Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 74 - Surat Maryam (Maryam)
مريم
Ayat 74 / 98 •  Surat 19 / 114 •  Halaman 310 •  Quarter Hizb 31.75 •  Juz 16 •  Manzil 4 • Makkiyah

وَكَمْ اَهْلَكْنَا قَبْلَهُمْ مِّنْ قَرْنٍ هُمْ اَحْسَنُ اَثَاثًا وَّرِءْيًا

Wa kam ahlaknā qablahum min qarnin hum aḥsanu aṡāṡaw wa ri'yā(n).

Betapa banyak umat (yang ingkar) yang telah Kami binasakan sebelum mereka, padahal mereka lebih bagus perkakas rumah tangganya dan (lebih indah) dipandang mata.

Makna Surat Maryam Ayat 74
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Anggapan orang kafir bahwa mereka lebih baik dan disayang Tuhan adalah keliru. Kemuliaan dan kemakmuran mereka tidak membuktikan rida Allah. Dan berapa banyak umat yang hidup sejahtera, tetapi karena ingkar maka mereka termasuk kaum yang telah Kami binasakan seperti orang-orang sebelum mereka, padahal mereka lebih bagus dan indah perkakas rumah tangganya dan lebih sedap dipandang mata penampilan dan keadaannya.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Allah menolak cemoohan orang-orang kafir itu dengan menjelaskan bahwa Dia di masa yang lalu telah banyak membinasakan beberapa kaum karena kedurhakaan mereka, seperti kaum ‘Ād dan Ṡamūd padahal mereka itu lebih kaya dan lebih mewah dari kaum kafir Mekah dan negeri mereka pun adalah negeri yang subur, dan mempunyai panorama yang indah. Jadi kekayaan, kemewahan panduduk dan keindahan suatu negeri bukanlah acuan untuk menilai suatu kaum bahwa ia adalah di pihak yang benar dan menjadi kesayangan Allah. Yang menjadi ukuran ialah keimanan kepada Allah serta ketaatan dan kepatuhan melaksanakan perintah-Nya dan meninggalkan larangan-Nya. Kalau benar kekayaan dan kemewahan itu yang menjadi ukuran, tentulah mereka tidak dibinasakan Allah. Sebenarnya ayat ini adalah suatu ancaman dari Allah terhadap kaum musyrik Mekah, kalau mereka tidak juga sadar dan insaf dan tetap membangkang tidak mustahil mereka akan dihancurkan pula seperti umat-umat terdahulu.

Isi Kandungan Kosakata

1. Aṡāṡā اَثَاثًا (Maryam/19: 74)

اثاثا artinya perkakas rumah atau perlengkapan rumah tangga. Dalam ayat 74 Surah Maryam ini ungkapan hum aḥsanu aṡāṡā artinya mereka lebih bagus alat rumah tangga mereka. Pada ayat ini Allah menjelaskan bahwa betapa banyak umat terdahulu yang ingkar telah dibinasakan meskipun mereka memiliki kedudukan yang baik, kekayaan yang banyak, perkakas rumah tangga yang bagus-bagus dan mempunyai anak yang banyak pula. Kejayaan dan kemegahan seseorang tidak selalu menunjukkan bahwa dia diridai Allah apabila mereka tidak taat pada Allah, ingkar pada aturan agama dan menentang ajakan kebaikan atau dakwah agama yang disampaikan oleh nabi dan rasul Allah.

2. Ri’yā رِءْيًا (Maryam/19: 74)

رءيا artinya pemandangan yang bagus atau indah. Pada ayat yang sama yaitu ayat 74 surah Maryam, firman Allah mengungkapkan hum aḥsanu aṡāṡā wa ri`yā artinya perlengkapan rumah tangga mereka lebih bagus dan juga lebih indah dipandang mata. Ayat ini menunjukkan bantahan Allah terhadap pendapat orang-orang kafir yang dikemukakan pada ayat sebelumnya yaitu ketika mereka diajak untuk beriman dan beramal saleh sesuai dengan petunjuk agama serta kepada mereka dibacakan ayat-ayat yang terang dan jelas maksudnya, tetapi orang kafir berkata kepada orang mukmin, kata mereka dengan sombong, “Bukankah kenyataannya kami lebih baik kedudukan kami daripada kamu orang-orang mukmin?” Orang kafir (terutama kafir Quraisy Mekah yang saat itu menguasai bidang ekonomi dan politik di lingkungan orang-orang Arab) menyangka bahwa kedudukan yang tinggi dan terhormat serta hidup berkecukupan adalah pertanda bahwa cara hidup mereka telah diridai Allah. Padahal kemegahan hidup seseorang bukan pertanda dia diridai Allah, banyak umat terdahulu lebih hebat lagi yang telah dihancurkan dan dibinasakan Allah karena mereka melawan ajakan Rasul-Nya, mereka menentang dakwah agama.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto