
- Tentang
- Lirik
- Review
- Tracklist
- Komentar
Hitam warnamu seperti malam
Kekar roda-roda melingkar
Kau kereta lama parkir di stasiun tua
Makna lirik lagu ini menggambarkan sebuah kenangan yang indah namun melankolis terhadap se... tampilkan semua
Dulu kakekku pernah cerita
Dia banyak berikan jasa
Saat gejolak perang melanda negeri kita
Makna lirik lagu ini mencerminkan penghormatan terhadap perjuangan dan jasa generasi sebel... tampilkan semua
Kau kereta tua penuh sembunyikan misteri
Waktu pun berlalu orde pun berganti
Oh kereta tua kau nampak semakin asing
Makna lirik lagu ini menggambarkan simbolisme dari kereta tua yang mewakili perjalanan hid... tampilkan semua
Kini dia tak lagi berlaga
Namun masih bisa tertawa
Semoga tidurmu nanti mimpikan masa lalu
Makna lirik lagu ini mencerminkan perjalanan emosional seseorang yang telah melewati fase ... tampilkan semua
Kini dia tak lagi berlaga
Namun masih bisa tertawa
Semoga tidurmu nanti mimpikan masa lalu
Semoga tidurmu nanti mimpikan masa lalu
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan nostalgia dan harapan yang mendalam terhadap s... tampilkan semua
Lagu "Kereta Tua" karya Iwan Fals adalah sebuah karya yang bukan hanya sekadar lagu, tetapi juga satu narasi mendalam tentang perjalanan waktu dan kenangan yang tersemat dalam simbolisme kereta tua. Melalui lirik yang sederhana namun padat makna, Iwan Fals berhasil menggambarkan perasaan nostalgia dan refleksi atas sejarah yang pernah ada.
Analisis Lirik
Dalam bait pertama, Iwan Fals memperkenalkan kereta tua dengan deskripsi yang penuh emosi:
- "Hitam warnamu seperti malam": Penggambaran warna kereta yang hitam bisa melambangkan kesedihan, kenangan yang kelam, atau bahkan waktu yang telah berlalu.
- "Kekar roda-roda melingkar": Roda kereta yang kuat menjadi simbol ketahanan dan perjalanan yang panjang, melambangkan pengalaman yang telah dilalui.
Selanjutnya, Iwan Fals mengungkapkan keberadaan kereta di stasiun tua, yang merupakan tempat yang memiliki banyak cerita dan sejarah.
"Dulu kakekku pernah cerita, dia banyak berikan jasa saat gejolak perang melanda negeri kita" - lirik ini menunjukkan hubungan antara generasi. Ada rasa hormat dan penghargaan terhadap jasa yang pernah diberikan oleh kereta tua pada masa lalu, terutama di saat-saat sulit seperti perang. Iwan Fals mengajak pendengarnya untuk merenungkan betapa pentingnya mengetahui akar sejarah.
Simbolisme dalam Lagu
Kereta tua dalam lirik ini tidak hanya dianggap sebagai alat transportasi, tetapi juga sebagai simbol dari waktu, perjalanan, dan perubahan. Dalam lirik selanjutnya, "Kau kereta tua penuh sembunyikan misteri," kereta tua menjadi lambang dari segala pengalaman yang tersembunyi, cerita dan pembelajaran yang telah dilalui para pendahulu.
Waktu yang berlalu dan pergantian orde diungkapkan dengan:
- "Waktu pun berlalu orde pun berganti": Menyiratkan perubahan zaman dan bagaimana segala sesuatu dapat terpinggirkan atau terlupakan seiring berjalannya waktu.
- "Oh kereta tua kau nampak semakin asing": Merujuk pada perasaan kehilangan dan kerinduan terhadap sesuatu yang pernah akrab namun kini terasa jauh dan asing.
Pesan Penutup
Pada akhirnya, lirik "Kini dia tak lagi berlaga, namun masih bisa tertawa, semoga tidurmu nanti mimpikan masa lalu" menyampaikan keinginan untuk melihat kereta tua tetap hidup dalam kenangan, meskipun ia tidak lagi berfungsi. Hal ini menggambarkan keinginan untuk menghargai dan mengenang masa lalu serta berharap agar kenangan-kenangan tersebut dapat terus hidup dalam ingatan.
Dengan demikian, "Kereta Tua" tidak hanya menjadi sebuah lagu, tetapi juga sebuah pengingat akan perjalanan waktu, pentingnya mengenang sejarah, dan menjalani kehidupan dengan membawa kenangan baik dari masa lalu. Iwan Fals melalui liriknya telah berhasil menciptakan sebuah karya yang mengajak pendengar merasakan serta merenungkan arti dari setiap pengalaman yang telah dilalui.






































