Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
User Photo Profile
Review Album • 1 tahun lalu
Album Artwork
CHARLIE
Charlie Puth
Pop, Viral Pop
12 Lagu • 2022
Tentang
Album "CHARLIE" oleh Charlie Puth, yang dirilis pada 7 Oktober 2022 di bawah label Atlantic Records, mengeksplorasi tema cinta, kehilangan, dan perasaan mendalam dalam genre pop dan viral pop. Melalui 12 lagu, Puth menyampaikan berbagai emosi, mulai dari sakit hati dan kerinduan hingga perjalanan menuju penyembuhan dan kebebasan dari hubungan yang bertele-tele. Setiap lagu menggambarkan pengalaman emosional yang mendalam, memberikan pendengar refleksi maupun kenyamanan.
Tracklist
© 2022 Atlantic Records
Review Album

Dalam dunia musik pop, Charlie Puth telah menjadikan namanya sebagai salah satu artis yang diakui. Album terbarunya, 'CHARLIE', yang dirilis pada 7 Oktober 2022, di bawah label Atlantic Records, membawa pendengar dalam perjalanan emosional yang mendalam. Mengusung genre pop dan viral pop, album ini terdiri dari 12 lagu yang masing-masing penuhi dengan nuansa hati dan pikiran yang relevan untuk banyak orang.

Tracklist dan Makna Setiap Lagu

  • That's Hilarious: Lagu ini menggambarkan perasaan sakit hati dan kekecewaan setelah mengalami hubungan yang buruk, dengan lirik yang menyiratkan sinisme terhadap mantan yang tidak menghargai cinta yang diberikan.
  • Charlie Be Quiet!: Mencerminkan perjuangan seseorang dalam menyimpan perasaan cinta agar tidak melukai diri sendiri, lagu ini berbicara tentang ketakutan akan pengungkapan perasaan yang mungkin menjauhkan orang yang dicintai.
  • Light Switch: Menyentuh dinamika hubungan yang rumit, di mana ada ketertarikan namun enggan berkomitmen, menciptakan rasa ketegangan dan permainan perasaan yang melibatkan kedua belah pihak.
  • There’s A First Time For Everything: Lagu ini menyoroti pengalaman pertama dalam cinta, kerinduan, dan bagaimana momen-momen kecil dapat mengubah hidup seseorang secara signifikan.
  • Smells Like Me: Menggambarkan perasaan rindu setelah perpisahan, lirik lagu ini mengisahkan harapan bahwa mantan pasangan masih mengingat kenangan yang pernah ada di antara mereka.
  • Left and Right (Feat. Jung Kook of BTS): Lagu kolaborasi ini mengeksplorasi tema kenangan cinta yang menghantui dan ketidakmampuan untuk melupakan, meskipun hubungan sudah berakhir.
  • Loser: Mengungkap penyesalan dan kesedihan akibat berpisah, lagu ini menggambarkan upaya untuk melupakan kenangan melalui cara-cara yang bisa dibilang tidak sehat.
  • When You’re Sad I’m Sad: Lagu ini menampilkan emosi seseorang yang terjebak dalam hubungan yang merugikan, di mana ia merasa terpanggil untuk kembali saat mantannya dalam kesedihan.
  • Marks On My Neck: Berbicara tentang pengalaman emosional setelah melepaskan hubungan yang menyakitkan, lirik lagu ini mencerminkan kesulitan untuk melupakan bekas luka yang ditinggalkan.
  • Tears On My Piano: Mengungkap kesedihan pasca kepergian orang terkasih, lagu ini penuh dengan lirik emosional yang membangkitkan nostalgia akan momen indah yang telah berlalu.
  • I Don’t Think That I Like Her: Mengeksplorasi kekecewaan dalam menjalin hubungan romantis yang seakan tidak berbalas, lagu ini menciptakan perasaan pahit dan sinis terhadap cinta.
  • No More Drama: Sebagai penutup yang kuat, lagu ini menunjukkan rasa lega setelah keluar dari hubungan yang penuh drama, memperlihatkan perjalanan menuju kebangkitan personal dan penyembuhan.

Secara keseluruhan, album 'CHARLIE' tidak hanya menampilkan kemampuan vokal yang luar biasa dari Charlie Puth tetapi juga kedalaman emosi yang dapat resonan dengan banyak pendengar. Melalui setiap lagu, Puth menghadirkan cerita dan perasaan yang tidak hanya menggugah tetapi juga mencerminkan realita dari pengalaman cinta dan kehilangan. Album ini adalah perjalanan yang layak untuk diikuti bagi para penggemar musik pop dan bagi siapa pun yang pernah merasakan kompleksitas dalam hubungan.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto