Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 68 - Surat Az-Zukhruf (Perhiasan dari Emas)
الزّخرف
Ayat 68 / 89 •  Surat 43 / 114 •  Halaman 494 •  Quarter Hizb 50.25 •  Juz 25 •  Manzil 6 • Makkiyah

يٰعِبَادِ لَاخَوْفٌ عَلَيْكُمُ الْيَوْمَ وَلَآ اَنْتُمْ تَحْزَنُوْنَۚ

Yā ‘ibādi lā khaufun ‘alaikumul-yauma wa lā antum taḥzanūn(a).

(Dikatakan kepada mereka,) “Wahai hamba-hamba-Ku, tidak ada ketakutan bagimu pada hari ini (kiamat) dan tidak pula kamu bersedih.

Makna Surat Az-Zukhruf Ayat 68
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Allah telah menggambarkan dalam ayat-ayat yang lalu tentang keadaan Bani Israil yang memperoleh azab yang amat pedih di hari Kiamat karena ke zaliman mereka. Selanjutnya, Allah menggambarkan ke nikmatan yang akan di peroleh oleh orang-orang saleh di dalam surga. “Wahai hamba-hamba-Ku yang mengikuti jalan-Ku yang lurus! Tidak ada ketakutan bagimu pada hari Kiamat itu dan tidak pula kamu bersedih hati dalam menghadapi keadaan apa pun pada hari itu.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Dalam ayat ini diterangkan pernyataan Allah kepada orang-orang yang beriman, pada waktu terjadi hari Kiamat, yang pada saat itu semua manusia berada dalam kebingungan dan ketakutan. Allah berkata kepada mereka, “Wahai hamba-hamba-Ku, tidak ada sesuatu pun yang perlu kamu takutkan dan khawatirkan pada hari Kiamat, kamu semua telah menempuh jalan yang lurus selama hidup di dunia dan telah melakukan segala sesuatu karena cintamu kepada-Ku dan karena kamu mencari keridaan-Ku. Karena itu, pada hari ini, kamu semua berada di bawah perlindungan-Ku dan dalam jaminan keamanan dari-Ku. Wahai hamba-hamba-Ku, janganlah kamu bersedih hati karena berpisah dengan dunia dan janganlah khawatir menghadapi hidup pada masa yang akan datang. Hendaklah kamu yakin bahwa sejak saat ini, kamu telah lepas dari segala cobaan dan malapetaka yang akan menimpamu, dan pada saat ini pula kamu akan menempati tempat yang paling baik yang tak ada tandingannya, yaitu surga yang mempunyai kenikmatan yang sempurna.”

Isi Kandungan Kosakata

1. Al-Akhillā’u اَلأَخِلاَّءُ (az-Zukhruf/43: 67)

Kata al-akhillā’u adalah bentuk jamak dari kata khalīl, yaitu teman akrab yang persahabatannya telah masuk ke relung hati masing-masing, atau kekasih. Kata lain yang seasal dengan khalīl disebut 3 kali dalam Al-Qur’an, yakni pada Surah al-Furqān/25: 28, an-Nisā'/4:125 dan al-Isrā’/17: 73.

Kata khalīl berasal dari kata al-khullah yang berarti celah, yakni ruang kosong yang terdapat di antara dua benda, atau yang berarti fakir, yakni orang yang sangat membutuhkan. Seseorang yang mempunyai kebutuhan menunjukkan adanya celah-celah kekosongan dalam hidupnya yang mendorong dia berusaha keras menutupinya, atau membutuhkan orang lain yang dapat membantu untuk menutupinya. Kekosongan di sini adalah kekosongan jasmani dan rohani. Kekosongan jasmani dapat ditutupi dengan materi, sedangkan kekosongan rohani hanya dapat ditutupi dengan siraman rohani, seperti kasih sayang, cinta dan sebagainya. Dari sinilah lahir istilah khalīl yang diartikan sebagai “kekasih.”

Kata khalīl yang diambil dari kata khullah, juga dipergunakan untuk pengertian “kekasih yang sejati”. Kasih seperti ini hanya dimiliki Allah dan orang-orang yang tertentu yang telah mendapat petunjuk dari Allah. Nabi Ibrahim diangkat Allah sebagai khalīl (an-Nisā'/4:125), karena cintanya yang sejati kepada Allah. Karena cinta sejatinya itulah, Nabi Ibrahim berjuang menyiarkan agama tauhid, rela dibakar oleh raja Namrud, bahkan rela mengorbankan anak kandungnya. Cintanya kepada Allah menghapuskan cintanya kepada selain Allah.

2. Biṣiḥāfin بِصِحَافٍ (az-Zukhruf/43: 71)

Kata ṣiḥāf adalah jamak dari ṣaḥfah yang secara literal berarti sesuatu yang terbentang secara lebar dan luas. Karena itu permukaan tanah disebut aṣ-ṣaḥīf. Aṣ-ṣaḥfah juga berarti piring besar, bahkan juga wajah, lembaran atau kertas yang digunakan untuk menulis disebut aṣ-ṣaḥīfah.

Kata ṣiḥaf yang berbentuk jamak dari aṣ-ṣaḥfah disebut satu kali dalam Al-Qur’an, yang berarti piring-piring besar (az-Zukhruf/43: 71). Ayat tersebut berbicara dalam konteks kenikmatan yang diberikan Allah kepada penghuni surga.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto