Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 51 - Surat Az-Zumar (Rombongan)
الزّمر
Ayat 51 / 75 •  Surat 39 / 114 •  Halaman 464 •  Quarter Hizb 47 •  Juz 24 •  Manzil 6 • Makkiyah

فَاَصَابَهُمْ سَيِّاٰتُ مَا كَسَبُوْا ۗوَالَّذِيْنَ ظَلَمُوْا مِنْ هٰٓؤُلَاۤءِ سَيُصِيْبُهُمْ سَيِّاٰتُ مَا كَسَبُوْا ۙوَمَا هُمْ بِمُعْجِزِيْنَ

Fa'aṣābahum sayyi'ātu mā kasabū, wal-lażīna ẓalamū min hā'ulā'i sayuṣībuhum sayyi'ātu mā kasabū, wa mā hum bimu‘jizīn(a).

Lalu, mereka ditimpa (bencana akibat) keburukan-keburukan yang mereka perbuat. Orang-orang yang zalim di antara mereka juga akan ditimpa (bencana akibat) keburukan-keburukan yang mereka perbuat dan tidak dapat melepaskan diri (darinya).

Makna Surat Az-Zumar Ayat 51
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Lalu karena itu, mereka ditimpa bencana dari akibat buruk dari apa yang mereka perbuat di dunia. Dan demikian pula orang-orang yang zalim di antara mereka juga akan dikenai bencana dari akibat buruk apa yang telah mereka kerjakan dan mereka tidak dapat melepaskan diri dari azab itu.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Ayat ini menjelaskan bahwa mereka ditimpa oleh akibat buruk dari apa yang mereka lakukan. Allah mempercepat datangnya azab kepada mereka seperti Karun yang ditelan bumi, gelegar halilintar yang menyambar kaum Lut, dan bencana abadi yang akan menimpa mereka di akhirat. Orang-orang yang zalim di antara mereka akan ditimpa akibat buruk dari usahanya, termasuk pula orang-orang musyrikin yang selalu menentang Rasulullah saw. Mereka pasti akan ditimpa azab sebagai akibat buruk dari kekafiran mereka seperti azab yang ditimpakan kepada orang-orang terdahulu. Di antara contoh azab itu ialah bencana kelaparan yang melanda mereka selama tujuh tahun, pemuka-pemuka mereka terbunuh dan ditawan pada waktu Perang Badar. Mereka juga tidak akan dapat lolos dan melarikan diri dari azab Allah pada hari Kiamat.

Isi Kandungan Kosakata

Khawwalnāhu خَوَّلْنَاهُ (az-Zumar/39: 49)

Kata khawwalnāhu berarti Kami (Allah) memberikan kepadanya, berasal dari fi‘il khawwala-yukhawwilu-takhwīl an yang berarti memberikan. Kata khawwala dan serumpun dengannya disebutkan 3 (tiga) kali dalam Al-Qur’an dan semuanya berarti memberikan.

Ayat 49 Surah az-Zumar tersebut berbicara tentang perangai manusia yang cenderung mengikuti hawa nafsu dan teperdaya oleh kenikmatan duniawi dan faktor lahiriah. Jika ditimpa musibah, dia datang menghadap Tuhannya, dan jika dianugerahi nikmat, dia melupakannya dan menyatakan bahwa nikmat itu berkat kepandaian dan pengalamannya.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto