
- Tentang
- Lirik
- Review
- Tracklist
- Komentar
One, apathy
I am what I am, and I am nothing
Two, disruption
There goes a great shudder through the muscle
A shimmering of bells through the mist
Three, curiosity
One quick moment to crane the neck
I have always possessed the insatiable need
To see what happens inside the room
Makna lirik lagu ini mencerminkan perjalanan batin seseorang yang bergelut dengan ketidakp... tampilkan semua
Four, assimilation
Lo, wellspring of knowledge, of feeling, of sensation
Beauty, overwhelming
I will dislocate my jaw to fit it all in
Five, aggrandization
The pull, yes, the pull
Send down your cordage of suffocation and let me in
Makna lirik lagu ini menggambarkan perjalanan eksplorasi diri melalui pengalaman dan penge... tampilkan semua
Six, delineation
I want to know what God knows, and I will be with Him
Sent over the edge, I sigh
Flush against the veil, I sing
Seven, perversion
It is no good bearing false witness, the sinner′s errand
I am what I am, but we are not the same
It is no good speaking of fairness, the fool's errand
Makna lirik lagu ini menggambarkan pencarian pengetahuan yang lebih dalam mengenai Tuhan d... tampilkan semua
Eight, resentment
Are these laurels to be proud of?
Let me tell you how much I′ve come to hate you since I began to live
Hate, hate
Nine, separation
I was an angel, though plummeting
The stars are as beams shining through the wheel
I am sure that Hell must be cold
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan dengki dan kebencian yang intens terhadap sese... tampilkan semua
Ten, degradation
Nature chews on me
Eleven, annihilation
This agony, such is the consequence of audience
I will claw my way back to the Great Dark
And we will not speak of this place again
Twelve, desolation
Therein lies sacred geometry of onanism, of ouroboros, of punishment
I am that I was as I no longer am, for I am nothing
Makna lirik lagu ini mencerminkan sebuah perjalanan melalui kehampaan dan kehancuran, di m... tampilkan semua
Saya adalah apa yang saya adalah, dan saya tidak ada
Dua, gangguan
Ada getaran hebat melalui otot
Dentang lonceng berkilau melalui kabut
Tiga, rasa ingin tahu... tampilkan semua
'Pulldrone' adalah sebuah eksplorasi mendalam tentang kondisi psikologis dan emosional yang kompleks, yang ditulis dengan lirik penuh metafora dan simbolisme yang menggugah. Dalam liriknya, Ethel Cain menghadirkan dua belas tahap refleksi yang menggambarkan perjuangan batin dan perjalanan menuju pemahaman diri. Setiap bagian menawarkan perspektif yang unik tentang pengalaman manusia, mulai dari perasaan apatis hingga keinginan untuk mencapai transcendensi.
1. Apathy
Pembukaan lagu ini dimulai dengan pernyataan yang kuat: 'I am what I am, and I am nothing.' Di sini, Cain menggambarkan perasaan ketidakberdayaan dan ketidakpuasan. Ada pengakuan bahwa sering kali individu merasa tersesat dalam identitas mereka, seolah terjebak dalam siklus apatis.
2. Disruption
Selanjutnya, dia melukiskan gangguan yang terjadi dalam jiwa manusia: 'There goes a great shudder through the muscle'. Ini menggambarkan bagaimana perubahan emosional dapat menyebabkan guncangan fisik, menciptakan resonansi dalam tubuh dan jiwa.
3. Curiosity
Pada bagian ketiga, muncul rasa ingin tahu yang kuat: 'I have always possessed the insatiable need to see what happens inside the room.' Cain menyoroti dorongan untuk memahami dan menjelajahi yang tidak diketahui, mencerminkan sifat dasar manusia yang selalu ingin tahu.
4. Assimilation
Menyusul adalah proses asimilasi pengetahuan dan pengalaman emosional: 'Lo, wellspring of knowledge, of feeling, of sensation.' Di sini, dia mengekspresikan keinginan untuk menampung semua pengalaman yang mungkin ada, hingga menciptakan rasa keindahan dan keagungan.
5. Aggrandization
Dalam tahap berikutnya, dia berbicara tentang 'the pull' yang berhubungan dengan kecenderungan manusia untuk terjebak dalam rasa superioritas dan ketergantungan pada hal-hal yang merugikan.
6. Delineation
Cain kemudian membahas keinginannya untuk 'mengetahui apa yang Tuhan tahu', seolah-olah ingin mencapai pemahaman yang lebih dalam tentang eksistensi dan pencarian spiritual.
7. Perversion
Di bagian ini, dia menggambarkan bahwa tidak ada gunanya berpura-pura dan berbicara tentang keadilan, menyoroti ketidakadilan inheren dalam hidup manusia.
8. Resentment
Rasa kebencian juga muncul, ketika Cain mengakui 'Let me tell you how much I've come to hate you since I began to live.'. Hal ini mengungkapkan perasaan pahit terhadap relasi dan pengalaman hidup yang mempengaruhi pandangannya.
9. Separation
Pada titik ini, dia merasakan perpisahan yang dalam: 'I was an angel, though plummeting.' Ini menciptakan gambaran tentang kemunduran dan kehilangan, berkonotasi dengan kerinduan akan masa lalu dan kenangan yang hilang.
10. Degradation
Menggambarkan degradasi, dia melukiskan bagaimana 'Nature chews on me', menyiratkan bahwa ada kekuatan yang lebih besar yang memengaruhi eksistensi dan kondisi manusia.
11. Annihilation
Dalam tahap kesebelas, dia berbicara tentang 'this agony, such is the consequence of audience.' Ini menunjukkan bagaimana pengamatan dan penilaian orang lain dapat menambah beban emosional yang ditanggung individu.
12. Desolation
Di akhir, Cain menyimpulkan dengan pernyataan mendalam yang melibatkan konsep 'sacred geometry of onanism, of ouroboros, of punishment.' Ini menciptakan pemandangan suram tentang keberadaan gadis muda ini, berangkat dari posisi tidak berdaya menuju ke ketidakberartian yang mendalam.
Secara keseluruhan, 'Pulldrone' adalah sebuah karya seni yang merangkum kompleksitas pengalaman manusia, membawa pendengar dalam perjalanan reflektif melalui berbagai emosi dan pemikiran. Lagu ini tidak hanya mengundang kita untuk memahami diri kita sendiri, tetapi juga orang lain di sekitar kita, membuka percakapan tentang keberadaan, penderitaan, dan pencarian makna dalam hidup.














































