Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
User Photo Profile
Review Lagu • 1 tahun lalu
Album Artwork
Prevalensi
Blues, Indie, Pop, Pop Rock
2020 • 3:41 • Track 4/12
The Changcuters
  • Tentang
  • Lirik
  • Review
  • Tracklist
  • Komentar
Makna Lagu
Lagu ini menggambarkan kondisi sosial yang kacau, seperti kemacetan, sampah berserakan, dan kurangnya kesadaran masyarakat untuk mematuhi aturan. Pesan utama mengajak pendengar untuk lebih sadar akan pentingnya kebersihan, keteraturan, dan kesabaran dalam mengantri, sembari menyoroti bahwa perilaku buruk sudah menjadi kebiasaan yang perlu diubah.
Makna Lirik
Wuh!

Makna lirik lagu ini menggambarkan semangat dan keberanian untuk menghadapi tantangan dala... tampilkan semua

Jalanan kacau padat berantakan
Rusuh bising suara kendaraan
Asap tebal, berhamburan
Euh!

Makna lirik lagu ini mencerminkan suasana kota yang penuh dengan hiruk-pikuk dan kekacauan... tampilkan semua

Banyak terlihat sampah berserakan
Sudah tak perdulikan kebersihan
Datang banjir, baru mikir

Makna lirik lagu ini menggambarkan kenyataan pahit tentang kurangnya kesadaran masyarakat ... tampilkan semua

Buanglah sampah pada tempatnya (kok sama?)
Tertib di jalan taat aturan (kok sama?)

Makna lirik lagu ini mengajak pendengarnya untuk peduli terhadap lingkungan dan disiplin d... tampilkan semua

Antrian panjang padat berdesakan
Saling serobot jadi kebiasaan
Semua ingin di ruangan
Aw!

Makna lirik lagu ini menggambarkan situasi kehidupan sehari-hari yang sering kita alami, d... tampilkan semua

Sikap salah sudah menjadi lumrah
Diingatkan berbalik marah-marah
Sudah bebal, bikin kesal

Makna lirik lagu ini menggambarkan kebiasaan umum di masyarakat di mana kesalahan dan peri... tampilkan semua

Budayakan sadar mengantri (kok sama?)
Jangan terpancing emosi (kok sama?)
Kok sama? Kok sama?
Kok sama? Kok sama?

Makna lirik lagu ini menekankan pentingnya kesabaran dan kedisiplinan dalam berinteraksi s... tampilkan semua

Prevalensi adalah bagian dari studi epidemiologi
Yang membawa pengertian jumlah orang dalam populasi yang mengalami penyakit
Gangguan atau kondisi tertentu pada suatu tempo waktu
Dihubungkan dengan besar populasi dari mana kasus itu berasal
Prevalensi adalah jumlah keseluruhan kasus penyakit yang terjadi
Pada suatu waktu tertentu di suatu wilayah
Prevalensi adalah hal yang umum
Prevalensi juga berarti tak lazim (tak lazim)

Makna lirik lagu ini menggambarkan konsep prevalensi dalam epidemiologi, yang merujuk pada... tampilkan semua

Buanglah sampah pada tempatnya (kok sama?)
Tertib di jalan taat aturan (kok sama?)
Budayakan sadar mengantri (kok sama?)
Jangan terpancing emosi (kok sama?)
Kok sama? Yeah

Makna lirik lagu ini menekankan pentingnya kebiasaan baik dalam kehidupan sehari-hari, sep... tampilkan semua

Review Lagu

Ulasan Lagu "Prevalensi" oleh The Changcuters

Lagu "Prevalensi" yang dibawakan oleh The Changcuters menggabungkan unsur musik yang catchy dengan lirik yang mengusung tema kritis terhadap kondisi lingkungan dan perilaku masyarakat. Melalui lirik yang energik, lagu ini mengajak pendengar untuk merenungkan berbagai masalah sosial yang sering dianggap sepele namun berdampak besar pada kehidupan sehari-hari.

Deskripsi Umum Lagu

Dari pembuka lagu, pendengar langsung disuguhkan dengan deskripsi kondisi jalanan yang kacau dan bising. Ini menciptakan suasana yang menggambarkan kehidupan urban yang sering kali tidak nyaman:

  • “Jalanan kacau padat berantakan” - menggambarkan kemacetan yang menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan kota.
  • “Asap tebal, berhamburan” - menunjukkan polusi udara yang menjadi konsekuensi dari padatnya kendaraan.

Salah satu poin penting yang diangkat dalam lirik adalah masalah kebersihan. Penyanyi menyebutkan banyaknya sampah yang berserakan, yang mengindikasikan kurangnya kesadaran masyarakat terhadap lingkungan:

  • “Banyak terlihat sampah berserakan” - mencerminkan apatis masyarakat terhadap kebersihan.
  • “Buanglah sampah pada tempatnya” - merupakan ajakan langsung untuk meningkatkan kesadaran dalam menjaga kebersihan.

Perilaku Masyarakat yang Kritis

Lagu ini tidak hanya menyoroti masalah lingkungan, tetapi juga perilaku masyarakat yang menyimpang. Dikatakan bahwa sikap salah sudah menjadi hal yang lumrah:

  • “Sikap salah sudah menjadi lumrah” - menunjukkan bahwa masyarakat cenderung menerima perilaku negatif sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
  • “Diingatkan berbalik marah-marah” - mencerminkan ketidakmampuan masyarakat untuk menerima kritik dan saran yang membangun.

Kemudian, terdapat penggalan lirik yang menyoroti pentingnya mengantri dan mendorong perilaku tertib. Hal ini juga menggambarkan budaya berebut yang bisa menyebabkan ketidaknyamanan:

  • “Buday akan sadar mengantri” - penekanan pada pentingnya kesabaran dan urutan.
  • “Jangan terpancing emosi” - ajakan untuk tetap tenang dalam situasi yang penuh tekanan.

Makna Prevalensi dalam Konteks Sosial

Bagian paling menarik dari lirik ini adalah ketika penyanyi memaparkan definisi dari prevalensi, yang seharusnya berkaitan dengan studi epidemiologi. Dalam konteks ini, prevalensi bukan hanya menggambarkan seberapa banyak orang mengalami suatu penyakit, tetapi juga bisa diinterpretasikan sebagai seberapa umum perilaku buruk ini terjadi di masyarakat:

  • “Prevalensi juga berarti tak lazim” - mengajak pendengar untuk berpikir tentang kelaziman perilaku negatif yang merusak.

Penutup dan Kesimpulan

Dengan lirik yang padat dan mengena, "Prevalensi" dari The Changcuters tidak hanya sekadar lagu yang dapat dinikmati dari segi melodi, tetapi juga sebagai cermin bagi masyarakat untuk mengevaluasi perilaku dan kepedulian mereka terhadap lingkungan dan sesama. Lagu ini mengajak kita untuk tidak hanya mendengar, tetapi lebih jauh untuk memahami dan beraksi dalam membuat perubahan positif di lingkungan sekitar kita. Melalui beat yang energik dan lirik yang kritis, "Prevalensi" berhasil menyampaikan pesan yang relevan dan penting untuk direnungkan oleh setiap pendengar.

Tracklist Album

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto