Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 52 - Surat Az-Zumar (Rombongan)
الزّمر
Ayat 52 / 75 •  Surat 39 / 114 •  Halaman 464 •  Quarter Hizb 47 •  Juz 24 •  Manzil 6 • Makkiyah

اَوَلَمْ يَعْلَمُوْٓا اَنَّ اللّٰهَ يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَّشَاۤءُ وَيَقْدِرُ ۗاِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيٰتٍ لِّقَوْمٍ يُّؤْمِنُوْنَ ࣖ

Awalam ya‘lamū annallāha yabsuṭur-rizqa limay yasyā'u wa yaqdir(u), inna fī żālika la'āyātil liqaumiy yu'minūn(a).

Tidakkah mereka mengetahui bahwa Allah melapangkan rezeki bagi siapa yang Dia kehendaki dan menyempitkannya (bagi siapa yang Dia kehendaki)? Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang beriman.

Makna Surat Az-Zumar Ayat 52
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Dan tidakkah mereka mengetahui dan menyadari bahwa Allah melapangkan rezeki bagi siapa yang Dia kehendaki dan juga membatasinya bagi siapa yang Dia kehendaki? Sesungguhnya pada yang demikian, yakni melapangkan dan menyempitkan rezeki itu, terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang beriman.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Pada ayat ini, Allah memperlihatkan bukti atas kekuasaan, keagungan dan kebijaksanaan-Nya. Orang-orang musyrikin itu tidak mengetahui bahwa Allah-lah yang melapangkan rezeki kepada siapa yang Ia kehendaki dan menyempitkan bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Suatu kenyataan yang tak dapat dibantah bahwa keadaan manusia berbeda-beda tentang milik dan kekayaannya, ada yang sangat kaya dan ada yang sangat miskin. Hal yang demikian itu tidak dapat dikaitkan hanya dengan kepandaian atau keterampilan saja. Kadang-kadang yang berpendidikan tinggi hidupnya serba kekurangan sebaliknya yang berpendidikan rendah hidupnya serba berkecukupan.

Sesungguhnya pada kejadian itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang beriman. Mereka mengetahui bahwa semua itu diatur oleh Allah. Tidak ada suatu kejadian pun dalam kehidupan ini yang di luar aturan-Nya.

Isi Kandungan Kosakata

Khawwalnāhu خَوَّلْنَاهُ (az-Zumar/39: 49)

Kata khawwalnāhu berarti Kami (Allah) memberikan kepadanya, berasal dari fi‘il khawwala-yukhawwilu-takhwīl an yang berarti memberikan. Kata khawwala dan serumpun dengannya disebutkan 3 (tiga) kali dalam Al-Qur’an dan semuanya berarti memberikan.

Ayat 49 Surah az-Zumar tersebut berbicara tentang perangai manusia yang cenderung mengikuti hawa nafsu dan teperdaya oleh kenikmatan duniawi dan faktor lahiriah. Jika ditimpa musibah, dia datang menghadap Tuhannya, dan jika dianugerahi nikmat, dia melupakannya dan menyatakan bahwa nikmat itu berkat kepandaian dan pengalamannya.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto