
- Tentang
- Lirik
- Review
- Tracklist
- Komentar
I whānau mai au i te tau nihoroa
I te kāinga
Moepapa ana, i te kohiko o te kāmera
Noho tahanga ana i te motu
E karawhiu mai ana a tāwhiri
Hei aha māku ngā whakapōrearea
Ka tūkinotia ngā kīngi o īhipa
I te whare taogna o te āporo nui
Kei hea rā te tikanga e hoa mā?
Ehara au i te kaiwhakaora tino kore nei
Kia noho au hei whakaāio whenua tino kore nei
E noho matakerekere ana i ahatia ō tātou moemoeā?
Whitikina te ara tika, ara, ara, ara
Whitikina te ara tika, ara, ara, ara
Whitikina te ara tika
Kaiwhakaora
Whitikina te ara tika
Kaiwhakaora
Whitikina te ara tika
Makna lirik lagu ini mencerminkan perjalanan identitas dan perjuangan individu serta komun... tampilkan semua
Di rumah
Tidur tenang, di sudut kamera
Tinggal terpencil di pulau
Angin bertiup kencang
Apa yang harus saya lakukan dengan tantan... tampilkan semua
'Te Ara Tika' atau 'The Path' adalah salah satu lagu yang ditulis oleh penyanyi dan penulis lagu asal Selandia Baru, Lorde. Melalui lirik yang dalam dan puitis, lagu ini menggambarkan perjalanan introspektif yang menggugah pikiran. Mari kita bersama-sama membedah makna dan pesan yang terkandung dalam setiap bait liriknya.
Rasa Keterhubungan dengan Tempat Asal
Pembukaan lagu ini mengekspresikan keberadaan Lorde yang lahir dan dibesarkan di lingkungan yang spesifik, yang tercermin dalam kalimat 'I whānau mai au i te tau nihoroa / I te kāinga'. Dia menyiratkan bahwa akar budayanya sangat penting bagi identitasnya. 'Moepapa ana, i te kohiko o te kāmera' menunjukkan bagaimana dia tumbuh dalam dunia yang dipenuhi oleh sorotan media dan perhatian publik.
Konflik dan Tantangan dalam Kehidupan
Salah satu tema yang cukup mencolok dalam lirik ini adalah ketidakpastian dan tantangan yang datang dengan ketenaran. Kalimat 'E karawhiu mai ana a tāwhiri' menggambarkan bagaimana fenomena dari luar berpengaruh pada kehidupannya. Ini menandakan adanya kekuatan eksternal yang mungkin tidak selalu positif. Lorde bertanya, 'Hei aha māku ngā whakapōrearea?' yang berarti 'Apa gunanya semua ini jika tantangan ini terus ada?'.
Refleksi tentang Kekuasaan dan Kepemimpinan
Lorde juga mengajak pendengar untuk merenungkan tentang kekuasaan dan kepemimpinan dalam bait 'Ka tūkinotia ngā kīngi o īhipa / I te whare taogna o te āporo nui'. Ia tampaknya mempertanyakan legitimasi serta tujuan dari para pemimpin yang ada di sekitarnya. Dalam konteks ini, dia meminta untuk mengevaluasi kembali struktur kekuasaan yang ada dan implikasi dari tindakan para 'raja' tersebut bagi masyarakat.
Pencarian Makna
Frasa 'Kei hea rā te tikanga e hoa mā?' dapat diartikan sebagai sebuah pertanyaan besar: di mana letak makna dan tujuan hidup kita? Lorde mengekspresikan rasa bingung dan pencarian akan arti hidup di tengah kesulitan. Dia tidak ingin menjadi 'kaiwhakaora tino kore nei', yang berarti 'penyelamat yang tidak berguna'. Ini menunjukkan keinginan yang kuat untuk menjadi bagian dari perubahan positif.
Menggugah Kesadaran Akan Mimpi dan Harapan
Di bagian akhir, refrensi 'E noho matakerekere ana i ahatia ō tātou moemoeā?' mengajak kita untuk berpikir tentang impian. Ia mempertanyakan di mana hasil dari mimpi-mimpi bersama yang kami miliki. 'Whitikina te ara tika' diulang-ulang sebagai seruan untuk menemukan jalan yang benar, yang menjadi tema utama lagu ini. Lorde mengajak kita untuk merenungkan kembali arti dari 'jalan yang benar' dalam hidup kita.
Kesimpulan
'Te Ara Tika' adalah sebuah lagu yang kaya makna, menawarkan kedalaman emosional dan refleksi kritis terhadap kehidupan, tantangan, dan pencarian makna. Dengan melibatkan pendengar dalam pertanyaan-pertanyaan timbal balik, Lorde berhasil membangkitkan pemikiran yang lebih dalam tentang bagaimana kita menjalani hidup dan apa arti dari jalan yang benar. Dalam dunia yang penuh dengan kebisingan, lagu ini mengajak kita untuk berdiam sejenak dan merenungkan makna kehidupan kita masing-masing.












































