
- Tentang
- Lirik
- Review
- Tracklist
- Komentar
Bocah telanjang dada di pesisir
Tunggu kembalinya bapak tercinta
Yang pergi tebarkan jala di sana
Berjuang di atas perahu tunggakan KUD
Makna lirik lagu ini mencerminkan kerinduan dan harapan seorang anak terhadap sosok ayah y... tampilkan semua
Ibu dengan kebaya yang kemarin
Setia dari balik dapur menanti
Suaminya telah seminggu pergi
Tinggalkan rumah
Tinggalkan sejengkal harapan
Makna lirik lagu ini menggambarkan kesetiaan dan kerinduan seorang ibu yang menunggu suami... tampilkan semua
Langkah waktu lamban
Bagai kura-kura
Ikan-ikan datang
Mimpi
Siang ganti malam
Tetap sabar
Suami pun pulang
Lelah
Makna lirik lagu ini menggambarkan perjalanan waktu yang terasa lambat, mencerminkan kesab... tampilkan semua
Sambil berlari sang bocah hampiri bapak
Tagih janji yang dipesan ketika pergi
Sementara istrinya
Hanya memandang dengan senyum pasti
(Sekilas terlintas hutang-hutang yang membelit)
Sang bocah tak peduli
Menangis keras tetap tagih janji
Makna lirik lagu ini menggambarkan hubungan emosional antara seorang anak dan ayahnya, yan... tampilkan semua
Perahu tunggakan KUD belum terbayar
Belum lagi tagihan rentenir seberang jalan
Nelayan kecil hasil kecil nasib pun kecil
Menjerat jala dihantam kerasnya gelombang
Perahu tunggakan KUD belum terbayar
Makna lirik lagu ini menggambarkan kehidupan nelayan kecil yang terjebak dalam masalah eko... tampilkan semua
Hitam hidup
Makna lirik lagu ini menggambarkan perjalanan emosional seseorang yang merasakan kesedihan... tampilkan semua
Perahu tunggakan KUD belum terbayar
Belum lagi tagihan rentenir seberang jalan
Nelayan kecil hasil kecil nasib pun kecil
Menjerat jala dihantam kerasnya gelombang
Perahu tunggakan KUD belum terbayar
Belum lagi tagihan rentenir seberang jalan
Nelayan kecil hasil kecil nasib pun kecil
Menjerat jala dihantam kerasnya gelombang
Perahu tunggakan KUD belum terbayar
Makna lirik lagu ini menggambarkan kehidupan nelayan yang terjebak dalam kesulitan ekonomi... tampilkan semua
Hitam hidup
Hitam hidup
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan pesimisme dan kesedihan dalam menghadapi kehid... tampilkan semua
Lagu "Nelayan" yang dinyanyikan oleh Iwan Fals mengisahkan tentang kehidupan seorang nelayan dan perjuangan keluarganya. Dari lirik yang puitis dan sederhana, kita dapat memahami banyak hal tentang pengorbanan, harapan, dan realitas kehidupan yang keras. Dalam artikel ini, kita akan menjelaskan berbagai elemen yang terkandung dalam lirik tersebut dan makna yang lebih dalam di baliknya.
Analisis Karakter dan Konteks
Dalam pembukaan lagu, kita diperkenalkan dengan seorang bocah yang menanti kedatangan bapaknya di pesisir pantai. Saat itu, bocah tersebut digambarkan telanjang dada, yang mencerminkan kepolosan anak-anak serta kesederhanaan hidup mereka. Penantian ini menggambarkan rasa rindu dan harapan yang mendalam. Sang ayah berjuang untuk mencari nafkah dengan menebarkan jala, simbol dari usaha dan kerja keras.
Ibu, yang ditampilkan sedang setia menunggu dari balik dapur, menambahkan dimensi terhadap tema pengorbanan perempuan dalam keluarga. Dia tidak hanya bertanggung jawab atas rumah tangga, tetapi juga menangis di balik senyuman, menyimpan rasa khawatir terhadap suaminya yang telah seminggu pergi.
Realitas Hidup Sehari-hari
Salah satu aspek yang mencolok dalam lirik adalah kesulitan yang dihadapi oleh keluarga nelayan. “Perahu tunggakan KUD belum terbayar” dan “Belum lagi tagihan rentenir seberang jalan” menunjukkan kondisi finansial yang sulit dan ketidakpastian yang menghimpit kehidupan mereka. Eskalasi utang menambah beban psikologis bagi para nelayan, dan lirik ini menggambarkan perasaan terjepit antara harapan untuk berhasil dan kenyataan yang menghadang.
Konsep waktu yang lamban digambarkan melalui frasa “Langkah waktu lamban, bagai kura-kura”. Ini mengisyaratkan bahwa hidup mereka penuh dengan kesabaran dan ketekunan dalam menghadapi setiap tantangan. Waktu terasa berjalan sangat lamban di tengah beban hidup yang berat, mencerminkan betapa sulitnya mendapatkan harapan di tengah kesulitan.
Puncak Harapan dan Ketidakberdayaan
Sang bocah yang berlari menyambut bapaknya dengan “menangis keras tetap tagih janji” memberi kesan emosional yang mendalam. Dia tak peduli dengan situasi yang dihadapi, yang menunjukkan ketulusan dan harapan murni seorang anak. Janji-janji tersebut menjadi harapan bagi si bocah untuk mendapatkan kebahagiaan yang sederhana.
Namun, di balik harapan tersebut, kita juga melihat kenyataan pahit tentang kesukaran hidup yang digambarkan dengan frasa “hitam hidup”, yang mencerminkan kekecewaan dan keputusasaan. Ini membuat pendengar merenung akan ketidakadilan yang sering dihadapi oleh masyarakat kecil, terutama mereka yang bergantung pada sumber daya alam untuk kelangsungan hidup.
Kesimpulan
Lagu "Nelayan" oleh Iwan Fals bukan hanya sekadar lagu tentang kehidupan seorang nelayan, tetapi juga menggambarkan perjuangan, pengorbanan, dan harapan yang sering dihadapi oleh masyarakat kecil di pesisir. Dengan lirik yang menyentuh dan penuh makna, Iwan Fals berhasil merangkum realitas pahit dan manis yang dialami oleh banyak orang. Musik, lirik, dan emosi yang disampaikan dalam lagu ini mengajak pendengar untuk merenung dan lebih memahami kehidupan nelayan serta tantangan yang mereka hadapi setiap hari.






































