Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 55 - Surat Al-Qamar (Bulan)
القمر
Ayat 55 / 55 •  Surat 54 / 114 •  Halaman 531 •  Quarter Hizb 53.75 •  Juz 27 •  Manzil 7 • Makkiyah

فِيْ مَقْعَدِ صِدْقٍ عِنْدَ مَلِيْكٍ مُّقْتَدِرٍ ࣖ

Fī maq‘adi ṣidqin ‘inda malīkim muqtadir(in).

di tempat yang disenangi di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa.

Makna Surat Al-Qamar Ayat 55
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Mereka tinggal di tempat yang disenangi dan penuh kebahagiaan, di sisi Tuhan Yang Mahakuasa.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Bagi mereka yang bertakwa, Allah memberikan surga-surga sesuai tingkat ketakwaan mereka. Sebagaimana diketahui surga itu bertingkat-tingkat. Di dalam surga-surga mengalir sungai-sungai yang menunjukkan bahwa surga adalah tempat yang menyejukkan, indah dan memberikan hasil yang banyak. Mereka menempati tempat yang benar yang tidak ada cacat atau kekurangannya dan mereka berada di bawah naungan Maharaja yang Mahakuasa, yang akan memberi mereka apa yang Ia kehendaki tanpa halangan siapa pun.

Isi Kandungan Kosakata

1. Saqar سَقَرَ (al-Qamar/54: 48).

Kata saqar biasa diartikan sebagai nama bagi salah satu neraka, yaitu neraka saqar. Kata saqar disebutkan empat kali dalam Al-Qur’an, tiga di antaranya disebutkan dalam Surah al-Muddaṡṡir/74: 26, 27 dan 42, dan satu kali disebutkan dalam Surah al-Qamar/54: 48.

Keempat kata saqar yang terdapat dalam Al-Qur’an disebutkan dalam konteks siksaan di akhirat. Karena itu kata tersebut diartikan sebagai salah satu nama tempat penyiksaan di hari akhirat, atau nama bagi salah satu tingkat tempat penyiksaan tersebut. Menurut al-Qurṭuby, saqar adalah tingkat keenam dari tujuh tingkat neraka.

Dari segi bahasa, kata saqar berasal dari kata kerja saqara, yang pada mulanya menurut Ibnu Faris, digunakan untuk mengungkapkan sesuatu yang menyengat, atau memberi tanda pada binatang dengan cara membakar kulitnya dengan besi panas, dan mengubah warna sesuatu yang terbakar. Sejalan dengan perkembangan peradaban umat manusia, arti saqar berkembang menjadi beraneka ragam seperti yang ditemui di dalam kamus-kamus bahasa Arab, misalnya, terik matahari dinamakan saqar, karena terik panas matahari dapat menyengat tubuh sehingga warnanya berubah. Besi panas yang digunakan untuk menandai binatang, dinamakan saqur. Orang kafir yang memusuhi umat Islam, disebut as-saqqar, karena hati mereka panas terus (sakit terus). Api neraka dinamai saqar, karena panasnya dan menghanguskan semua yang masuk ke dalamnya.

2. Mustaṭar مُسْتَطَر (al-Qamar/54: 53).

Kata mustaṭar berasal dari fi‘il saṭara-yasṭuru-saṭran berarti menulis, atau pengaturan huruf-huruf yang ditulis dengan rapi dan indah. Jadi kata mustaṭar berarti tertulis dengan rapi dan teliti. Ketelitian dan kerapiannya itu diperkuat lagi dengan penambahan huruf tā' yang mendahului huruf ṭā'.

Kata mustaṭar hanya satu kali disebutkan dalam Al-Qur’an yaitu pada Surah al-Qamar/54: 53 tersebut, tetapi kata yang seakar dengannya disebutkan 4 kali dalam Al-Qur’an yaitu yasṭurūn pada Surah al-Qalam/68:1, yang berarti menulis, dan masṭūr 3 kali yaitu pada Surah aṭ-Ṭūr/52:2, al-Isrā'/17: 58 dan al-Aḥzāb/33: 6, semuanya berarti tertulis.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto