
- Tentang
- Lirik
- Review
- Tracklist
- Komentar
They disembarked in ′45
And no one spoke and no one smiled
There were too many spaces in the line
Makna lirik lagu ini mencerminkan suasana yang penuh kesunyian dan ketegangan saat peristi... tampilkan semua
Gathered at the cenotaph
All agreed with hand on heart
To sheath the sacrificial knives
Makna lirik lagu ini menggambarkan sebuah momen serius dan penuh tekad di mana sekelompok ... tampilkan semua
(Thats right)
But now
She stands upon Southampton dock
Makna lirik lagu ini menunjukkan gambaran tentang seseorang yang berdiri di pelabuhan Sout... tampilkan semua
With her handkerchief
And her summer frock
Clings to her wet body in the rain
Makna lirik lagu ini menggambarkan suasana suasana hati yang penuh kehadiran perasaan nost... tampilkan semua
In quiet desperation knuckles
White upon the slippery reins
She bravely waves the boys goodbye again
Still the dark stain spreads between
Their shoulder blades
A mute reminder of the poppy fields and graves
When the fight was over
We spent what they had made
But in the bottom of our hearts
We felt the final cut
Makna lirik lagu ini menggambarkan rasa perjuangan, penderitaan, dan pengorbanan yang dial... tampilkan semua
Dan tak ada yang berbicara dan tak ada yang tersenyum
Ada terlalu banyak ruang di barisan itu
Berkumpul di makam pahlawan
Semua sepakat ... tampilkan semua
'Southampton Dock' adalah salah satu lagu dari album Pink Floyd yang terkenal dengan kedalaman makna dan pesan sosialnya. Lagu ini menyajikan gambaran yang kuat tentang penderitaan dan pengorbanan para tentara serta dampaknya terhadap keluarga dan masyarakat setelah perang. Mengacu pada lirik yang diberikan, kita dapat memperoleh wawasan yang mendalam tentang tema utama yang ingin disampaikan oleh band ini.
Makna dan Pesan dalam Lirik
Lirik lagu ini diawali dengan gambaran suasana tahun 1945, tepatnya saat tentara disembarkan dan masyarakat berkumpul di dekat tugu peringatan. Kalimat 'They disembarked in '45 / And no one spoke and no one smiled' menunjukkan suasana hening, penuh penghormatan, sekaligus ketidaknyamanan yang menghinggapi suasana. Konteks ini mengingatkan kita pada momen-momen ketika rakyat menghadapi kehilangan dan pengorbanan dalam perang.
Selanjutnya, baris 'Gathered at the cenotaph / All agreed with hand on heart / To sheath the sacrificial knives' menyiratkan rasa hormat dan ketetapan hati kolektif untuk menahan amarah dan kepedihan, namun tetap menghormati jasa para pahlawan. Frasa ini menggambarkan usaha masyarakat untuk menerima kenyataan dan menenangkan diri dalam momen mengenang.
Simbolisme dan Emosi yang Tersirat
Dari lirik berikutnya: 'She stands upon Southampton dock / With her handkerchief / And her summer frock / Clings to her wet body in the rain', kita diajak berandai-andai tentang sosok perempuan yang berdiri di pelabuhan Southampton. Ia mungkin adalah keluarga dari prajurit, menunggu kepulangan atau perpisahan terakhir, yang dirasakan penuh emosi dan kegetiran. Dengan mengenakan pakaian musim panas dan berbasah-remang oleh hujan, gambaran ini menegaskan ketidakpastian dan rasa sedih yang mendalam.
Selanjutnya, baris 'Knuckles white upon the slippery reins / She bravely waves the boys goodbye again' menunjukkan perjuangan emosional dan keberanian perempuan tersebut dalam melepas kepergian anak, suami, atau kerabatnya yang akan pergi ke medan perang. Ekspresi ini memperlihatkan ketegaran di tengah tekanan dan kecemasan.
Kenangan dan Harga Pengorbanan
Penggambaran 'Still the dark stain spreads between / Their shoulder blades / A mute reminder of the poppy fields and graves' mengkritisi dampak perang yang tetap tertanam di dalam jiwa mereka dan masyarakat pada umumnya. Poppy, yang dalam konteks ini adalah simbol peringatan perang, menyimbolkan pengorbanan besar dan kehilangan nyawa manusia.
Bagian berikut: 'When the fight was over / We spent what they had made / But in the bottom of our hearts / We felt the final cut' memperlihatkan ketidakadilan dan rasa bersalah karena hasil dari pengorbanan itu akhirnya digunakan untuk kepentingan lain atau pun tak dihargai secara maksimal. Ada nuansa penyesalan dan refleksi terhadap biaya dari perang.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, 'Southampton Dock' adalah lagu yang penuh makna dan menyentuh aspek emosional serta sosial dari perang dan pengorbanannya. Lewat lirik ini, Pink Floyd mengekspresikan penghormatan terhadap mereka yang berjuang, sekaligus mengkritik ketidakadilan dan harga yang harus dibayar oleh keluarga dan masyarakat. Lagu ini mengajak pendengar untuk merenungkan konsekuensi dari konflik dan pentingnya menghargai jasa serta pengorbanan para pahlawan.
Dengan visualisasi yang kuat dan pesan yang mendalam, lagu ini tetap relevan sebagai pengingat akan biaya dari perang dan perlunya kita menghargai kedamaian serta perdamaian abadi.
- 1The Post War Dream2:59
- 2Your Possible Pasts4:26
- 3One of the Few1:17
- 4When the Tigers Broke Free3:12
- 5The Hero's Return2:42
- 6The Gunner's Dream5:18
- 7Paranoid Eyes3:41
- 8Get Your Filthy Hands Off My Desert1:16
- 9The Fletcher Memorial Home4:09
- 10Southampton Dock2:13
- 11The Final Cut4:42
- 12Not Now John5:01
- 13Two Suns in the Sunset5:15



































