
- Tentang
- Lirik
- Review
- Tracklist
- Komentar
Setiap nyanyian cinta mesti terdengar lembut
Penuh bisikkan rindu, penuh kembang pemanis
Air mata pun tetes, getar jantung berdetak
Puisi jingga, kita terlena
Makna lirik lagu ini mencerminkan kedalaman perasaan cinta yang disampaikan melalui keinda... tampilkan semua
Dendang belantara, orkes kehidupan
Kadang jantan perkasa, kadang rintih memelas
Angin gunung dan ngarai bagai konser simfoni
Adanya kekal, adanya abadi
Makna lirik lagu ini menggambarkan perjalanan kehidupan yang penuh dengan dinamika dan kon... tampilkan semua
Hm-mm, du-du-du-du-du
Hm-hm
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan yang sulit diungkapkan dengan kata-kata, di ma... tampilkan semua
Dendang kebebasan, gema potret merdeka
Lahir dari jiwa tent′ram sejahtera
Setiap orang pun bebas untuk turut bernyanyi
Meskipun sumbang lepas terdengar
Makna lirik lagu ini menggambarkan semangat kebebasan dan semangat kolektif masyarakat yan... tampilkan semua
Kawan, mari kita coba pikir sejenak
Bila kita tengah mabuk asmara
Bumi menjadi sempit, langit pun menjepit
Lalu-lalang kehidupan terhenti
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan intens dan mengasyikkan ketika seseorang terje... tampilkan semua
Kenapakah setiap kali kita merasa kehilangan?
Aku usulkan, singkirkan saja
Kita dengar nyanyian alam
Kita simpan jadi nyanyian, ho-oh
Makna lirik lagu ini menggambarkan proses perasaan kehilangan yang sering dialami manusia ... tampilkan semua
Hm-mm, du-du-du-du-du
Hm-hm, ho-oh
Makna lirik lagu ini dapat diartikan sebagai ekspresi kebahagiaan dan kegembiraan yang sed... tampilkan semua
'Dendang Kita Bersama' merupakan salah satu karya legendaris dari musisi Indonesia, Ebiet G. Ade, yang dikenal dengan lirik-lirik puitis dan penuh makna. Dengan lirik yang menggugah, lagu ini menggambarkan perjalanan emosi, cinta, dan kehidupan melalui simbol-simbol indah yang mengalun lembut seperti melodi itu sendiri. Mari kita telaah makna dan pesan yang terkandung dalam lirik lagu ini.
Puitisasi Cinta dalam Setiap Nada
Pada lirik awal, terdapat ungkapan 'setiap nyanyian cinta mesti terdengar lembut'. Pernyataan ini menunjukkan bahwa cinta seharusnya diekspresikan dengan kelembutan dan keindahan. Lirik selanjutnya menggambarkan suasana haru yang dilatarbelakangi oleh 'bisikkan rindu' dan 'kembang pemanis', yang menambah kesan romantis dan nostalgia. Selain itu, 'air mata pun tetes, getar jantung berdetak' menjadi simbol dari betapa dalamnya perasaan cinta yang sering kali disertai dengan suka duka.
Simfoni Kehidupan yang Beragam
Salah satu bagian yang menarik dalam lagu ini adalah konsep 'dendang belantara, orkes kehidupan'. Ini menunjukkan bahwa kehidupan adalah rangkaian musik yang penuh dengan variasi, terkadang bertenaga 'jantan perkasa', dan di lain waktu bisa 'rintih memelas'. Kontras ini menggambarkan realitas kehidupan yang tidak selalu mudah dan seringkali memerlukan kesabaran dan kebijaksanaan untuk menghadapinya.
Refleksi pada Cinta dan Kehilangan
Selanjutnya, lirik mengajak pendengar untuk merenung ketika kita mengalami keterpurukan, terutama dalam hal kehilangan. Terdapat pertanyaan filosofis dalam bait 'Kenapakah setiap kali kita merasa kehilangan?'. Melalui lirik ini, Ebiet G. Ade seolah-olah menantang kita untuk merenungkan arti dari kehilangan dan bagaimana hal tersebut dapat mempengaruhi keseimbangan hidup kita. Dalam situasi seperti ini, dia mengusulkan untuk 'singkirkan saja' dan mengalihkan perhatian kepada 'nyanyian alam'. Ini menunjukkan pentingnya menghubungkan diri dengan alam sebagai cara untuk menemukan kedamaian dan kehidupan baru.
Pembangunan Kebebasan dalam Berkreasi
Lirik 'dendang kebebasan, gema potret merdeka' menggambarkan pentingnya kebebasan dalam mengekspresikan diri. Karya ini mendorong setiap individu untuk turut bernyanyi, 'meskipun sumbang lepas terdengar', yang berarti bahwa setiap suara, meskipun tidak sempurna, memiliki nilai dan tempatnya dalam harmoni kehidupan. Ini juga mengajak kita untuk lebih menerima kekurangan dan keunikan dalam diri kita sendiri dan orang lain.
Kesimpulan
Melalui 'Dendang Kita Bersama', Ebiet G. Ade memberikan kita sebuah refleksi mendalam tentang cinta, kehidupan, dan kebebasan. Lirik-liriknya yang puitis tidak hanya menyentuh sisi emosional, tetapi juga mengajak pendengar untuk menyadari keindahan dalam kesederhanaan. Lagu ini adalah sebuah penghormatan pada kehidupan yang kompleks, di mana setiap individu berhak untuk bernyanyi dan bercerita, meskipun dalam suara yang sumbang sekalipun.
- 1Untuk Kita Renungkan5:01
- 2Dendang Kita Bersama5:06
- 3Tentang Seorang Sahabat (Tokoh IV)6:19
- 4Cerita Cinta Suminah Dan Tukang Sapu (Tokoh II)4:11
- 5Nyanyian Siang Dan Malam (Tokoh I)5:46
- 6Seruling Malam (Tokoh VI)5:36
- 7Lakon Anak - Anak Bencana5:34
- 8Tetes - Tetes Do'a Kami (Tokoh V)7:01
- 9Kapankah Kita Kan Berlabuh5:56
- 10Mimpi - Mimpi Yang Kandas (Tokoh III)4:54






























