Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
User Photo Profile
Al-Quran
Ayat 33 - Surat Qāf (Qaf)
قۤ
Ayat 33 / 45 •  Surat 50 / 114 •  Halaman 519 •  Quarter Hizb 52.75 •  Juz 26 •  Manzil 7 • Makkiyah

مَنْ خَشِيَ الرَّحْمٰنَ بِالْغَيْبِ وَجَاۤءَ بِقَلْبٍ مُّنِيْبٍۙ

Man khasyiyar-raḥmāna bil-gaibi wa jā'a biqalbim munīb(in).

(Dialah) orang yang takut kepada Zat Yang Maha Pengasih (sekalipun) dia tidak melihat-Nya dan dia datang (menghadap Allah) dengan hati yang bertobat.

Makna Surat Qaf Ayat 33
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Yaitu orang yang takut kepada Allah Yang Maha Pengasih sekalipun dia Maha Ghaib, tidak kelihatan olehnya dan dia datang kepada-Nya dengan hati yang bertobat dan tunduk kepada-Nya.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Mereka takut kepada Allah Yang Maha Pemurah, sedangkan Dia tidak terlihat oleh mereka, dan mereka menghadap ke hadirat Allah dengan hati yang bertobat dan tunduk kepada-Nya.

Isi Kandungan Kosakata

1. Wa Uzlifat وَأُزْلِفَتْ (Qāf/50: 31)

Kata uzlifat adalah fi‘il māḍī (kata kerja lampau) yang mengikuti pola majhūl (pasif). Pola aktifnya adalah azlafa-yuzlifu. Kata azlafa terbentuk dari kata zalafa yang berarti maju dan mendekat. Lalu kata ini ditambah hamzah qaṭ‘i di awal menjadi azlafa. Penambahan ini mengubahnya dari intransitif menjadi transitif (membutuhkan objek), dan artinya adalah mendekatkan. Darinya diambil kata zulfah yang berarti kedudukan. Darinya diambil kata zulafan yang berarti bagian permulaan, sebagaimana dalam firman Allah, “Dan dirikanlah salat itu pada kedua tepi siang (pagi dan petang) dan pada bagian permulaan malam.” (Hūd/11: 114) Maksud kata uzlifat di sini adalah didekatkan.

2. Bi-qalbin Munībin بِقَلْبٍ مُنِيْبٍ (Qāf/50: 33)

Kata qalb berarti hati, sedangkan kata munīb adalah isim fā‘il dari kata anāba-yunību-inābatan. Kata dasarnya adalah nāba-yanūbu-nauban yang memiliki beberapa akar makna, yaitu turun atau terjadi, kembali, dan menggantikan. Kata naibah berarti berbagai kebutuhan dan kejadian yang terjadi pada manusia. Hujan yang lebat disebut al-munīb. Lebah juga disebut an-nūbu karena ia selalu kembali ke sarangnya. Kalimat nābanī fulān berarti fulan menggantikan kedudukanku. Dan yang menjadi akar makna dari kata munīb di sini adalah kembali. Di dalam Al-Qur’an kata anāba dengan berbagai bentuk derivasinya disebut sebanyak delapan belas kali, dan keseluruhannya bermakna ‘kembali kepada Allah dengan bertobat’.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto