Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 51 - Surat An-Naḥl (Lebah)
النّحل
Ayat 51 / 128 •  Surat 16 / 114 •  Halaman 272 •  Quarter Hizb 28 •  Juz 14 •  Manzil 3 • Makkiyah

۞ وَقَالَ اللّٰهُ لَا تَتَّخِذُوْٓا اِلٰهَيْنِ اثْنَيْنِۚ اِنَّمَا هُوَ اِلٰهٌ وَّاحِدٌ فَاِيَّايَ فَارْهَبُوْنِ

Wa qālallāhu lā tattakhiżū ilāhainiṡnain(i), innamā huwa ilāhuw wāḥidun fa iyyāya farhabūn(i).

Allah berfirman, “Janganlah kamu menyembah dua tuhan. Sesungguhnya hanya Dialah Tuhan Yang Maha Esa. Maka, hendaklah kepada-Ku saja kamu takut.”

Makna Surat An-Nahl Ayat 51
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Bukti-bukti ini menunjukkan betapa Allah Mahakuasa dan Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Dan Allah memperingatkan manusia untuk mengesakan-Nya dengan berfirman, “Janganlah sekali-kali kamu menyembah dua tuhan dengan menyekutukan Allah dengan yang lain. Ketahuilah bahwa hanyalah Dia Tuhan Yang hak dan Maha Esa dalam zat, sifat, dan perbuatan-Nya. Maka hendaklah kepada-Ku saja kamu takut karena hanya Aku yang dapat memberi kamu kebaikan dan pertolongan. Janganlah kamu takut kepada yang lain, seperti berhala-berhala yang kamu sembah, karena mereka tidak berdaya menyelamatkan kamu dari azab-Ku.”

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Allah swt menjelaskan kepada para hamba-Nya agar jangan sekali-kali menyembah tuhan-tuhan yang lain selain Dia, karena yang demikian itu berarti mempersekutukan Allah, padahal Allah Mahasuci dari sekutu. Tidak mungkin Allah swt yang Mahakuasa di jagat raya ini lebih dari satu. Dia itu tunggal, dan hanya Dia yang berhak disembah.

Allah memerintahkan kepada manusia agar takut kepada ancaman dan hukuman-Nya. Dia juga melarang manusia mempersekutukan-Nya dan membuat sesembahan lain selain Dia. Secara jelas, larangan yang terdapat dalam ayat ini adalah menyembah dua Tuhan. Namun demikian, bilangan itu bukanlah menunjukkan bilangan dua saja, tetapi untuk menunjukkan bilangan yang paling sedikit. Sedang yang dimaksud ialah menyembah tuhan-tuhan yang lain selain Allah dan supaya tidak terbayang dalam pikiran manusia ada tuhan-tuhan yang lain selain Dia.

Isi Kandungan Kosakata

Wāṣibā وَاصِبًا (an-Naḥl/16: 52)

Kata wāṣib adalah isim fā’il (active participle) dari waṣaba—yaṣibu—waṣb an yang berarti tetap. Darinya terambil kata waṣab yang berarti sakit terus-menerus. Dan darinya terambil kata wāṣibah yang berarti padang pasir yang sangat luas. Terdapat beberapa riwayat mengenai makna kata wāṣib yang disebut dalam ayat ini. Menurut Ibnu ‘Abbās, Mujāhid, ‘Ikrimah, Maimun bin Mahran, as-Suddi, Qatadah, dan lain-lainnya, kata ini berarti dā'im(tetap). Dalam riwayat lain, Ibnu ‘Abbās memaknainya wājib(wajib). Selain itu, Mujāhid juga memaknainya khāliṣ (murni), maksudnya seluruh penghuni langit dan bumi beribadah hanya kepada Allah. Namun makna yang lebih kuat adalah “tetap”, karena dalam ayat lain Allah berfirman, “Dan bagi mereka siksaan yang kekal.” (aṣ-Ṣāffāt/37: 9)

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto