari. Sangat banyak anak-anak yang masih belum mengerti arti ayat-ayat Al-Qur’an, namun mereka telah bisa membacanya dengan baik dan fasih, sebagaimana pada Taman Kanak-kanak Al-Qur’an yang menjamur saat ini. Banyak juga anak-anak yang hafal Al-Qur’an dengan baik. Jumlah penghafal Al-Qur’an juga sangat banyak. Al-Qur’an juga gampang dipelajari artinya pada saat ini. Metode menerjemahkan Al-Qur’an juga sudah banyak diperkenalkan dan banyak yang mampu menerjemahkan Al-Qur’an. Semuanya menunjukkan tentang keistimewaan Al-Qur’an.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto