Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 3 - Surat Al-Qaṣaṣ (Kisah-Kisah)
القصص
Ayat 3 / 88 •  Surat 28 / 114 •  Halaman 385 •  Quarter Hizb 39.25 •  Juz 20 •  Manzil 5 • Makkiyah

نَتْلُوْا عَلَيْكَ مِنْ نَّبَاِ مُوْسٰى وَفِرْعَوْنَ بِالْحَقِّ لِقَوْمٍ يُّؤْمِنُوْنَ

Natlū ‘alaika min naba'i mūsā wa fir‘auna bil-ḥaqqi liqaumiy yu'minūn(a).

Kami membacakan kepadamu sebagian dari kisah Musa dan Firʻaun dengan sebenarnya untuk kaum beriman.

Makna Surat Al-Qasas Ayat 3
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Salah satu aspek penjelasannya adalah Kami melalui Malaikat Jibril membacakan yakni menyampaikan kepadamu sebagian episode dari kisah penting Nabi Musa dan Firaun, penguasa Mesir pada masanya. Pembacaan dan penyampaian itu dilakukan dengan sebenar-nya dan sesuai dengan kenyataan untuk dimanfaatkan oleh orang-orang yang beriman dengan cara menarik pelajaran dari kisah tersebut.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Pada ayat ini dijelaskan bahwa Allah membacakan kepada Nabi Muhammad dengan perantaraan Jibril ayat-ayat yang berhubungan dengan kisah Nabi Musa dan Fir‘aun untuk menjadi pelajaran bagi orang-orang yang beriman. Dengan memperhatikan kisah itu, di mana mereka mengetahui bahwa nasib orang-orang yang durhaka mendapat azab dan orang-orang mukmin terbebas dari penindasan orang-orang zalim, mereka bertambah yakin bahwa Al-Qur’an memang wahyu yang diturunkan Allah kepada Muhammad saw.

Dalam ayat ini disebutkan bahwa kisah Nabi Musa diceritakan khusus bagi kaum mukminin saja, padahal Al-Qur’an diturunkan untuk semua umat manusia baik yang beriman maupun yang kafir. Tujuannya adalah untuk menjelaskan bahwa hanya orang-orang beriman yang dapat mengambil manfaat dari pemaparan kisah-kisah umat terdahulu karena mereka mempunyai pikiran yang jernih dan hati yang suci, serta tidak dipengaruhi oleh hal-hal yang mengotori jiwa dan akal.

Adapun orang-orang kafir dan tetap dalam kekafiran tidak akan mungkin mendapat manfaat daripadanya, karena mereka telah jauh terperosok ke dalam kemusyrikan. Hati mereka telah dikuasai oleh perasaan dengki, sombong, dan takabur, serta suka memperturutkan hawa nafsu, sehingga sulit bagi mereka menerima kebenaran yang bertentangan dengan keinginan dan kemauan mereka. Bagaimana pun jelasnya ayat-ayat dan bukti-bukti yang dikemukakan, mereka akan tetap mengingkari dan menolaknya dengan berbagai alasan yang dicari-cari seperti mengatakan bahwa Muhammad saw sudah gila atau mukjizat yang diturunkan kepadanya hanya sihir belaka.

Isi Kandungan Kosakata

1. ‘Alā عَلَا (al-Qaṣaṣ/28: 4)

Kata ‘alā adalah fi’il māḍī (kata kerja yang menunjukkan waktu yang lampau), yaitu ‘alā -ya’lū-’uluwwan , yang berarti meninggi. Yang dimaksud disini adalah merasa diri lebih tinggi daripada yang lain. Akan tetapi, perasaan itu bukan pada tempatnya karena ia tidak memiliki dasar bahkan bertentangan dengan tolok ukur yang benar, misalnya tolok ukur pertim-bangan akal atau agama. Seorang yang berpengaruh dalam ukuran agama dan akal lebih tinggi daripada orang yang bodoh.

Dalam ayat 4 Surah al-Qaṣaṣ disebutkan bahwa Fir‘aun berbuat sewenang-wenang di bumi karena merasa dirinya lebih tinggi daripada yang lain.

2. Yastaḥyī يَسْتَحْيِ (al-Qaṣaṣ/28: 84)

Secara bahasa yastaḥyī berasal dari kata al-ḥayah yang artinya hidup. Kemudian, kata kerjanya mendapat imbuhan alif, sin, dan ta’, maka artinya menjadi membiarkan hidup. Penyebutan kata ini dengan makna khusus pada ayat ini dimaksudkan untuk memberikan isyarat bahwa kebijakan membiarkan hidup bagi para wanita Yahudi yang dilakukan oleh Fir‘aun dan pasukannya bukan karena kasih sayang mereka. Sikap mereka itu ditujukan untuk penyiksaan terhadap para wanita itu dengan menjadikannya sebagai budak dan sarana pemuas seksual.

Selain makna di atas, ada pula sebagian ulama yang memahami yastaḥyī merupakan kata yang berasal dari al-ḥayā’ yang artinya malu. Dengan arti ini, mereka ingin menunjukkan bahwa Fir‘aun dan tentaranya ingin mempermalukan para wanita Yahudi itu dengan cara pelecehan seksual, atau dengan memeriksa kemaluannya untuk diketahui apakah mereka hamil atau tidak. Namun pendapat ini sangat lemah dan dinilai tidak populer.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto