Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 57 - Surat An-Najm (Bintang)
النّجم
Ayat 57 / 62 •  Surat 53 / 114 •  Halaman 528 •  Quarter Hizb 53.5 •  Juz 27 •  Manzil 7 • Makkiyah

اَزِفَتِ الْاٰزِفَةُ ۚ

Azifatil-āzifah(tu).

(Hari Kiamat) yang dekat makin mendekat.

Makna Surat An-Najm Ayat 57
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Di antara peringatan Nabi Muhammad adalah kepastian akan datangnya hari kiamat yang semakin hari semakin dekat. Sesuatu yang dekat, yaitu hari kiamat, kedatangannya telah makin mendekat

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Ayat ini menerangkan, bahwa hari Kiamat sudah dekat masanya dan neraka telah tersedia, tiap manusia akan menerima balasan sesuai dengan perbuatannya, maka waspadalah, agar kamu tidak termasuk di antara orang yang binasa, yaitu pada suatu hari yang tidak berguna. Pada waktu itu harta dan anak tidak dapat memberi manfaat kepada anggota keluarga lainnya sedikit pun dan mereka tidak mendapat pertolongan apa pun, kecuali orang yang datang menghadapi Allah dengan hati yang bersih.

اِذَا وَقَعَتِ الْوَاقِعَةُۙ ١ لَيْسَ لِوَقْعَتِهَا كَاذِبَةٌ ۘ ٢

Apabila terjadi hari Kiamat, terjadinya tidak dapat didustakan (disangkal). (al-Wāqi‘ah/56: 1-2)

Dan tersebut dalam hadis:

مَثَلِىْ وَ مَثَلُ السَّاعَةِ كَهَاتَيْنِ وَفَرَّقَ بَيْنَ إِصْبَعَيْهِ الوُسْطَى وَالَّتِيْ تَلِي الاِبْهَامَ. (رواه أحمد)

Kerasulanku ini dibandingkan dengan hari Kiamat adalah seperti dua ini, dan beliau menceraikan antara dua anak jari-jari tengah dan telunjuk. (Riwayat Aḥmad)

Isi Kandungan Kosakata

1. Tatamārā تَتَمَارَى (an-Najm/53: 55)

Tatamārā berasal dari kata al-miryah yaitu “ragu-ragu”. Mirāu′ adalah “bertengkar” karena kedua pihak saling meragukan. Tatamārā berarti bertengkar dalam arti saling meragukan, dalam hal ini adalah nikmat Allah. Yang bertengkar karena saling meragukan itu adalah orang-orang kafir.

2. Sāmidūn سَامِدُوْن (an-Najm/53:61)

Sāmidūn kata dasarnya adalah sammada masdarnya as-samūdu artinya “lengah”, “lalai” seperti unta yang mengangkat kepalanya ke atas sambil berjalan sehingga ia tidak melihat jalan atau bahaya. Sāmidūn adalah orang-orang yang lalai dan lengah akan kematiannya atau kiamat, dan asyik bergembira ria tanpa memikirkan hari esok.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto