
- Tentang
- Lirik
- Review
- Tracklist
- Komentar
Hormatilah jabatanku
Putra tunggal kepala kampung
Punya hak untuk tolak pinggang memerintah
Hm, hm, hu
Makna lirik lagu ini menggambarkan pentingnya posisi dan otoritas seseorang dalam masyarak... tampilkan semua
Kupelihara kesombongan
Sorot mata segalak mungkin
Untuk menjaga martabat dan wibawa
Makna lirik lagu ini menggambarkan usaha seseorang untuk menjaga citra diri dan mempertaha... tampilkan semua
Hari ini aku dipanggil
Menghadap Ayah terhormat
Melaporkan tugasku mengelola dagang
Model putra bangsawan
Makna lirik lagu ini menggambarkan momen penting dalam kehidupan seseorang yang memiliki k... tampilkan semua
Cara yang aku terapkan
Gampang tak perlu berfikir
Yang penting bisa memanfaatkan kesempatan
Jabatan ayahku
Semua berjalan lancar, hm, ho-ho
Makna lirik lagu ini menggambarkan sikap pragmatis dan ambisius seseorang yang memanfaatka... tampilkan semua
Betapa aku tersinggung
Dengan seorang patriot
Berani dia mengecam tingkahku
Hm-hm, ho
Makna lirik lagu ini mencerminkan rasa tersinggung dan kekecewaan seseorang terhadap tinda... tampilkan semua
Untung saja lima pengawalku
Seg′ra meringkus tulang belulang
Caci-maki aku semburkan di kupingnya
Makna lirik lagu ini menggambarkan situasi di mana seseorang merasa terancam atau terpojok... tampilkan semua
Kuingatkan sekali lagi
Aku putra kepala kampung
Jangan coba melawan
Kalau tak ingin susah
Sebaiknyalah kau diam
Makna lirik lagu ini mengekspresikan kekuatan dan otoritas seseorang yang mengaku sebagai ... tampilkan semua
Aku jalankan perintah
Ayahanda yang agung
Menindas nyali rakyatku
Agar tak banyak tingkah
Agar semua bisu
Menurut, s'lalu patuh, hm-hm-hm
Makna lirik lagu ini mencerminkan penggambaran hubungan antara penguasa dan masyarakat yan... tampilkan semua
Inilah cerita keji
Dari neg′ri antah-berantah
Sepantasnyalah jadi timbangan
Bagi kita, hm-hm, hu
Makna lirik lagu ini menggambarkan kondisi sosial dan politik yang kacau, mengambil latar ... tampilkan semua
Meskipun hanya dongengan
Tapi cukup meremas jantung
Semoga saja takkan terjadi
Di neg'ri ini
Makna lirik lagu ini menggambarkan kerisauan dan harapan yang mendalam terhadap situasi ya... tampilkan semua
Ho-ho, hm-hm
Hu-hu-uh-hu-hu
Hm-hm-hm-hm-hm
Ho-ho-ho-ho-ho-ho
Makna lirik lagu ini terletak pada ekspresi emosi yang sederhana namun mendalam, di mana s... tampilkan semua
Lagu "Dongeng Dari Negeri Antah Berantah" karya Ebiet G. Ade merupakan sebuah karya yang kaya akan makna dan refleksi sosial. Melalui liriknya, penyanyi sekaligus penulis lagu ini menawarkan gambaran mendalam tentang posisi kekuasaan, atau lebih tepatnya, keangkuhan yang menyertainya. Dalam artikel ini, kita akan membahas beberapa elemen kunci dari lirik yang disajikan serta pesan moral yang terkandung di dalamnya.
Pesan Kekuasaan dan Keangkuhan
Dari lirik yang pertama, kita diperkenalkan dengan karakter yang mengklaim posisi sebagai "putra tunggal kepala kampung". Pengakuan tersebut membawa serta kesombongan dan rasa superioritas yang ia pelihara:
- Hormatilah jabatanku: Pernyataan ini mencerminkan sikap yang menuntut pengakuan dari orang lain atas statusnya.
- Kupelihara kesombongan: Ini menunjukkan bahwa karakter tersebut merasa perlu untuk terus menjunjung tinggi martabatnya, bahkan dengan cara yang angkuh.
Selanjutnya, sikap protektif terhadap jabatannya menciptakan sekat antara dirinya dengan rakyat. Karakter ini bahkan merasa berhak untuk mengabaikan suara rakyat yang diwakili oleh seorang patriot yang berani mengecamnya:
- Betapa aku tersinggung: Ini menunjukkan reaksi emosional terhadap kritik yang dilontarkan, mencerminkan ketidakmampuan untuk menerima masukan.
- Kalau tak ingin susah: Ancaman ini melambangkan sedikit banyak intimidasi yang sering dilakukan oleh orang-orang yang berkuasa.
Kepatuhan dan Ketidakadilan
Salah satu tema besar yang diangkat dalam lagu ini adalah tentang kepatuhan dan ketidakadilan. Melalui frasa:
- Agar semua bisu, menurut, s'lalu patuh: Maka terbangunlah gambaran sebuah masyarakat yang tidak lagi berani bersuara, menandakan adanya penindasan yang terjadi.
- Inilah cerita keji dari neg'ri antah-berantah: Menggunakan istilah "antah-berantah" dapat diinterpretasikan sebagai sebuah tempat yang tidak jelas, memberi warna suram pada kondisi masyarakat di sekitarnya.
Refleksi Sosial dan Harapan
Di akhir lirik, penyanyi menekankan bahwa meskipun ini hanyalah sebuah "dongeng", dampaknya cukup nyata dan mengerikan:
- Meskipun hanya dongengan: Menandakan bahwa meskipun ini fiktif, masih ada kebenaran yang dapat dibaca dari cerita tersebut.
- Semoga saja takkan terjadi di neg'ri ini: Pernyataan ini juga memperlihatkan harapan agar kondisi yang dicerminkan tidak menjadi kenyataan di dunia nyata.
Secara keseluruhan, "Dongeng Dari Negeri Antah Berantah" karya Ebiet G. Ade bukan sekadar sebuah lagu, tetapi juga merupakan sebuah kritik tajam terhadap kekuasaan yang menyalahgunakan jabatannya, menggambarkan sikap angkuh serta intimidasi yang ditujukan pada rakyat. Melalui lirik yang penuh dengan nuansa, penyanyi mengajak kita untuk merenungkan kondisi sosial yang ada, serta pentingnya untuk menjaga suara dan martabat setiap individu dalam masyarakat.















































