Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
User Photo Profile
Al-Quran
Ayat 62 - Surat Ṣād (Ṣād )
صۤ
Ayat 62 / 88 •  Surat 38 / 114 •  Halaman 457 •  Quarter Hizb 46.5 •  Juz 23 •  Manzil 6 • Makkiyah

وَقَالُوْا مَا لَنَا لَا نَرٰى رِجَالًا كُنَّا نَعُدُّهُمْ مِّنَ الْاَشْرَارِ

Wa qālū mā lanā lā narā rijālan kunnā na‘udduhum minal-asyrār(i).

Mereka (penghuni neraka) berkata, “Mengapa kami tidak melihat orang-orang yang (di dunia) selalu kami anggap sebagai orang-orang yang jahat (hina)?

Makna Surat Sad Ayat 62
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Para pendurhaka itu lalu berbicara dan saling bertanya-tanya seraya berkata, “Mengapa kami tidak melihat orang-orang yang di dunia dahulu kami anggap sebagai orang-orang yang jahat, hina, buruk, dan bodoh, seperti Bilal, Suhaib, dan Ammar?”

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Orang-orang kafir itu saling bertanya sesamanya, setelah mereka tidak melihat seorang pun orang-orang yang beriman yang mereka anggap hina sewaktu di dunia, “Mengapa kita tidak melihat seorang pun dari orang-orang yang sewaktu di dunia kita pandang sebagai orang bodoh, orang jahat, dan orang hina yang tidak ada kebaikan pada dirinya.”

Ibnu ‘Abbās berkata, “Yang mereka maksud dengan orang bodoh dan jahat adalah sahabat Rasul. Abū Jahal berkata, ‘Di mana Bilal, di mana Ṣuhaib, di mana Ammar, mereka semuanya di dalam surga.’ Kasihan Abū Jahal, anaknya ‘Ikrimah dan Juwairiyah masuk Islam, demikian pula ibunya, saudaranya, sedang ia sendiri kafir.”

Isi Kandungan Kosakata

1. Li aṭ-Ṭāgīn لِلطَّاغِيْنَ (Ṣād/38: 55)

Term li aṭ-ṭāgīn terdiri dari dua kata, yaitu li dan aṭ-ṭāgīn. Yang pertama (li) merupakan kata depan yang bersifat posesif dengan arti bagi. Sedang yang kedua (aṭ-ṭāgīn) merupakan bentuk fa‘il dari kata kerja ṭagā-yaṭgā, yang artinya berlebih-lebihan dalam kemungkaran. Dengan demikian li aṭ-ṭāgīn dapat diartikan bagi orang-orang yang berlebih-lebihan atau kelewat- batas dalam berbuat maksiat. Bagi mereka yang seperti ini hanya akan mendapat tempat yang paling buruk di akhirat kelak.

2. Ḥamīm wa Gassāq حَمِيْمٌ وَغَسَّاقٌ (Ṣād/38: 57)

Kata ḥamīm yang berarti air sangat panas berasal dari ḥamma-yaḥummu-ḥamman dan ḥamāman yang artinya panas.

Sedangkan kata gassāq terambil dari kata gasaqa yang biasa digunakan dalam arti mengalirnya cairan atau nanah dari luka. Atas dasar itu ia dipahami oleh banyak ulama dalam arti nanah. Ada juga yang memahaminya dalam arti air yang sangat dingin.

Jadi makna ḥamīm dan gassāq dalam ayat 57 Surah Ṣād tersebut adalah air yang sangat panas dan cairan nanah, atau air yang sangat panas dan sangat dingin, sebagai balasan atas para pendurhaka di dalam neraka.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto