
- Tentang
- Lirik
- Review
- Tracklist
- Komentar
Tolong jauhkan nafsuku
Dari pesona hawamu
Aku terjangkit dan sakit
Terjebak diruang sempit
Lirik ini mengisahkan tentang seseorang yang sedang berusaha mengendalikan dirinya dari go... tampilkan semua
Membiru indraku
Susah payahku melepasmu
Terlihatku palsu
Lirik ini melukiskan kesedihan yang mendalam akibat melepaskan seseorang yang berarti dala... tampilkan semua
Tanpa rasamu menjamahku
Tanpa ragamu disampingku
Tanpa eratmu menggenggamku
Lirik ini berbicara tentang kehilangan, di mana individu merasakan hampa tanpa kehadiran o... tampilkan semua
Mungkin bukanlah wujudmu
Ranjang ternyaman bagiku
Henti bergumam hati
Cabutlah biar tak kusut
Lirik ini menggambarkan pencarian makna dan kenyamanan dalam kehidupan, yang mungkin tidak... tampilkan semua
Tanpa arahmu
Menuntunku lagi
Menuntunku lagi
Melalui lirik ini, sang penulis menyiratkan rasa kehilangan arah yang mendalam tanpa hadir... tampilkan semua
Musik sering kali menjadi medium untuk mengekspresikan perasaan yang sulit diungkapkan dengan kata-kata. Salah satu contoh yang menarik dalam dunia musik Indonesia adalah lagu "Kusut" dari Fourtwnty. Lagu ini tidak hanya menarik perhatian karena melodi yang enak didengar, tetapi juga karena liriknya yang sarat makna. Mari kita ulas lebih dalam tentang tema dan makna yang terkandung dalam lirik lagu ini.
Perjuangan Melawan Nafsu
Diawali dengan lirik "Tolong jauhkan nafsuku dari pesona hawamu," lagu ini langsung membawa pendengar ke dalam konflik batin yang dialami si tokoh. Di sini, nafsu menjadi simbol kehidupan yang penuh godaan, terutama terkait dengan cinta yang tidak terbalas atau situasi yang menyakitkan. Permohonan untuk menjauh dari "pesona hawa" menunjukkan keinginan untuk melindungi diri dari sesuatu yang berpotensi menyakitkan.
Ketidakberdaya an dan Kesedihan
Perasaan sakit dan terjebak ditunjukkan melalui penggambaran "terjebak di ruang sempit." Hal ini menggambarkan situasi di mana seseorang merasa tidak memiliki pilihan lain dan terkurung dalam emosinya sendiri. Lirik "Membiru indraku susah payahku melepasmu" menandakan betapa sulitnya melepaskan diri dari kenangan atau rasa yang menyakitkan. Kata "membiru" menciptakan gambaran visual yang kuat tentang kesedihan yang mendalam.
Kekosongan dan Kerinduan
Selanjutnya, lirik "Tanpa rasamu menjamahku, tanpa ragamu disampingku" menciptakan nuansa kesepian yang kental. Di sini, si tokoh merindukan kehadiran pasangan yang mungkin telah tiada. Kekosongan ini menggambarkan sifat manusia yang membutuhkan kehadiran orang lain dalam hidupnya. Rindunya akan sentuhan dan kebersamaan menciptakan rasa kehilangan yang mendalam.
Refleksi dan Harapan
Di bagian lain, terdapat lirik yang menyiratkan harapan untuk menemukan ketenangan, "Mungkin bukanlah wujudmu, ranjang ternyaman bagiku." Dia berusaha untuk meyakinkan diri sendiri bahwa kenyamanan bisa ditemukan di tempat lain, meskipun kenangan akan sosok tersebut selalu membayangi. Lirik ini mencerminkan perjuangan untuk berdamai dengan masa lalu dan melanjutkan hidup.
Kesimpulan
Keseluru han lirik lagu "Kusut" dari Fourtwnty membentuk sebuah narasi emosional yang menggambarkan perjuangan dalam menghadapi perasaan cinta yang rumit. Dari permohonan untuk menjauhkan nafsu hingga keinginan untuk menemukan kedamaian, lagu ini mampu menyentuh hati pendengarnya. Melalui lirik yang puitis dan penuh makna, Fourtwnty berhasil menciptakan sebuah karya yang tak hanya enak didengar tetapi juga penuh dengan renungan. Bagi para pendengar, "Kusut" bukan hanya sekadar lagu, melainkan juga cermin dari berbagai perasaan manusia yang universal.










































