
- Tentang
- Lirik
- Review
- Tracklist
- Komentar
Waktu itu aku bertamu
Menunggu di kursi kayu ibumu
Frasa ini menggambarkan suasana santai dan penuh harap saat seseorang berkunjung ke rumah ... tampilkan semua
Kembang lili tak tahu malu
Berada di genggam tangan kananku
Baris ini menggambarkan sikap keceriaan dan ketidaktahuan bunga lili yang berada dalam gen... tampilkan semua
Merayu bukan gayaku
Romansaku berbeda
Ungkapan ini menunjukkan penolakan terhadap cara merayu yang umum dan menegaskan bahwa pen... tampilkan semua
Segelas berdua
Berwarna merah, isi dan langitnya
Di bawah aroma hamparan hijau
Deskripsi ini melukiskan momen kebersamaan yang romantis di bawah langit merah yang indah,... tampilkan semua
Hamparan hijau
Hamparan hijau
Hamparan hijau
Pengulangan 'hamparan hijau' menekankan keindahan dan kedamaian alam yang luas. Ini dapat ... tampilkan semua
Lagu "Segelas Berdua" yang dinyanyikan oleh Fourtwnty adalah sebuah karya musik yang menarik perhatian melalui liriknya yang puitis dan nuansa yang mendalam. Lagu ini membawa pendengar pada perjalanan emosional yang menggambarkan momen intim antara dua orang, di mana segala sesuatunya terasa sederhana namun kaya makna. Dalam artikel ini, kita akan mengeksplorasi lirik lagu ini secara mendalam.
Pengantar dan Tema
Sejak awal, lagu ini menciptakan suasana yang intim dan hangat. Dengan diawali kalimat "Waktu itu aku bertamu", pendengar seolah diajak untuk ikut merasakan momen tersebut. Kesederhanaan pertemuan di "kursi kayu ibumu" menjadi simbol dari kedekatan yang tidak terbantahkan. Tema besar dari lagu ini jelas berfokus pada **cinta** dan **hubungan** yang tulus, yang dikemas dalam bentuk yang sangat menyentuh hati.
Simbolisme dalam Lirik
Setiap elemen yang terdapat dalam lirik lagu ini mengandung simbolisme. Contohnya, "kembang lili tak tahu malu" menggambarkan keindahan dan ketulusan, tetapi juga mencerminkan kerentanan. Dalam konteks ini, bunga lili bisa dianggap sebagai perwakilan dari cinta yang tulus, yang meski puitis, tetap memiliki daya tarik yang kuat. Keterkaitan antara bunga dan perasaan seseorang memberikan warna yang lebih cerah pada makna tersebut.
Makna "Segelas Berdua"
Frasa "segelas berdua" dapat diartikan sebagai momen berbagi yang intim dan penuh kenangan. Segelas yang berwarna merah mungkin menyiratkan kebersamaan di bawah suasana romantis, di mana "isi dan langitnya" membawa kita pada gambaran yang lebih luas tentang perjalanan cinta. Ada nuansa keindahan yang tercipta dari kebersamaan, sebagaimana dijelaskan melalui aroma "hamparan hijau" yang melambangkan keindahan alam yang menyelimuti momen tersebut.
Pengulangan dan Penekanan Emosional
Pengulangan frasa "hamparan hijau" dalam lagu ini sangat kuat dan memberikan kesan yang mendalam. Elemen pengulangan ini tidak hanya menambah kekuatan ritmis dari lagu, tetapi juga menegaskan pentingnya momen tersebut. Hamparan hijau memberi kesan alami dan segar, seolah menegaskan bahwa cinta yang dijalin tersebut sangat otentik dan menyatu dengan alam.
Konteks Emosional
Lagu ini menghadirkan nuansa haru sekaligus kebahagiaan. Melalui lirik yang sederhana namun dalam, pendengar dapat merasakan kegembiraan dari momen-momen kecil dalam hubungan. Dalam setiap bait, terbaca perasaan yang tulus serta keinginan untuk berbagi hidup dengan orang yang dicintai.
Kesimpulan
Secar a keseluruhan, lagu "Segelas Berdua" oleh Fourtwnty adalah karya yang tidak hanya memikat secara musikal, tetapi juga kaya akan makna. Melalui lirik yang puitis, lagu ini berhasil menggambarkan esensi dari cinta yang sederhana namun mendalam. Lagu ini dapat menjadi pengingat bagi kita untuk menghargai setiap momen kecil dalam hubungan, karena itulah yang pada akhirnya membentuk kisah cinta kita. Dengan segala keindahan yang ditawarkan oleh lirik dan melodi, lagu ini layak menjadi salah satu favorit dalam genre musik indie Indonesia.










































