Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 25 - Surat Az-Zumar (Rombongan)
الزّمر
Ayat 25 / 75 •  Surat 39 / 114 •  Halaman 461 •  Quarter Hizb 46.75 •  Juz 23 •  Manzil 6 • Makkiyah

كَذَّبَ الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِهِمْ فَاَتٰىهُمُ الْعَذَابُ مِنْ حَيْثُ لَا يَشْعُرُوْنَ

Każżabal-lażīna min qablihim fa'atāhumul-‘ażābu mi ḥaiṡu lā yasy‘urūn(a).

Orang-orang yang sebelum mereka telah mendustakan (rasul-rasul), datanglah azab kepada mereka dari arah yang tidak mereka sadari.

Makna Surat Az-Zumar Ayat 25
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Tidakkah orang-orang musyrik Mekah itu mengambil pelajaran dari kehancuran umat-umat durhaka terdahulu? Orang-orang yang hidup sebelum mereka telah mendustakan rasul-rasulnya sebagaimana mereka mendustakan Nabi Muhammad, maka saat mereka lengah datanglah kepada mereka azab Allah secara tiba-tiba dari arah yang tidak mereka sangka.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Pada ayat ini, Allah menerangkan azab yang pernah ditimpakan kepada orang-orang terdahulu yang mendustakan para rasul yang diutus kepada mereka, seperti yang dilakukan oleh orang-orang musyrik Mekah kepada Rasulullah. Azab itu ditimpakan kepada mereka setelah berkali-kali diseru ke jalan yang benar oleh para rasul yang diutus kepada mereka, namun mereka tidak mengindahkan seruan itu.

Demikianlah mereka ditimpa azab di dunia dan di akhirat nanti mereka akan memperoleh azab yang sangat. Azab dunia jauh lebih enteng dan ringan jika dibanding dengan azab akhirat.

Isi Kandungan Kosakata

1. Li al-Qāsiyah Qulūbuhum لِلْقَاسِيَةِ قُلُوْبُهُمْ (az-Zumar/39: 22)

Kata qāsiyah adalah isim fā‘il dari kata qasā-yaqsū-qaswatan yang berarti keras. Pada mulanya kata ini digunakan untuk hati, dan selanjutnya ia digunakan untuk segala hal. Kata arḍ qāsiyah berarti tanah yang tidak bisa menumbuhkan suatu tanaman. Kata qaswah juga bisa digunakan untuk menyifati waktu, seperti kata ‘amun qasiyyun yang berarti tahun kekeringan, dan seperti kata lailah qāsiyah yang berarti malam yang sangat gulita.

Kata qulūb adalah jamak dari kata qalb. Kata qalb secara fisik berarti jantung, dan secara spiritual berarti hati. Makna kedua inilah yang dimaksud pada kata ini. Kata qalb terbentuk dari kata qalaba-yaqlibu-qalban yang berarti membalik. Kalimat qalaba al-arḍ berarti ia membalik tanah atau membajak. Hati atau jantung disebut qalb karena ia berbolak-balik dari satu kondisi ke kondisi lain. Qaswatul qalbi berarti hilangnya kelembutan, rahmat, dan ketundukan dari hati. Dan yang dimaksud dengan al-qāsiyah qulūbuhum di sini adalah orang-orang yang hatinya telah menjadi keras dan berpaling dari peringatan Allah, yaitu Al-Qur’an.

2. Taqsya‘irru تَقْشَعِرُّ (az-Zumar/39: 23)

Kata taqsya‘irru adalah fi‘il muḍāri‘ dari iqsya‘arra-yaqsya‘irru-i qsyi‘rāran. Ia terbentuk dari kata qasy‘ara-yuqasy‘iru-qasy ‘aratan. Kata ini hanya sekali disebut di dalam Al-Qur’an, yaitu pada ayat ini. Kalimat taqsya‘irru maknanya berkisar pada mengerut, menggigil, gemetar, dan menjadi kasar. Dan yang dimaksud di sini adalah gemetar karena takut terhadap ancaman yang terdapat di dalamnya.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto