Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 52 - Surat Saba' (Saba')
سبأ
Ayat 52 / 54 •  Surat 34 / 114 •  Halaman 434 •  Quarter Hizb 44.25 •  Juz 22 •  Manzil 5 • Makkiyah

وَّقَالُوْٓا اٰمَنَّا بِهٖۚ وَاَنّٰى لَهُمُ التَّنَاوُشُ مِنْ مَّكَانٍۢ بَعِيْدٍۚ

Wa qālū āmannā bih(ī), wa annā lahumut-tanāwusyu mim makānim ba‘īd(in).

(Ketika melihat azab) mereka berkata, “Kami beriman kepadanya (kebenaran).” Namun, bagaimana mungkin (di akhirat) mereka dapat mencapai keimanan (dengan mudah) dari tempat yang jauh (dunia fana)?

Makna Surat Saba' Ayat 52
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Dan mereka berkata, “Kami beriman kepada-Nya.” Itulah harapan mereka. Namun bagaimana mereka dapat mencapai keimanan dari tempat yang jauh? Hal itu tidak mungkin. Tempat manusia untuk beriman adalah di dunia, sedangkan mereka sudah berada di tempat yang jauh dari dunia, yaitu alam akhirat. Mereka baru menyatakan beriman setelah menyaksikan dahsyatnya azab pada hari Kiamat.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Pada waktu itulah mereka bertobat dengan mengikrarkan iman mereka kepada Allah, para rasul-Nya, dan Al-Qur’an. Mereka mengikrarkan iman yang tulus sekali karena semua bukti yang tadinya mereka ragukan telah nyata dan telah terbukti. Ikrar iman seperti itu dilukiskan dalam ayat lain:

وَلَوْ تَرٰىٓ اِذِ الْمُجْرِمُوْن َ نَاكِسُوْا رُءُوْسِهِمْ عِنْدَ رَبِّهِمْۗ رَبَّنَآ اَبْصَرْنَا وَسَمِعْنَا فَارْجِعْنَا نَعْمَلْ صَالِحًا اِنَّا مُوْقِنُوْنَ ١٢ (السّجدة)

Dan (alangkah ngerinya), jika sekiranya kamu melihat orang-orang yang berdosa itu menundukkan kepalanya di hadapan Tuhannya, (mereka berkata), “Ya Tuhan kami, kami telah melihat dan mendengar, maka kembalikanlah kami (ke dunia), niscaya kami akan mengerjakan kebajikan. Sungguh, kami adalah orang-orang yang yakin.” (as-Sajdah/32: 12)

Mengikrarkan iman untuk bertobat pada waktu itu tidak mungkin lagi mencapai maksud yang diharapkan, karena mereka sudah berada di tempat yang sangat jauh yaitu akhirat. Di tempat yang sangat jauh seperti itu tidak mungkin lagi mencari keselamatan. Tempat mencari keselamatan dengan beriman dan beramal saleh adalah di dunia, tetapi masa itu sudah berlalu dan mereka tidak mungkin lagi dikembalikan ke sana. Oleh karena itu, tobat dan ikrar iman mereka itu tidak berguna dan tidak mungkin diterima.

Isi Kandungan Kosakata

At-Tanāwusy اَلتَّنَاوُشُ (Saba’/34: 52)

Kata ini terambil dari kata kerja nāsya-yanūsyu yang artinya menerima, mencari, mengambil sesuatu dengan mudah dan ringan. Kata ini pada mulanya digunakan untuk melukiskan keadaan unta yang minum air dari sebuah telaga dengan cepat. Sebagian ulama membacanya dengan at-tanā'usy, dengan mengganti huruf waw dengan hamzah, yang tujuannya untuk mempermudah mengucapkannya. Sebagian lagi menilai bahwa kata tersebut terambil dari kata na'sya yang artinya adalah terlambat melakukan sesuatu atau mengharapkan sesuatu yang telah berlalu masanya.

Sesuatu yang diambil dengan mudah biasanya merupakan hal yang ringan dan berada di dekat pelakunya. Keimanan dan keberagamaan adalah sesuatu yang tidak berat. Tuntunan Ilahi juga selalu sejalan dengan jati diri manusia, sehingga terasa dekat dengan manusia dan mudah pula diambilnya. Itu semua akan mudah dilaksanakan ketika di dunia. Setelah kematian, maka semua yang mudah itu akan menjadi sulit, karena waktunya telah berlalu. Demikianlah keimanan yang mereka ucapkan setelah kematian itu, yang merupakan keimanan yang telah terlambat dan tidak ada manfaatnya lagi. Padahal, sebelum kematian keimanan itu merupakan sesuatu yang sangat mudah.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto