Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 45 - Surat Aṭ-Ṭūr (Gunung)
الطّور
Ayat 45 / 49 •  Surat 52 / 114 •  Halaman 525 •  Quarter Hizb 53.25 •  Juz 27 •  Manzil 7 • Makkiyah

فَذَرْهُمْ حَتّٰى يُلٰقُوْا يَوْمَهُمُ الَّذِيْ فِيْهِ يُصْعَقُوْنَۙ

Fażarhum ḥattā yulāqū yaumahumul-lażī fīhi yuṣ‘aqūn(a).

Biarkanlah mereka (dalam kesesatan) hingga mereka menemui hari (yang dijanjikan kepada) mereka yang pada hari itu mereka dibinasakan,

Makna Surat At-Tur Ayat 45
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Karena mereka meremehkan hal itu, maka biarkanlah mereka dalam kesesatannya, wahai Nabi Muhammad, hingga mereka menemui hari jatuhnya ancaman yang dijanjikan kepada mereka. Pada hari itu, hari kiamat, mereka pasti dibinasakan sebagai balasan atas keingkaran mereka.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Kemudian Allah memerintahkan kepada Rasul-Nya untuk membiar-kan mereka dalam keadaan keras kepala seperti itu, dan tidak mengacuhkan mereka hingga datangnya suatu hari dimana mereka akan dibalas dengan kehancuran disebabkan oleh kejahatan mereka, yaitu pada Perang Badar seperti yang dikatakan oleh Biqā‘i menurut ẓahir ayat ini, atau sampai datang hari kebangkitan manusia di akhirat, sebagaimana firman Allah:

وَنُفِخَ فِى الصُّوْرِ فَصَعِقَ مَنْ فِى السَّمٰوٰتِ وَمَنْ فِى الْاَرْضِ اِلَّا مَنْ شَاۤءَ اللّٰهُ ۗ ثُمَّ نُفِخَ فِيْهِ اُخْرٰى فَاِذَا هُمْ قِيَامٌ يَّنْظُرُوْنَ

Dan sangkakala pun ditiup, maka matilah semua (makhluk) yang di langit dan di bumi kecuali mereka yang dikehendaki Allah. Kemudian ditiup sekali lagi (sangkakala itu) maka seketika itu mereka bangun (dari kuburnya) menunggu (keputusan Allah). (az-Zumar/39: 68)

Isi Kandungan Kosakata

Saḥābun-Markūm سَحَابٌ مَرْكُوْمٌ (aṭ-Ṭur/52: 44).

Ungkapan saḥābun-markūm terdiri dari dua kata, saḥāb dan markūm. Yang pertama mauṣuf (yang disifati), dan yang kedua, markūm, adalah sifat yang artinya “terhimpun” atau bertumpuk. Saḥābun-markūm berarti “awan yang terhimpun dan menumpuk.” Orang kafir, kalau mereka melihat hujan deras turun dari langit, hanya berkomentar: itu merupakan bagian dari awan yang lebat di langit. Kejadian itu tidak membuat mereka surut dari kekafiran. Ini menggambarkan betapa keras keingkaran mereka, meskipun kejadian berupa turunnya air hujan dari langit bukankah sekadar kejadian alami semata, tetapi terjadi karena kekuasaan Allah swt.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto